Yayasan Darul Amna Mutiara telah puluhan tahun melindungi anak-anak yatim piatu prasejahtera di Pidie, Aceh. Namun, ratusan anak di sini hidup serba terbatas. Ayo dampingi para anak yatim piatu dengan kepedulian kita!

Penuhi Kebutuhan Anak-Anak Yatim Piatu di Pondok Darul Amna, Aceh

Update : 29 Dec, 2020

Yayasan Darul Amna Mutiara, Gampong Dayah Usi, Mutiara Timur, Pidie, Aceh. jadi tempat bermukim sekaligus menimba ilmu bagi sekitar seratus anak asuh. Yayasan ini menampung sekitar 60 anak perempuan dan 40 anak laki-laki yang tinggal berdesakan di asrama kayu khusus putra dan putri, masing-masing berukuran 15 x 6 meter.

46c2c3a256fd9d6e714258454a9e40af.jpg

Umumnya anak-anak asuh di Darul Amna merupakan korban konflik Aceh, tsunami, yatim/piatu, dan anak-anak terlantar lainnya. Mereka kini mendapatkan tempat tinggal, makan, dan pendidikan gratis dari yayasan. Meskipun demikian, fasilitas yang mereka dapatkan sangat alakadarnya.

Asrama dibangun dari sisa kayu dan seng yang merupakan sisa-sisa renovasi rumah warga serta sumbangan dari dermawan. Bila dilihat seksama, balai dan bilik santri seperti tambalan-tambalan. Akibatnya, tak jarang asrama mengalami kebocoran di musim hujan, dan kerap ditembus hawa dingin menggigit. Apalagi lokasinya berada di tengah area persawahan.

fb76d37c48d9245fdff2684b7398b80b.jpg

Pimpinan Darul Amna Teungku (Tgk) Rahmatullah, STh, yang akrab disapa Waled mengaku tidak sanggup membangun asrama baru. Bahkan untuk memenuhi biaya operasional yayasan sudah sangat kesulitan. Biaya operasional yayasan selama ini mengandalkan dari harta warisan yang ditinggalkan oleh Tgk Zakaria, selaku orang tua Waled. Warisan ini berupa toko yang kini dikelola oleh anaknya. Uang sewa toko sebagian digunakan demi memenuhi kebutuhan makan, tempat tinggal anak asuh, pendidikan agama, dan pendidikan sekolah. Namun, jumlahnya yang tak seberapa hanya bisa dikonversikan jadi fasilitas yang sangat sederhana.

28d8013a7239d1975a2fd062e5ad051a.jpg

Menu makanan harian termewah yang bisa diberikan kepada anak asuh hanya berupa mie instan, telur dadar, dan nasi. Telur ayam sengaja dimasak dadar agar bisa dibagikan lebih banyak kepada para anak asuhnya. Mereka juga sering makan pakai minyak ditambah garam, dan telur dadar. "Paling mewah mereka makan dengan ikan tongkol. Makan daging pun hanya jika ada diundang ke acara besar seperti undangan kenduri atau hari raya," begitu ungkap salah seorang juru masak yang hanya diupah seadanya.

b87dd080ae576938caec9174dafe06c7.jpg

Terkadang operasional yayasan turut dibantu masyarakat sekitar dengan memberikan sedekah dan padi usai memanen sawah setahun sekali. Namun, total perolehan sumbangan untuk biaya hidup dan pendidikan serta pengobatan ratusan anak-anak asuh masih jauh dari kata cukup. Pendapatan Waled sendiri pun tidak menentu.

Waled amat berusaha untuk bisa memfasilitasi anak-anak asuhnya, sebagaimana amanah ayahanda. Ia mengaku prihatin akan nasib anak-anak yang dititipkan di tempat ini. Tak jarang beberapa anak asuh di sana menyendiri dengan mata berkaca-kaca. Oleh karena itu sesekali Waled membawa mereka jalan-jalan menuju pantai, sungai, dan tempat-tempat wisata murah menggunakan becak, dan mobil tua peninggalan almarhum ayahnya Ia ingin mengurangi kesedihan anak-anak asuh akibat jauh dari keluarganya.

40c4fc3f6c21159b5f8dc580b6824244.jpg

“Banyak anak-anak di sini yang tidak kami tahu asal usulnya. Kami menerima mereka dengan ikhlas,” ujar Waled. “Secara manusia, saya memang tidak akan sanggup menafkahi mereka Tapi saya yakin Allah akan membantu saya. Yang penting niat kita tulus untuk mengasuh anak-anak."

Maka dari itu Sahabat, bersama ACT Aceh mari kita bantu penuhi kebutuhan anak-anak asuh di sana, seperti bantuan pokok dan renovasi asrama. Dengan merawat dan memberikan tempat yang layak bagi mereka, Insya Allah, pahala sedekah kita senantiasa mengalir kepada kita juga. Sebagaimana Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, ”Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini", kemudian Beliau shallallahu 'alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah dan merenggangkan keduanya.” (HR Bukhari)

Salurkan Sedekah terbaik Sahabat Dermawan dengan cara:

1. Klik 'Sedekah Sekarang'
2. Masukan nominal Sedekah
3. Pilih Bank Transfer BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay, OVO atau Kartu Kredit
4. Klik 'Sedekah'
5. Dapatkan laporan via email

Silahkan untuk share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan sedekah yang terkumpul.

Tidak ada hasil ditemukan

ACT Aceh

Created 29 Dec, 2020 Pidie, Aceh Pendidikan dan Dakwah

Target

Rp 14,796,722 Dari Rp 30,000,000

49% Terkumpul by 202 Sedekah 102 hari tersisa