Terancam Putus Sekolah, Bantu Anak Yatim Dhuafa' Wujudkan Cita-citanya

Bu Katini adalah janda yang memiliki tiga putri. Mereka hidup di tengah kekurangan dan terancam putus sekolah karena tak miliki biaya. Ayo bantu BU Katini Wujudkan cita-cita ketiga Putrinya!

Simpan

Terancam Putus Sekolah, Bantu Anak Yatim Dhuafa' Wujudkan Cita-citanya

Target

0 0

0%
0 Tidak ada waktu lagi
Jadi Duta Kemanusiaan

Terancam Putus Sekolah, Bantu Anak Yatim Dhuafa' Wujudkan Cita-citanya

Update : 27 Apr, 2021


Pandemi Covid -19 merupakan musibah yang dirasakan oleh seluruh penjuru dunia, termasuk Indonesia. Seluruh segmen kehidupan terdampak, tak terkecuali dalam hal pendidikan. Pemerintah Indonesia memutuskan untuk menutup sekolah dan mengadakan pembelajaran jarak jauh yang dilakukan secara daring.

98fcaeefd008afc44580a5f5633d73bb.jpg

Bagi sebagian masyarakat, pembelajaran secara daring ini bukan masalah yang signifikan, namun bagi anak-anak yatim dhuafa’ hal ini menjadi kendala yang berarti. Apalagi bagi putri-putri bu Katini yang terancam putus sekolah karena tak miliki biaya. Untuk makan sehari-hari pun sangat kekurangan, apalagi untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan sekolah yang semakin membeludak, termasuk gadget untuk pembelajaran daring.

d6560822b6611474d785077aedf0aaf7.jpg

Bu Katini adalah sosok ibu yang kuat dengan tiga anak perempuan. Semenjak suaminya meninggal dunia 5 tahun silam, ia kini menghidupi ketiga putrinya seorang diri. Beliau berjuang dengan menjadi buruh tani untuk menyekolahkan ketiga putrinya. Kondisi yang semakin sulit, ditambah pandemi yang tak kunjung berakhir membuat Bu Katini harus berjuang ekstra memenuhi kebutuhan keluarganya.

2170ed7e42b79eddab3a6bf4af2910f0.jpg

Rumah Bu Katini yang ada di Dusun santren, Desa Puhjajar Kecamatan Papar Kabupaten Kediri ini juga terbilang sangat sederhana. Biasanya putri-putrinya belajar dengan meja kayu yang sudah usang, ditambah lagi mereka tidak memiliki rak buku untuk menyimpan buku-bukunya.

7b98a19c1bcb6efcf317ed295f146266.jpg

Putri-putri Bu Katini pun harus pasrah dengan kondisi sulit ini, mereka tak lagi berharap untuk bersekolah tinggi mengingat banyaknya biaya yang harus dikeluarkan ibunya. “Saya sudah pasrah, Mbak kalau nanti harus putus sekolah”, ungkap Vina Permata Prihatini, putri pertama dari bu Katini dengan sedih.

Sahabat, ayo bantu ketiga putri Bu Katini wujudkan cita-citanya, jangan biarkan mereka menyerah dan memilih untuk tidak melanjutkan sekolahnya.

Salurkan Sedekah terbaik Sahabat Dermawan dengan cara:

1. Klik 'Sedekah Sekarang'
2. Masukan nominal Sedekah
3. Pilih Bank Transfer BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay, OVO atau Kartu Kredit
4. Klik 'Sedekah'
5. Dapatkan laporan via email

Silahkan untuk share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan sedekah yang terkumpul.

Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan