Dukung Semangat Mereka, Bantu Penyandang Disabilitas Banyu Urip Berdaya

Ibu Atimah seorang pengidap polio yang tetap berupaya agar bisa berdaya, beliau bahkan menjadi pendamping bagi 50 anggota difabel lainnya. Mari bantu para penyandang disabilitas untuk mengembangkan keterampilan dan kemandirian.

Simpan

Dukung Semangat Mereka, Bantu Penyandang Disabilitas Banyu Urip Berdaya

Target

0 0

0%
0 66 hari tersisa
Jadi Duta Kemanusiaan

Dukung Semangat Mereka, Bantu Penyandang Disabilitas Banyu Urip Berdaya

Update : 10 May, 2021


Sahabat, pada kesempatan kali ini, mari kita berkenalan dengan ibu Atimah asal Purworejo. Beliau adalah pengidap polio yang kini menjadi pendamping bagi sekitar 50 anggota penyandang disabilitas di wilayah Banyu Urip. Saat ini mereka semua tengah berupaya untuk bertahan hidup dengan keterampilannya sendiri.

Hidup dengan keterbatasan tentu bukanlah hal yang mudah, stigma masyarakat yang acapkali memandang penyadang disabilitas tidak bisa "ini itu" pun tak jarang membuat kreativitas mereka tak terasah. Padahal ada banyak penyandang disabilitas yang ingin tetap berusaha dan berkreasi, ibu Atimah misalnya.

4a039580fcdaf4560e0b2afc8c850ff3.jpg

Meskipun beliau memiliki keterbatasan, namun hal itu tak lantas membuatnya menyerah dari keadaan. Dengan bakatnya untuk membuat kue kering dan kue basah, ibu Atimah dan beberapa penyandang disabilitas lainnya berusaha untuk mandiri. Mereka ingin berusaha untuk bisa bertahan hidup tanpa harus mengandalkan belas kasih orang lain.

Namun sayangnya, di tengah usaha ibu Atimah dan teman-temannya untuk mandiri, ada saja kendala yang terjadi, misalnya kesulitan untuk memasarkan produk. Kendala tersebut membuat proses perputaran modal terganggu, padahal perputaran modal adalah proses yang paling penting untuk keberlangsungan usaha.

9ebcb85a33a3a9e8b6409cba3ac50836.jpg

Selain kendala pada proses pemasaran, mereka juga memiliki kendala lain dari segi modal usaha dan peralatan produksi (seperti mixer, kompor, perlengkapan kue, kemasan produk, oven, loyang dan cetakan kue). Sahabat Dermawan, melihat kegigihan para penyandang disabilitas di Banyu Urip, maukah kamu turut membantu mereka agar bisa hidup mandiri?

Bahwasanya Abdullah bin Umar radiyallahu anhu mengabarkan, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Muslim yang satu adalah saudara muslim yang lain, oleh karena itu ia tidak boleh menganiaya dan mendiamkannya. Barang siapa memperhatikan kepentingan saudaranya, maka Allah akan memperhatikan kepentingannya. Barang siapa membantu kesulitan seorang muslim, maka Allah akan membantu kesulitannya dari beberapa kesulitannya nanti pada hari kiamat. Dan barang siapa menutupi (aib) seorang muslim, maka Allah akan menutupi (aib) nya pada hari kiamat," (HR Bukhari).

283d22c7eed969431c5ba5d2b97b7a72.jpg

Insya Allah tim Aksi Cepat Tanggap Purworejo berikhtiar untuk membantu pemberdayaan para penyandang disabilitas di wilayah Banyu Urip. Hal ini kami lakukan karena melihat potensi dan semangat mereka yang tinggi, serta yang tak kalah penting adalah mereka telah membuktikan, bahwa hasil buah tangannya sangat baik dan berkualitas.

Sahabat, pada momentum menjelang Hari Raya Idul Fitri ini, yuk kita gotong royong bantu saudara-saudara penyandang disabilitas kita di Banyu Urip. Insya Allah dengan uluran tangan kita dapat membantu mereka untuk bertahan hidup dengan keterampilannya sendiri.

Salurkan Wakaf terbaik Sahabat Dermawan dengan cara:

1. Klik 'Wakaf Sekarang'
2. Masukan nominal Wakaf
3. Pilih Bank Transfer BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay, OVO atau Kartu Kredit
4. Klik 'Wakaf'
5. Dapatkan laporan via email

Silahkan untuk share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan sedekah yang terkumpul.

Tidak ada hasil ditemukan
Wakaf Sekarang