Puluhan Tahun Krisis Air, Yuk Hadirkan Wakaf Sumur untuk Desa Tenang Menanti!

Selama puluhan tahun warga Desa Tenang Menanti tidak memiliki pusat mata air dan harus mengalami krisis air. Yuk bantu mereka dapatkan akses air bersih!

Simpan

Puluhan Tahun Krisis Air, Yuk Hadirkan Wakaf Sumur untuk Desa Tenang Menanti!

Target

0 0

0%
0 96 hari tersisa
Jadi Duta Kemanusiaan

Puluhan Tahun Krisis Air, Yuk Hadirkan Wakaf Sumur untuk Desa Tenang Menanti!

Update : 15 Jun, 2021


Assalamualaikum Sahabat, pada kesempatan kali ini mari kita mengunjungi Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara. Di daerah ini, terdapat beberapa desa yang mengalami kesulitan air bersih.

Meskipun saat ini teknologi sudah sangat maju, tetapi distribusi air di Dusun V Tenang Menanti dan Desa Garunggang masih mengalami kesulitan. Selama berpuluh tahun, 178 jiwa warga yang mendiami lahan di samping Taman Nasional Gunung Leuser ini, amat kesulitan mendapatkan air bersih.

Untuk membuat sumur galian, membutuhkan kesabaran dalam menggali tanah yang kuning berbatu. Sementara jika menggunakan sumur bor butuh ratusan meter kedalamannya dan sulit karena berbatu padas.

7e5192391d09862164a2a22ef4aa4a12.jpg

Karenanya untuk mengatasi kesulitan air ini, warga Dusun Tenang Menanti menumpang saluran air ke Desa Bunga Rinte yang berjarak 1.500 m dari desa. Namun saat ini, jalur pipa air telah rusak dan bak penampung air yang ada tidak dapat berfungsi lagi.

Sebenarnya pipa ini sudah lama tidak dialiri air, karena kebutuhan air untuk masyarakat di Dusun Bunga Rinte sendiri tidak mencukupi dan air sering tidak mengalir. Akhirnya warga Dusun Tenang Menanti harus mencari sumber mata air lainnya.

Sebenarnya tak jauh dari pemukiman warga, terdapat 2 (dua) mata air yang cukup berlimpah. Hanya saja, perjalanan yang harus dilalui untuk menjangkau lokasi kedua sumber mata air ini sangatlah ekstrim. Warga harus berjalan sejauh 1.500-1.800 m dari pusat desa.

196808a9ba03571affc490b29feb2b6f.jpg

Tak cukup sampai disitu, lokasi mata air ini terdapat di jurang dengan kedalaman lebih dari 100 m dan kemiringan tebing sekitar 70-85 derajat. Hal ini menjadi tantangan berat bagi warga dalam pemenuhan kebutuhan air bersih, mereka harus berjalan kaki ke lokasi serta menurunin tebing jurang yang beresiko akan keselamatan mereka.

Akhirnya demi memenuhi kebutuhan air, warga berswadaya untuk membeli Hydram Pump, yaitu sebuat pompa air yang bekerja menggunakan hentakan hidrolik air. Prinsip kerja pompa ini adalah menggunakan energi kinetik dari air yang mengalir. Nantinya aliran air akan secara teratur melewati katup, yang kemudian dialirkan melalui pipa-pipa yang terhubung ke bak (tangki) penampung.

Namun kini tersisa permasalahan baru, yaitu jarak antara sumber mata air dengan bak penampung yang mencapai 1500-1800 m dari pusat desa. Hal ini tentu saja memerlukan dana yang cukup besar, untuk pembelian bahan dan ongkos pemasangan.

deeaf71cc6c0bb310bcc05986f43a973.jpg

Melihat kondisi ini, tim Aksi Cepat Tanggap Medan Insya Allah akan membangun sumur dan melakukan pembangunan pipanisasi untuk memudahkan masyarakat Desa Tenang Menanti mendapatkan akses air bersih.
Maukah Sahabat Dermawan membersamai kami untuk memudahkan akses air warga desa?

Saad bin Ubadah bertanya,
"Wahai Rasulullah, sedekah apa yang paling utama?"
Beliau menjawab,
"Memberi air (sedekah air)."
(HR. Abu Daud).

Sahabat, marilah kita bantu saudara-saudara kita di Desa Tenang Menanti yang saat ini mengalami krisis air dan selama berpuluh tahun tidak memiliki pusat mata air. Yuk salurkan bantuan terbaikmu!

Salurkan Wakaf terbaik Sahabat Dermawan dengan cara:

1. Klik 'Wakaf Sekarang'
2. Masukan nominal Wakaf
3. Pilih Bank Transfer BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay, OVO atau Kartu Kredit
4. Klik 'Wakaf'
5. Dapatkan laporan via email

Silahkan untuk share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan sedekah yang terkumpul.

Tidak ada hasil ditemukan
Wakaf Sekarang