Bantu Perjuangan Kuli Angkut Terminal Yogyakarta yang Tengah Susah

Larangan mudik membuat sopir dan pekerja transportasi terhimpit. Mari bantu mereka cukupi kebutuhannya dengan sedekah terbaik kita!

Simpan

Bantu Perjuangan Kuli Angkut Terminal Yogyakarta yang Tengah Susah

Target

Rp 6,958,591 Dari Rp 30,000,000

23%
115 Dermawan 113 hari tersisa
Jadi Duta Kemanusiaan

Bantu Perjuangan Kuli Angkut Terminal Yogyakarta yang Tengah Susah

Update : 06 May, 2021


Ini kisah kesedihan porter jelang Lebaran, saat seluruh armada bus di non-aktifkan

Larangan Mudik 2021 datang bersamaan dengan pandemi, membuat kondisi ekonomi sebagian masyarakat semakin kritis. Salah satu yang sangat merasakan dampak ekonomi tersebut adalah para PORTER atau kuli angkut yang bekerja di terminal-terminal bus dan angkutan umum.

Di Terminal Giwangan, Yogyakarta misalnya, sedikitnya ada 50 porter yang bekerja mencari nafkah sebelum adanya pandemi. Namun setelah pandemi melanda hanya tersisa puluhan yang masih aktif mencari nafkah dari jasa kuli angkut ini, meski kondisi semakin sepi, sebagian besar lainnya sudah dirumahkan.

6b949a8cf1d5d6b61af4b131a9b0a18b.jpg

Salah satunya Pak Sugeng (60) ia biasanya berangkat pagi dan pulang sore untuk bersiaga disekitaran deretan Bus terminal Giwangan, Jogja. Namun kondisi jelang lebaran disertai larangan mudik karena situasi pandemi, membuat penghasilannya turun drastis.

Biasanya sehari dapat lumayan, bisa 50 ribu nah ini dapat 30 ribu sudah alhamdulillah sekali,” ujarnya sembari menghitung pendapatan siang hari itu.

Pak Sugeng biasanya akan berlari kesana kemari ketika melihat calon penumpang bus yang membawa barang yang banyak, sesegera ia menghampiri untuk menawarkan jasa angkutnya. “Ya kadang dikasih 5 ribu, kadang juga ada yang ngasih cuma 500 rupiah, ya saya terima dan do’akan saja semoga dilancarkan rejekinya,” tambahnya.

Kegelisahan Pak Sugeng benar-benar tak bisa disembunyikan saat mengetahui setelah tanggal 6 Mei 2021 sebagian besar armada bus akan di non aktifkan imbas dari kebijakan larangan mudik. “Semoga tetap ada rejeki mas, darimanapun itu untuk makan anak istri,” ungkapnya sambil berkaca-kaca.

0334553db5299a6556eac0d04f2d0869.jpg

Tak jarang juga disituasi pandemi, walau sudah seharian ia bekerja berlarian sana-sini, namun tidak satu penumpang pun yang ia peroleh untuk diangkut barangnya, terpaksa Pak Sugeng pulang ke rumah tanpa membawa sepeser pun.

Kegelisahan lain yang para Porter Rasakan adalah tidak adanya jaminan hari tua atau dana pensiun, ini yang di ungkapkan pak Sugeng dari lubuk hatinya.

Pengennya ada jaminan hari tua mas, saya menjadi Kuli Angkut sudah 20 tahun disini, dan umur saya sudah 63 tahun, heheh,” sambil ia terkekeh serta meratapi nafkah apa yang akan diberikan nanti setelah ia tidak lagi bekerja.

Ada yang haru dari setiap Pak Sugeng mengangkut barang para penumpang, ia tidak pernah mematok tarif jasa angkutnya, dan diakhir pasti ia mendoakan para calon penumpang untuk dimudahkan rejekinya dan dilancarkan semua urusan.

7675a83d0a255a46528a2503da3c278b.jpg

Sahabat saat ini, kondisi sulit jelang lebaran tengah dialami banyak Porter karena sepinya pemudik. Melalui seruan kemanusiaan ini, mari kita bantu para Porter untuk membantu kehidupan mereka untuk dapat memberi makan keluarganya!

Insyaa Allah program berupa paket pangan lebaran, akan disalurkan tim Aksi Cepat Tanggap DIY bersama relawan, dengan harapan mampu memberikan dukungan dan simpati kepada para porter yang terdampak pandemi hingga pelarangan mudik.

Sahabat, hampir merata baik di Stasiun maupun Terminal di Yogyakarta, para Porter (Kuli angkut) terdampak ekonominya karena ada pelarangan mudik hingga armada-armada dinon-aktifkan. Mari bantu mereka untuk bisa nafkahi keluarganya, dengan sedekah terbaik kita! Bismillah.

Salurkan Sedekah terbaik Sahabat Dermawan dengan cara:

1. Klik 'Sedekah Sekarang'
2. Masukan nominal Sedekah
3. Pilih Bank Transfer BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay, OVO atau Kartu Kredit
4. Klik 'Sedekah'
5. Dapatkan laporan via email

Silahkan untuk share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan sedekah yang terkumpul.

Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang