Luncurkan Sedekah Terhebat, Berikan Paket Pangan Untuk Lansia Prasejahtera

Hidup sebatang kara, tak memiliki pekerjaan, tinggal di gubuk sederhana, kondisi inilah yang dialami oleh Mbah Yanah. Sahabat, mari bantu penuhi kebutuhan pangan lansia prasejahtera di Tegal dengan sedekah terbaikmu!

Simpan

Luncurkan Sedekah Terhebat, Berikan Paket Pangan Untuk Lansia Prasejahtera

Target

0 0

0%
0 127 hari tersisa
Jadi Duta Kemanusiaan

Luncurkan Sedekah Terhebat, Berikan Paket Pangan Untuk Lansia Prasejahtera

Update : 24 Jun, 2021


"Kalo mbah nggak nyari sayuran, mbah makan apa? Nggak jualan berarti nggak bisa makan, jadi mbah terpaksa puasa dulu kalo belum dapat uang..." lirih Mbah Yanah

Di sepetak ruangan gelap tanpa cahaya itu, angin dan air dengan mudah masuk kedalam rumah. Di waktu yang bersamaan, Mbah Yanah (53 Tahun), seorang lansia sebatang kara meringkuk lemas diatas tempat tidur. Ia sudah sakit berhari-hari karena sering menahan lapar. Mbah Yanah sudah lama hidup seorang diri, suaminya sudah lama meninggal dunia dan ia juga tidak dikaruniai keturunan. Itulah alasan mengapa beliau hidup sebatang kara di hari tuanya.

256c2c93e51ce20390a4ee8ef634eac8.jpg

Mbah Yanah sehari-hari bekerja memungut sayur liar di jalanan. Tangan keriputnya dengan cekatan memilah-milah sayuran untuk dijual keliling ke beberapa desa yang dekat dengan rumahnya. Penghasilannya tidak menentu, tergantung banyaknya sayur yang ia peroleh dan yang berhasil dijual. Jika laku semua mbah bisa mendapatkan penghasilan Rp10.000/hari. Namun jika seharian sayurannya tidak laku dan persediaan beras di rumah menipis, Mbah Yanah hanya bisa pasrah menahan lapar sepanjang hari.

b88b55eb9273810a295bc07f678dbffc.jpg

Untuk menghemat beras yang tersisa, mbah seringkali berpuasa dan tidur seharian demi menahan lapar. Nanti saat tubuhnya sudah semakin lemas mbah baru memasak nasi dan sisa sayuran yang sudah layu. Karena kerap berpuasa untuk berhemat, Mbah menjadi sering sakit-sakitan. Di usia senjanya, harusnya mbah Yanah bisa makan layak untuk menjaga kesehatannya. Tetapi apa daya, beliau hanya bisa pasrah, ia sadar ketika nanti jatuh sakit tidak akan ada yang merawat dan menjenguknya.

9fdb11c814f0ed4f92780a5c6851fd71.jpg

Mbah Yanah tinggal di sebuah gubuk reot yang sudah tidak layak. Ruangan berukuran 2X2 meter itu sangat gelap, lembab, tidak ada penerangan kecuali sinar matahari yang masuk melalui sela-sela atap rumah dan dinding anyaman bambu yang sudah bolong. Saat hujan dan angin datang di waktu yang sama, Mbah Yanah tidak bisa berbuat banyak. Untuk berjaga-jaga, mbah menaruh sebuah payung di dekatnya untuk menghadang air hujan yang seringkali mengguyurnya saat terlelap tidur.

24d5c1eedfa7a3fa1a6ee9c735cdb761.jpg

Sahabat, satu-satunya tempat berteduh Mbah Yanah sudah nyaris roboh. Hujan kecilpun air dapat masuk dan menusuk tubuh renta Mbah Yanah. Sungguh tidak terbayangkan, bagaimana Mbah Yanah bertahan hidup dengan kondisi itu. Apalagi saat ini penglihatannya semakin buram. Sebelah matanya sudah tidak berfungsi lagi, membuatnya sering tersungkur saat berjalan.

Sahabat dermawan, memperoleh makanan bergizi bagi sebagian besar kita mungkin bukan perkara yang sulit. Namun lain cerita bagi mereka lansia prasejahtera. Tak peduli gizi dan keseimbangannya, asalkan bisa untuk mengganjal perut mereka saja sudah sangat bersyukur. Maka dari itu, InsyaAllah tim Aksi Cepat Tanggap Tegal akan memberikan paket berupa paket pangan bergizi tak hanya untuk Mbah Yanah, tetapi lansia prasejahtera lainnya di Tegal dan sekitarnya.

Salurkan Sedekah terbaik Sahabat Dermawan dengan cara:

1. Klik 'Sedekah Sekarang'
2. Masukan nominal Sedekah
3. Pilih Bank Transfer BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay, OVO atau Kartu Kredit
4. Klik 'Sedekah'
5. Dapatkan laporan via email

Silahkan untuk share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan sedekah yang terkumpul.

Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang