back
home
Banner Detail
9 Anak di Garut, Tinggal dirumah Berdinding Baliho
Banner Content

Terkumpul

Rp2,097,911

dariRp134,000,000

5

Dermawan

57

Hari Tersisa

Act Logo 
ACT Garut
Marker Primary 
Garut
 
|
 
Dibuat 25 Apr 2021
Rumah yang didiami Bu nur Aisyah ini sungguh tidak layak, berukuran sekitag didiami Bu Nur Aisyah ini sungguh tidak layak, berukuran sekitar 5x2 M² , berdindingkan bilik kayu, triplek serta spanduk sisa-sisa acara yang sudah tidak terpakai.
Inilah keluarga Bu Nur Aisyah yang tinggal di Kecamatan Karangpawitan Garut, rumah yang didiami Bu nur Aisyah ini sungguh tidak layak, berukuran sekitar 5x2 M² , berdindingkan bilik kayu, triplek serta spanduk sisa-sisa acara yang sudah tidak terpakai. Ketika cuaca hujan air masuk ke rumah bu nuraini, begitupun ketika panas, matahari langsung terasa masuk kerumhanya, begitupun cuaca sedang ada angin kencang, hembusan angin masuk ke rumah bu nuraini dan anak-anaknya.
1e2df9bb7bc4431bf39265cce6701b5e.jpg

Dalam Rumah Baliho ini digunakan multi fungsi seperti Ruangan makan, tidur,dan bermain untuk ke 9 anaknya diruangan itu. Sedangkan untuk dapur berada diluar rumah, hanya mengandalkan hawu (alat untuk memasak tradisional dari Jawa Barat ) atau bisa disebut juga dengan tungku. MCK atau Toilet juga menggunakan fasilitas umum yang dipakai bersama-sama oleh masyarakat sekitar.
3503d997b7e68b503fcc8eb3fd3445bf.jpg

Ibu nur Asiyah mempunyai 9 orang anak, 4 orang diantarnya sedang sekolah ,sisanya belum sekolah dan masih berusia balita. Sehari-hari anak-anaknya yang tidak sekolah bermain dirumah tersebut atau dirumah tetangganya. Sedangkan untuk yang sekolah, dikarenakan pandemi covid 19 tidak bisa belajar tatap muka langsung dan harus belajar online. Tapi apalah daya, ibu nuraini tidak mempunyai handphone, akhirnya anak-anaknya yang sedang sekolah tidak bisa belajar hanya bisa menanyakan kepada tetangganya yang mempunyai HP.
1f37318cb2f8c5dfa1036699b36c72d5.jpg
Sedangkan untuk suaminya yaitu Pak Oleh bekerja serabutan yang penghasilannya tidak menentu, untuk makan sehari-hari saja Bu nur Aisyah harus memasak sebanyak 2kg beras /hari. Bukan beras yang sedikit, tapi ini adalah makanan pokok yang harus diberikan untuk 9 anak-anaknya yang masih kecil. Lauk yangdiberikanpun seadanya yang ada di kebun ataupun pemberian tetangga. Berbeda dengan anak-anak lainnya yang bisa jajan, hal ini tidak dirasakan oleh anak-anak bu nuraini, uang untuk jajan tidak ada. Ketika anak-anaknya meminta jajan ibu nuarini hanya bisa memberikan nasi saja untuk dimakan.
d323fb54b40e5a05e94fe80d48237644.jpg

keterpurukan ekonomi keluarganya membuat Bu Nur Aisyah harus lebih bersabar, teutama mendidik anak-anaknya agar hidup hemat dan menerima keadaann keluarga yang serba kekurangan. Hingga saat ini bu Nur Aisyah berharap agar rumahnya bisa dibangun lebih baik dan layak untuk melindungi anak-anaknya dari cuaca yang tidak menentu.

Update Donasi

Ico Green
Dermawan

Arrow Icon
Ico Green
Implementasi Terkini

Arrow Icon
Ico Green
Sub Campaign

Arrow Icon
Ico Green
Fundraiser

Arrow Icon

Rekomendasi lainnya

Image
Bantu Perbaiki Rumah Pak Muhadi yang Rusak Karena Banjir
Icon Image

ACT Jakarta Pusat

Terkumpul

Hari Tersisa

Rp 2,056,286

26

Rp2,097,911

Terkumpul dari Rp134,000,000