BANJIR HEBAT HANCURKAN RUMAH WARGA! MARI BANTU BANGUN KEMBALI RUMAH LAYAK HUNI BAGI SAUDARA!

Pasca banjir banyak rumah hancur dan tidak bisa ditempati, banyak keluarga kehilangan tempat tinggal. Ayo bantu segera!

Simpan

BANJIR HEBAT HANCURKAN RUMAH WARGA! MARI BANTU BANGUN KEMBALI RUMAH LAYAK HUNI BAGI SAUDARA!

Target

Rp 0 Dari Rp 500,000,000

0%
0 Dermawan 135 hari tersisa

BANJIR HEBAT HANCURKAN RUMAH WARGA! MARI BANTU BANGUN KEMBALI RUMAH LAYAK HUNI BAGI SAUDARA!

Update : 16 Mar, 2021


Desa Labansari, Kecamatan Cikarang Timur menjadi salah satu wilayah langganan banjir. Pada Februari 2021 wilayah ini sudah diterpa banjir sebanyak dua kali, terlebih banjir tahun ini menjadi banjir yang paling parah dari tahun – tahun sebelumnya. Seringnya dihantam banjir membuat bangunan rumah rusak. Tim ACT Kabupaten Bekasi berupaya merigankan beban saudara yang rumahnya habis dihantam banjir hebat.

Berikut ini beberapa rumah yang habis di hantam oleh banjir:

Dibawah ini adalah rumah ibu Enok (58), seorang pedagang nasi uduk yang juga menjadi korban banjir. Rumah yang beliau tempati sudah tua dan dengan bangunan yang tidak kokoh, ditambah musibah banjir datang, membuat rumah ibu Enok semakin parah.

7a2d3958e952039173941b4739b1da47.jpg

Dibawah ini adalah rumah ibu Idah (58), seorang janda yang sehari – harinya hidup dari penghasilan anaknya yang berjualan gorengan. Rumah yang ia tempat bersama keluarganya berbahan dasar anyaman bambu hampir roboh dihantam banjir beberapa waktu lalu. Rumah ini juga tak seperti rumah – rumah yang lain, tidak ada MCK didalamnya, untuk air bersih pun ibu Idah harus membeli dari tetangga. Dan untuk kebutuhan MCK, beliau dan keluarga harus menggunakan toilet umum.

1ddca240a7e9e7b6132b1bf362a20057.jpg4c76d1952e6a34efb6cac6d216ab6e9a.jpg

Dibawah ini adalah rumah ibu Imas (68), seorang janda yang kini hidup bersama sang cucu. Rumah peninggalan suaminya sudah habis diterjang banjir dan tak bisa lagi ditempati. Tempat penuh kenangan ini, kini hanya menjadi bangunan hancur yang terbengkalai. Sehari – hari kabutuhan beliau dari anaknya dan sesekali beliau menjadi kuli serabutan dengan upah 15 – 20 ribu rupiah perhari.

9939e500072a7f730e8baad83c3bc9c6.jpg6c50955be46672f9894d4f77c333e15e.jpg

Dibawah ini adalah rumah ibu Nur (42), seorang pedagang sayur yang hidup bersama sang suami yang berprofesi sebagai tukang ojek dan bersama 4 orang anaknya. Rumah beliau juga tidak luput dari hantaman banjir. Banjir tahun ini benar – benar memperparah kondisi rumah ibu Nur. Penghasilan yang pas – pasan hanya cukup untuk biaya hidup sehari – hari, sama sekali tidak cukup untuk merenovasi rumahnya.

a10ba911a69de5d0ca98cd1f46b4249c.jpg

Dibawah ini adalah rumah bapak Sarimin (85), diusianya yang sudah renta pak Sarimin harus berjuang untuk keberlangsungan hiupnya. Rumahnya juga hancur karena di hantam banjir terus – menerus. Rumah bilik ini menjadi saksi bagaimana banjir habis menenggelamkan bangunan rumah. Kondisi ini makin memperparah kondisi rumah pak Sarimin.

08a0c2651ce6c44c23cbb59f90697848.jpg

Sahabat Dermawan,
Banjir begitu menyisakan luka yang amat dalam bagi semua, termasuk bagi kelima orang diatas. Tidak banyak mau mereka, mereka hanya ini bisa hidup dan tinggal di tempat yang layak. Bersama ACT Kabupaten Bekasi, yuk kita wujudkan impian mereka untuk memiliki rumah yang layak. Mari wujudkan mimpi mereka menjadi nyata.

Salurkan Sedekah terbaik Sahabat Dermawan dengan cara:

1. Klik 'Sedekah Sekarang'
2. Masukan nominal Sedekah
3. Pilih Bank Transfer BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay, OVO atau Kartu Kredit
4. Klik 'Sedekah'
5. Dapatkan laporan via email

Silahkan untuk share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan sedekah yang terkumpul.

Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang