Belasan Tahun Idap Tumor Otak, Bantu Guru Mengaji ini Sehat Kembali

Lebih dari 18 Tahun Mengidap Tumor Otak, Bantu Mbak Parti Untuk Bisa Mengajar Mengaji Lagi

Simpan

Belasan Tahun Idap Tumor Otak, Bantu Guru Mengaji ini Sehat Kembali

Target

0 0

0%
0 2 hari tersisa
Jadi Duta Kemanusiaan

Belasan Tahun Idap Tumor Otak, Bantu Guru Mengaji ini Sehat Kembali

Update : 11 Mar, 2021


Sahabat Dermawan, pernahkah terbayangkan dibenak kita selama belasan tahun hanya bisa berbaring dan merasakan sakit luar biasa di seluruh tubuh?

Ini adalah kisah tentang Mbak Parti yang selama lebih dari 18 tahun mengidap tumor otak. Mbak Parti hanya punya satu keinginan yaitu dapat kembali menjadi guru mengaji, cita-citanya sejak kecil.

5bde7beb44d49348453e8075c655ca07.jpg

Sebelum tumor otak menyerang, Mbak Parti dikenal sebagai sosok yang ceria dan rajin beraktivitas membantu lingkungan sekitarnya. Ketika anak-anak kecil berkeinginan menjadi dokter ataupun pilot, berbeda dengan Mbak Parti, dengan lantang menyuarakan bahwa ia ingin menjadi guru mengaji. Sedari SMA Mbak Parti sering membantu mengajari anak-anak mengaji di masjid dekat rumah ataupun sekedar menghafal nama-nama nabi.

Namun memasuki kelas 3 SMA, di umurnya yang ke-18 tahun, tumor otak mulai datang. Tak jarang Mbak Parti demam atau tiba-tiba kejang dan jatuh pingsan. Keterbatasan biaya membuat Mbak Parti hanya bisa diberi obat warung. Ketika mendapat bantuan berobat, ternyata Mbak Parti didiagnosa menderita tumor otak. Ia pernah mendapatkan bantuan untuk operasi pengangkatan tumor otak satu kali, namun ternyata masih ada tumor yang tersisa. Saat ini mata kanan Mbak Parti sudah tertutup daging tumor dan tidak bisa diajak berkomunikasi.

0895628a2305382f44e25b082dd756c2.jpg

Namun, tahukah Sahabat Dermawan? Mbak Parti tidak pernah mengeluh atas sakitnya.

“Allah.. Allah..” adalah kata yang selalu terucap dari mulut Mbak Parti ketika ia merasakan sakit.

Masya Allah… bahkan di tengah ujian berat yang dihadapi Mbak Parti, ia tetap tak lupa pada penciptanya yang Maha Agung. Betapa dekatnya sosok Mbak Parti dengan Allah SWT.

Tepat satu tahun ayah Mbak Parti meninggal. Saat ini ia dirawat oleh sang ibu yang sudah memasuki usia ke-80 tahun. Ibu Mbak Parti berjuang menjadi tulang punggung keluarga sekaligus merawat Mbak Parti 24 jam. Di usia senjanya, sang ibu mencoba melakukan apapun yang ia bisa agar dapat memenuhi kebutuhan Mbak Parti. Ia menjual sayur-sayuran dari ladang kecil di belakang rumah. Penghasilan per bulan tak menentu, berkisar 120 ribu sampai 200 ribu per bulan. Jika sama sekali tak memegang uang Mbak Parti dan ibunya terpaksa makan apa yang ada di ladang, seperti ubi-ubian. Tak jarang pula meminjam uang tetangga guna membeli obat pereda sakit untuk Mbak Parti.

10a6a48aa57cdfb3ac367095078e9ec4.jpg

Meski di tengah kondisi kehidupan yang serba sulit, sang ibu tetap merawat Mbak Parti dengan sepenuh hati. Ia selalu membersihkan kasur Mbak Parti setiap hari, memastikan tak ada bau ataupun kotoran di kasur dan baju Mbak Parti. Tak apa ia memakai baju kusam dan kotor, asalkan Mbak Parti bisa memakai baju bersih dan nyaman.

Sahabat Dermawan, maukah kamu ikut bergerak membantu mewujudkan keinginan Mbak Parti untuk dapat kembali mengajar mengaji?

Salurkan Sedekah terbaik Sahabat Dermawan dengan cara:

1. Klik 'Sedekah Sekarang'
2. Masukan nominal Sedekah
3. Pilih Bank Transfer BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay, OVO atau Kartu Kredit
4. Klik 'Sedekah'
5. Dapatkan laporan via email

Silahkan untuk share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan sedekah yang terkumpul.

#Perbaharui 02 Apr, 2021

Alhamdulillah melalui bantuan dari Sahabat Dermawan, saat ini Mbak Parti dapat melakukan check up sesuai jadwal. Check up rutin ini dilakukan minimal 2 kali dalam satu bulan. Dulu, Mbak Parti seringkali melewatkan jadwal check up karena tidak ada biaya untuk mengantar dari kediamannya di Purworejo ke RS Sarjito Yogyakarta. 

Keluarga sangat berharap operasi pengangkatan tumor Mbak Parti dapat dilaksanakan sebelum memasuki bulan suci.  

Mbak Parti didampingi tim MRI-ACT melakukan check up rutin di Rumah Sakit Sarjito, Yogyakarta.



Sedekah Sekarang