Hidup di Gudang Pakan Sapi, Takmir Tunanetra Berjuang Sendiri, Hidupi Istri Menderita Stroke.

Mari bantu bersama wujudkan impian Pak Sa'i memiliki rumah layak huni dan sembuhkan Pak Sa'i beserta Istri

Simpan

Hidup di Gudang Pakan Sapi, Takmir Tunanetra Berjuang Sendiri, Hidupi Istri Menderita Stroke.

Target

Rp 0 Dari Rp 250,000,000

0%
0 Dermawan Tidak ada waktu lagi

Hidup di Gudang Pakan Sapi, Takmir Tunanetra Berjuang Sendiri, Hidupi Istri Menderita Stroke.

Update : 24 Apr, 2021


Beliau bernama Bapak Sa'i (54 Th) seorang takmir masjid di daerah Pakukerto, Kec. Sukorejo, Kab. Pasuruan, menjalani masa hidupnya dengan sangat memprihatinkan. Dengan kondisi pengelihatannya yang sangat terbatas beliau menanggung kehidupan seorang istri yang menderita penyakit struk sejak februari 2020. Beliau menyambung kehidupan keluarganya sebagai seorang takmir mushollah di sekitar dan uluran tangan dari tetangganya.

dcf225ab70ab13c92f06f76c2457f72b.jpg

Kini kehidupan keluarga Pak Sa'i sudah di ujung harapan, Pak Sa'i tak lagi bisa bekerja karena gangguan pengelihatannya dan kondisi istri Pak Sa'i yang semakin memburuk akibat penyakit struk yang di deritanya.

c13dad0512b5ba86d79486726c25c358.jpg

Tak selesai pada kondisi kesehatan Pak Sa'i dan istrinya yang kian memburuk, kini muncul kekhawatiran besar ketika rumah yang mereka huni tiba-tiba roboh karena reot dan tak layak huni. Pasalnya rumah yang ditempati beliau tersebut merupakan bekas gudang penyimpanan pakan sapi itu kian memprihatinkan, karena bayak pondasi-pondasi rumah mulai keropos dan atap yang berlubang, tak heran saat musim hujan air selalu masuk melewati celah-celah rumah pak said yang berlubang.

b4cb29db6c9438ee4a055481a360372d.jpg

Kondisi Pak Sa'i yang memprihatikan sudah beliau rasakan sejak 7 tahun lalu, beliau berjuang menyambung hidup dengan keterbatasan akan pengelihatannya, beban hidup Pak Sa'i semakin bertambah semenjak istri tercintanya menderita penyakit struk setengah badan pada februari tahun lalu.

ce68eb06cba41c4c2855527c121067b8.jpg

Keterbatasan biaya membuat keinginanPak Sa'i untuk sembuh hanyalah sebuah angan. Kondisi memprihatinkan terus beliau hadapi sampai saat ini, di usia yang sudah tidak muda lagi dengan segala keterbatasan yang ada, pak said selalu berupaya pergi ke masjid untuk menjalankan tugas dan kewajibannya sebagai seorang takmir.

Bersama seorang istri yang selalu terbaring tak berdaya di atas tempat tidur akibat penyakit yang di deritanya. Banyak kekhawatiran yang selalu menghantui beliau, selain berharap cemas untuk makan esok hari, Pak Sa'i juga merasa tidak tenang saat berada di dalam rumah

fc1c39039ecbd1a3b196918ab3009d5b.jpg

Kondisi rumah yang sudah reyot, lantai rumah beralaskan tanah, dinding rumah dari anyaman bambu, tempat tidur yang seadanya, serta pondasi yang sudah keropos seperti hanya menghitung hari menunggu sampai atapnya roboh sembari merasakan saat dinginnya angin malam tiba.

6569b345e7a91dd2850697a054cfe761.jpg

Sekarang setelah kondisi istrinya yang semakin memburuk mengharuskan pak said berada di dekatnya untuk membantu dan menjaga istri tercinta di setiap waktu, saat ini semua kebutuhan makan sehari-hari Pak Sa'i hanya mengandalkan pemberian dari orang-orang sekitar serta hanya bisa pasrah dengan kondisi rumah yang sudah sama sekali tidak layak ditempati.

Salurkan Sedekah terbaik Sahabat Dermawan dengan cara:

1. Klik 'Sedekah Sekarang'
2. Masukan nominal Sedekah
3. Pilih Bank Transfer BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay, OVO atau Kartu Kredit
4. Klik 'Sedekah'
5. Dapatkan laporan via email

Silahkan untuk share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan sedekah yang terkumpul.

Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan