Bersama Bantu Puluhan Lansia di Panti Pondok Lansia Blitar

Pondok lansia sudah lapuk dan hampir roboh. Ayo, wujudkan Panti Pondok Lansia yang nyaman dan aman!

Simpan

Bersama Bantu Puluhan Lansia di Panti Pondok Lansia Blitar

Target

0 0

0%
0 108 hari tersisa
Jadi Duta Kemanusiaan

Bersama Bantu Puluhan Lansia di Panti Pondok Lansia Blitar

Update : 08 Jun, 2021


Mbah Handayah, seorang lansia berusia 65 tahun. Hidup bersama anak dan cucunya di kota Wlingi, Kab. Blitar, serta merawat puluhan lansia yang sudah ditelantarkan keluarganya. Mbah Handayah merawat para lansia seperti keluarganya sendiri, tak mengeluh dan tak pernah marah. Beliau memberi nama rumahnya sebagai “Panti Pondok Lansia” dan dimulai sejak 2009.

e00f33dcf627f32b2acd54ef0bd40dc8.jpg

Lansia yang Mbah Handayah rawat berasal dari Jakarta, Makassar, Malang, Lampung dan berbagai kota lainnya. Banyak kisah miris dari para lansia yang beliau rawat, ada yang ditinggal pergi begitu saja oleh keluarganya, ada yang ditelantarkan di pinggir jalan lalu ditemukan oleh keluarga Mbah Handayah, ada pula yang Allah gerakkan kakinya hingga sampai di Pondok Lansia mbah Handayah.

Puluhan lansia yang hidup bersamanya tidak dalam kondisi baik-baik saja. 80% diantaranya hanya bisa berbaring dan duduk di tepi ranjang. Setiap aktivitas kesehariannya diurus oleh mbah Handayah dan juga anak-cucunya. Mulai menyiapkan untuk mandi, sarapan, ganti baju dan kebutuhan lainnya.

e4eab0eadda09e4428518c84f3069b2f.jpg

Selama ini sumber operasional untuk menghidupi para lansia berasal dari orang-orang baik, bahkan Mbah Handayah tidak pernah mencari bantuan keluar. “Kami ga pernah minta, mbak. Tak serahin ke Allah. Yakin sudah diatur rezekinya, apalagi rezeki mbah-mbah disini. Udah Allah atur,” Ucap mbah Handayah pada kami.

Pernah sekali waktu, persediaan lansia sudah menipis. Mbah Handayah memaksa mencari pemasukan, bahkan harus menjual hasil panen kebun yang dirawat bersama keluarganya. Setidaknya lebih dari 5 juta perbulan ia keluarkan untuk menunjang kebutuhan sehari-hari para lansia yang diasuhnya.

Namun semangat Mbah Handayah merawat para lansia tidak selamanya menyenangkan, rumah yang sekaligus menjadi “Panti Pondok Lansia” merupakan bangunan tua yang sudah mulai rapuh, bahkan dapur yang digunakan untuk menyiapkan hidangan pagi masih menggunakan dinding dan beralaskan tanah, atapnya pun dari seng yang kerap bocor kemasukan air saat hujan turun. Belum lagi sisi - sisi rumah beliau yang lain, mulai usang dan lapuk termakan waktu.

2a38df8b9b87125e05d779269c1ed9ed.jpg

Nabi Shallallahu alaihi wa sallam sendiri bersabda: “Tidak termasuk golongan kami orang yang tidak menyayangi yang muda dan tidak menghormati orang yang lebih tua.” (Riwayat at-Tirmidzi).

Insya allah tim Aksi Cepat Tanggap Malang akan melakukan renovasi pada bagian dapur di dalam Pondok Lansia yang saat ini kondisinya tidak layak untuk mensupport kebutuhan puluhan lansia yang tinggal disana.

Sahabat, tak perlu berpanjang kata lagi. Saatnya kita mewujudkan Panti Pondok Lansia impian yang nyaman dan aman. Walaupun beliau tidak pernah untuk meminta bantuan, seharusnya kitalah yang harus mewujudkan kebutuhan mereka dengan sedekah terbaik kita.

Salurkan Sedekah terbaik Sahabat Dermawan dengan cara:

1. Klik 'Sedekah Sekarang'
2. Masukan nominal Sedekah
3. Pilih Bank Transfer BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay, OVO atau Kartu Kredit
4. Klik 'Sedekah'
5. Dapatkan laporan via email

Silahkan untuk share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan sedekah yang terkumpul.

Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang