Mari Bantu Adik Latif agar sembuh dari sakit Hidrosefalus

Yuk, bersama bantu Adik Latih agar tidak merasa sakit lagi akibat sakit yang dideritanya

Simpan

Mari Bantu Adik Latif agar sembuh dari sakit Hidrosefalus

Target

0 0

0%
0 6 hari tersisa
Jadi Duta Kemanusiaan

Mari Bantu Adik Latif agar sembuh dari sakit Hidrosefalus

Update : 18 Mar, 2021


Abad Latif Budiman anak pertama dari ibu Nina Yusuf dan Bapak Rijal Budiman. Bayi kecil mungil ini di diagnosa menderita Hydrocepalus Kongenital sejak ia berada di dalam kandungan ibunya. Tepat sehari sebelum ia dilahirkan ke muka bumi ini, saat lahirpun tidak hanya dengan kepala yang besar, tetapi juga mata sebelah kirinya ditutupi oleh lemak, hingga membuat bayi ini tidak bisa melihat.

d07839098180095cbaf3d0fa02e70068.jpg

Allahualam, tidak ada yang menyangka bahwa bayi ini bisa lahir dengan selamat meski kondisi yang tidak normal. Ayah yang berprofesi sebagai asisten lapangan dosen disaat penelitian (Proyek) kelapangan dan juga sekalu-sekali menjadi sopir jika ada yang memintanya. Namun sejak oktober 2020 lalu ayahnya Latif tidak lagi memiliki pekerjaan, hal ini dikarenakan pandemi yang melanda indonesia sehingga menghambat aktivitas para dosen untuk melakukan penelitian ke lapangan.

dd342271c5900f257d884ea7fe57454c.jpg
Saat lahir, Latif langsung mendapatkan penanganan operasi pertama. Namun lagi, cobaan menimpa keluarga ini. Operasi pertama yang dijalani Latif dikatakan gagal, dan berakibat terjadinya infeksi di saluran selang yang dimasukan kedalam kepala nya. Hal ini dapat terlihat dicairan selang yang dikeluarkan dari kepala Latif berwarna coklat teh. Sekarang lagi dalam proses penyembuhan infeksi tersebut. Setelah operasi pertama, selain kabar buruk gagalnya operasi pertama diselingi dengan kabar baik bahwa Latif mulai aktif sejak setelah operasi pertama. Menangis, bersuara dan menendang-menendang seperti anak normal biasanya. Tentunya ini menjadi angin segara dan secercah harapan untuk orang tua Latif bahwa anaknya akan segera pulih.

6f31228b20a93ea7f2181594592c2289.jpg

Setelah pulang ke DM pasca operasi pertama, beberapa bulan setelah itu kondisi Latif mulai memburuk, terjadi kejang-kejang di diri Latif hingga orang tua memutuskan untuk membawa dia kembali ke RS M.Djamil Padang. Dan kembali menjalani operasi kedua. Namun setelah dilakukannya operasi perubahan yang terjadi ke Latif malah ke arah yang buruk. Bayi kecil ini tidak bisa menangis dan mengeluarkan suaranya, iapun juga tidak dapat merespon apapun yang ada di sekitarnya. Dan dibeberapa kondisi latifpun juga sering terlihat tidak sadarkan diri. Tentu hal ini kembali membuat remuknya jantung seorang ibu.

ca68a314df090aea9f59f39f7f05accd.jpg

Keterbatasan biaya pengobatan meski ditanggung bpjs dialami oleh keluarga Latif, ayah yang saat ini tidak lagi memiliki pekerjaan dan ibu yang harus senantiasa berada di samping dirinya membuat keluarga ini tidak berdaya. Belum lagi biaya kontrakan rumah yang harus difikirkan oleh orang tua Latif sebesar 7.000.000/tahun. 15 hari berada di Rs hanya uluran tangan dari para dermawan yang menjadi penyambung hidup orangtua latif dan kebutuhan harian latif yang juga besar.

Sahabat Dermawan, Mari bersama bantu adik Latif, agar tak terasa lagi sakit di tubuhnya.

Salurkan Sedekah terbaik Sahabat Dermawan dengan cara:

1. Klik 'Sedekah Sekarang'
2. Masukan nominal Sedekah
3. Pilih Bank Transfer BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay, OVO atau Kartu Kredit
4. Klik 'Sedekah'
5. Dapatkan laporan via email

Silahkan untuk share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan sedekah yang terkumpul.

Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang