Bantu Mbah Ngadiyem lawan Paralisis dan cukupi kebutuhan kebutuhan hidupnya!

Saya ingin merasakan kembali rasanya duduk dan berdiri seperti orang-orang pada umumnya,Tapi bagaimana lagi, saya nggak punya pilihan selain baring dan menunggu orang-orang kasih bantuan.” Cerita Mbah Ngadiyem lirih, Ayo Patungan bantu mbah Ngadiyem!

Simpan

Bantu Mbah Ngadiyem lawan Paralisis dan cukupi kebutuhan kebutuhan hidupnya!

Target

0 0

0%
0 Tidak ada waktu lagi
Jadi Duta Kemanusiaan

Bantu Mbah Ngadiyem lawan Paralisis dan cukupi kebutuhan kebutuhan hidupnya!

Update : 18 May, 2021


“Berat rasanya, kadang saya ingin merasakan kembali rasanya duduk dan berdiri seperti orang-orang pada umumnya, Saya pingin Mijet lagi, biar bisa mencukupi kebutuhan hidup, Tapi bagaimana lagi, saya nggak punya pilihan selain baring dan menunggu orang-orang kasih bantuan.” Cerita Mbah Ngadiyem lirih

2233cd729e25b464e0c082d45be5673e.png

Mbah Ngadiyem(74th) tinggal bersama anaknya Samiyem (48th) di desa Ringin Harjo,Kecamatan Bantul, Kabupaten Bantul. Ibu Samiyem sudah janda dan mempunyai anak yang bersekolah SD yang harus dicukupi. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, Sebelumnya mbah Ngadiyem adalah tukang pijat tradisional di desanya, tetapi karena kondisinya yang tidak lagi bisa digerakkan kurang lebih sekitar 2 Tahun belakangan membuat mbah ngadiyem hanya bisa terbaring dan tidak bisa melakukan aktivitas apapun.

6c690af14fcd473ba80a49c5d02ed437.png

Bagi mbah Ngadiyem, Kesengsaraanya adalah saat hanya bisa berbaring diam di Kasur lantai dan tidak bisa melakukan aktifitas lainnya, bahkan untuk bangkit dari tidurpun harus dibantu.

Berawal akibat jatuh dari ranjang dengan posisi kepala dibawah dan kaki terlentang membuat mbah Ngadiyem terkena penyakit paralisis atau organ tubuh yang tidak bisa lagi digerakkan.

540d6a08d9cc3064526ba4246cbeb2d4.png

Anak mbah Ngadiem, Ibu Samiyem bekerja sebagai pembantu rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan mbah ngadiyem dan anaknya, tetapi karena pandemi covid-19 membuat ibu Samiyem diberhentikan bekerja, dan saat ini tidak ada pemasukan dikeluarga mbah ngadiyem selain mengharapkan bantuan dari warga sekitar. Mbah Ngadiyem seharusnya wajib berobat satu minggu sekali, tetapi karena keterbatasan biaya mbah ngadiyem hanya bisa berobat ketika ada warga yang berinisiatif untuk membantunya.

d4cafde8389e9e997ff7e30488f440d3.png

Sahabat Dermawan, penderitaan Mbah Ngadiyem harus perhatikan. Jangankan untuk berobat, untuk mencukupi kebutuhan hidupnya saja harus bergantung dengan warga sekitar.

Lihat kawan, badan mbah ngadiyem yang hanya tulang karena kekurangan asupan. Mari, satukan hati temani Mbah Ngadiyem lawan penyakit paralisis dan cukupi kebutuhan di sisa hidupnya, dengan cara:

Salurkan Sedekah terbaik Sahabat Dermawan dengan cara:

1. Klik 'Sedekah Sekarang'
2. Masukan nominal Sedekah
3. Pilih Bank Transfer BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay, OVO atau Kartu Kredit
4. Klik 'Sedekah'
5. Dapatkan laporan via email

Tak hanya berdonasi secara materiil, #OrangBaik juga bisa membagikan halaman galang dana ini agar bisa membantu mbah Ngadiyem cukupi biaya hidup dan berobatnya.

Niscaya, uluran tangan #OrangBaik mampu ciptakan harapan dan semangat yang terus temani perjuangan Mbah Ngadiyem. Terima kasih, #OrangBaik!

Salurkan Sedekah terbaik Sahabat Dermawan dengan cara:

1. Klik 'Sedekah Sekarang'
2. Masukan nominal Sedekah
3. Pilih Bank Transfer BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay, OVO atau Kartu Kredit
4. Klik 'Sedekah'
5. Dapatkan laporan via email

Silahkan untuk share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan sedekah yang terkumpul.

Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan