back
home
Banner Detail
Bangun Wakaf Sumur untuk Wilayah Sulit Air di Gunungkidul
Banner Content

Terkumpul

Rp7,137,296

dariRp50,000,000

66

Dermawan

33

Hari Tersisa

Act Logo 
ACT Yogyakarta
Marker Primary 
Yogyakarta
 
|
 
Dibuat 02 Apr 2021
Kekeringan dan krisis air bersih di Kabupaten Gunungkidul menjadi permasalahan menahun, yuk atasi dengan bangun Sumur Wakaf
Kekeringan dan krisis air bersih di Kabupaten Gunungkidul bisa dibilang menjadi permasalahan menahun. Hampir merata diseluruh kecamatan ketika musim kemarau tiba, Masyarakat Gunungkidul mengalami kesulitan air bersih.

Salah satunya kekeringan di Dusun Ngasinan, Kapanewon Semin, Gunung Kidul, sudah terjadi sejak lama. Kekeringan menjadi sesuatu yang turun menurun di dusun tersebut. Salah satu penyebabnya adalah karena Ngasinan berada di dataran tinggi.

d6148d033179bfdd4c7d3a4a6fe24e72.jpg

Setiap musim kemarau tiba, seluruh warga harus berusaha lebih keras untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari. Tak hanya itu, Masjid Al-Maidah, masjid yang sering dipakai warga beribadah, pun tidak memiliki air yang cukup. Tak jarang warga yang hendak sholat, kesulitan berwudhu.

Lalu bagaimana saat musim hujan? Biasanya jika hujan beberapa sumur terisi. Namun, itu pun tidak lama. Jika tak turun hujan, sumur hanya bertahan paling lama sebulan.

Bagi warga yang memiliki rezeki lebih bisa saja mengatasinya dengan membeli air truk tangki seharga Rp300 ribu/tangki.

Sayangnya mayoritas warga di Ngasinan berprofesi sebagai petani dan buruh. Penghasilan mereka rata-rata hanya Rp700 ribu/bulan. Sehingga, membeli air dari truk tangki akan sangat membebani keuangan mereka.

2d80b44b4217bd84f6769830ff5cd9c4.jpg

Jalan keluarnya, warga biasanya menghemat air sampai datang bantuan air bersih, atau mereka harus menempuh perjalanan dan mengantri untuk mengambil air dari sumur bor dusun sebelah.

Sahabat, tak lama lagi warga Dusun Ngasinan akan menghadapi musim kemarau. Jangan biarkan mereka terus kesulitan air, apalagi air bersih sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.

“Wahai Rasulullah, bahwasanya Ummu Sa’ad (ibundaku) meninggal dunia. Sedekah apakah yang afdal untuknya?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Sedekah air.” Lantas Sa’ad pun menggali sumur untuk ibunya, lalu ia mengatakan, “Ini sumur untuk Ummu Sa’ad (ibundaku).” (HR. Abu Daud, no. 1681.)

e467fc8daf2291fadb9d499a2564528a.jpg

Sahabat, selain Dusun Ngasinan masih banyak dusun-dusun lain di Gunungkidul yang masih mengalami krisis air bersih baik saat kemarau maupun musim penghujan. Mari Berwakaf Sumur agar manfaatnya terus mengalir begitu juga dengan pahala jariyahnya mengalir tiada terputus.

Update Donasi

Ico Green
Dermawan

Arrow Icon
Ico Green
Implementasi Terkini

Arrow Icon
Ico Green
Sub Campaign

Arrow Icon
Ico Green
Fundraiser

Arrow Icon

Rekomendasi lainnya

Image
Ayo Bangun Sumur Wakaf untuk Cegah Krisis Air di Penjuru Indonesia
Icon Image

Global Wakaf

Terkumpul

Hari Tersisa

Rp 1,206,903,054

128

Rp7,137,296

Terkumpul dari Rp50,000,000