Bantu 1000 Perahu Nelayan Sumatera Utara

Diharapkan kepada para Dermawan Indonesia untuk ikut berperan dalam program ini, kalau bukan sekarang kapan lagi, kalau bukan kita siapa lagi

Simpan

Bantu 1000 Perahu Nelayan Sumatera Utara

Target

Rp 0 Dari Rp 20,000,000,000

0%
0 Dermawan 234 hari tersisa

Bantu 1000 Perahu Nelayan Sumatera Utara

Update : 23 Feb, 2021


fee6218473b7d66d89d9bc4f6d13ee0c.jpg
Dari hasil assessment (survey) yang dilakukan tim Aksi Cepat Tanggap Sumatera Utara di tiga lokasi, yakni di Kampung Perlis Pangkalan Brandan, Jaring Halus Stabat, dan Bagan Deli Belawan. Sebanyak 55% Nelayan tidak memilki perahu sendiri. Para nelayan dengan keterbatasan ekonomi, memilih untuk menyewa perahu dengan harga sewa yang bervariasi sesuai dengan ukuran dan kapasitas tampung perahu itu sendiri.

Pak Amat, salah satu warga Bagan Deli Belawan yang berprofesi sebagai Nelayan mengatakan bahwa harga perahu yang dipakainya sehari-hari itu senilai 20 jutaan, dengan kapasitas penumpang 15 orang dan 100 kilo muatan barang. Dan biaya sewanya berkisar 50 ribu per harinya, sementara penghasilan dari jual hasil laut hanya dapat 150 ribu perharinya, ini tidak cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Karena akan dipotong dengan biaya sewa perahu, serta dipotong dengan biaya bahan bakar boat. Dan akhirnya, pendapatan yang dibawa pulang ke rumah hanya sebesar Rp. 50.000,- saja.
“Andai kan perahu ini milik sendiri tentu saja dapat mengurangi beban kami”, jelasnya.

bb898261d36d0e6565a0574e93f0848a.jpg
Hampir sama dengan Pak Amat, Pak Awaludin (45 thn) seorang penarik ojek perahu atau biasa yang disebut Penarik Tambang di Kampung Perlis Langkat, menyampaikan kegundahannya karena dia dan para penambang lainnya, mengais rezeki di muara dengan tanpa menggunakan mesin boat. Sehingga kesehariannya mereka menggunakan perahu tradisional tenaga dayung, ada sekitar 180 penambang yang terdaftar dalam Himpunan Pendayung Sampan (HPS) dan sebagian besar mereka tidak memiliki perahu sendiri.

ba8c24195c2063717b892f8956cbf7e5.jpg
Harga sewa perahu di kawasan perairan langkat ini tidak berbeda dengan daerah pesisir lainnya. Namun untuk khusus perahu tambang yang digunakan oleh para penarik tambang (ojek perahu) ini, disewa dengan biaya Rp. 15.000,- per harinya, sesuai dengan kondisi perahu dengan daya tamping maksimal 6 orang dan berat maksimum 50 kilogram. Sementara penghasilan para penambang berkisar Rp. 30.000 – 50.000,- per harinya, terkadang mencapai Rp. 60.000,- jika diwaktu tertentu misal saat musim pekan belanja. Banyak warga Desa Perlis dan Desa lainnya yang berbelanja kebutuhan sehari-hari harus menyeberang ke Pangkalan Brandan. Ini pun mereka harus terpaksa menambah durasi mengayuh perahunya dari sejak subuh hingga pukul 22.00 WIB.

Diharapkan kepada para Dermawan Indonesia untuk ikut berperan dalam program ini, kalau bukan sekarang kapan lagi, kalau bukan kita siapa lagi, yang akan membantu saudara-saudara kita yang menjadi pejuang lauk pauk kita di meja makan, karena ada jerih payah mereka lah sehingga kita dapat menikmati gurihnya ikan dan santapan laut lainnya, dimeja makan kita hingga restauran mewah

Salurkan Sedekah terbaik Sahabat Dermawan dengan cara:

1. Klik 'Sedekah Sekarang'
2. Masukan nominal Sedekah
3. Pilih Bank Transfer BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay, OVO atau Kartu Kredit
4. Klik 'Sedekah'
5. Dapatkan laporan via email

Silahkan untuk share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan sedekah yang terkumpul.

Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang