Tinggal di Rumah Hampir Rubuh, Bangun Rumah untuk Pak Bambang

Pak Bambang (43) hidup sebatang kara dalam rumah yang hampir rubuh. Genteng-genteng yang sebagian besar hilang dan terkadang jatuh ke lantai,dinding yang dipenuhi lumut, dan ruang yang dipenuhi puing-puing. Ayo bantu renovasi rumah Pak Bambang!

Simpan

Tinggal di Rumah Hampir Rubuh, Bangun Rumah untuk Pak Bambang

Target

Rp 0 Dari Rp 50,000,000

0%
0 Dermawan 13 hari tersisa

Tinggal di Rumah Hampir Rubuh, Bangun Rumah untuk Pak Bambang

Update : 04 Apr, 2021


0af1948de0430cb5fb9287e0088d2125.jpg

Sahabat, pernahkah kamu melihat rumah seperti ini? Jika pernah, apa yang terpikirkan olehmu? Rumah yang tak berpenghuni? atau rumah yang sudah tidak layak ditinggali? Percaya tidak sahabat, ternyata rumah yang hampir rubuh tersebut masih ada yang menempati. Orang tersebut adalah Pak Bambang yang tinggal di pinggiran Jalan Yos Sudarso, Pare, Kabupaten Kediri.

80be127004e5a9d9e429ef60acef2569.jpg

Pak Bambang (43) hidup sebatang kara dalam rumah yang hampir rubuh. Genteng-genteng yang sebagian besar hilang dan terkadang jatuh ke lantai, pakaian-pakaian yang sudah tidak layak, dinding yang dipenuhi lumut, dan ruang yang dipenuhi puing-puing. Hanya satu ruangan yang masih beratap, yaitu tempat beliau beristirahat, itu pun masih bocor ketika hujan menerjang. Sehingga di atas kasur diberikan penutup (perlak), agar air tidak membasahi kasur yang reot itu. Ketika hujan datang, seisi rumah kehujanan, dan ketika angin bertiup kencang, sangat rawan untuk genteng-genteng berjatuhan. Ketika kami tim Aksi Cepat Tanggap Kediri berkunjung ke rumahnya dalam keadaan hujan, ruang tamu Pak Bambang digenangi oleh air hujan. Apalagi ketika malam hari tiba, suhu dingin menusuk hingga ke tulang.

4f6d5663cbd418062a91eeb3c1bbbf49.jpg

Keseharian beliau menjual apa pun yang bisa dijual untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Mulai dari baju-baju bekas, ranting-ranting/kayu-kayu sisa pepohonan di belakang rumahnya, dan lainnya yang dapat menghasilkan uang untuk membeli makanan. Tapi ketika menjajakan jualannya, hampir tidak ada yang membeli. Beliau tidak ada kendaraan untuk bepergian, selama menjajakan jualannya beliau berjalan kaki dari rumah ke rumah. Beliau seseorang yang tidak ingin meminta, tapi beberapa orang yang peduli dengan kondisi beliau ikut memberi dengan ikhlas untuk kehidupan sehari-hari beliau.

8689523954fcdbd3066b694e87a6b5aa.jpg

Pak Bambang, merupakan orang yang pendiam dan pemalu. Kesehariannya kebanyakan dihabiskan di dalam rumah, masjid, dan berjualan seadanya. Selain untuk beribadah, masjid di depan rumahnya digunakan untuk mandi dan lain-lain, karena tidak adanya MCK di rumah Pak Bambang. Sangat jarang beliau bersosialisasi dengan orang lain, sehingga banyak yang tidak tahu kondisi beliau.

Selama 5 tahun, beliau hidup sendiri dalam bayang-bayang keruntuhan rumah. Dulu beliau hidup bersama ibu dan neneknya, namun 5 tahun silam, ibunya pergi meninggalkannya sendiri karena sakit stroke dan tidak mempunyai biaya untuk berobat. Selama itu juga, beliau jarang bahkan tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah, karena data diri yang dimiliki tidak ada. Ketika diminta identitas diri beliau, beliau meminta maaf karena hanya memiliki KTP lama dan KK lama. Beliau takut jika dimintai biaya untuk mengurusi kartu identitas ini.

“Untuk makan saja kurang mas, apalagi buat renovasi, pasti nggak mampu”, ungkapnya.

192dbd4cbbb33453efdbf165c5405768.jpg

Ibu Masri sebagai tetangga beliau yang cukup prihatin, melaporkan ke pihak ACT Kediri, karena Pak Bambang berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Melihat kondisi rumah yang sewaktu-waktu bisa runtuh.

Dulu bantuan dari luar masih berasal dari Kelurahan tapi tidak tentu, kadang 2 mingguan, tapi sekarang karena tidak ada identitas (KTP dan KK) maka tidak mendapat bantuan dari pemerintah sama sekali.

Dengan kondisi yang serba kekurangan, beliau hanya bisa berpasrah dengan kondisinya. Namun tidak hanya berpangku tangan, ia juga senantiasa berusaha agar tidak menyusahkan orang lain dan mampu mandiri memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

Sahabat, maukah kamu membantu membangun kembali rumah Pak Bambang, pendampingan modal usaha, serta alat transportasi untuk memudahkan beliau menjajakan usahanya.

Salurkan Sedekah terbaik Sahabat Dermawan dengan cara:

1. Klik 'Sedekah Sekarang'
2. Masukan nominal Sedekah
3. Pilih Bank Transfer BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay, OVO atau Kartu Kredit
4. Klik 'Sedekah'
5. Dapatkan laporan via email

Silahkan untuk share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan sedekah yang terkumpul.

Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang