Hidup Sebatang Kara Dirumah Yang Rapuh, Bantu Hadirkan Rumah Layak Untuk Nenek Oyoh

Nek Oyoh tinggal sebatangkara dirumahnya yang sudah sudah rapuh, iapun berjuang seorang diri untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Yuk bantu ringankan beban Nenek Oyoh dengan menghadirkan rumah layak dan mencukupi kebutuhan pangannya.

Simpan

Hidup Sebatang Kara Dirumah Yang Rapuh, Bantu Hadirkan Rumah Layak Untuk Nenek Oyoh

Target

0 0

0%
0 153 hari tersisa
Jadi Duta Kemanusiaan

Hidup Sebatang Kara Dirumah Yang Rapuh, Bantu Hadirkan Rumah Layak Untuk Nenek Oyoh

Update : 02 Jul, 2021


Sahabat, perkenalkan ini Nek Oyoh, usianya kini menginjak 65 tahun. Kondisi fisiknya telah melemah, penglihatannya sudah kurang jelas, berjalanpun sudah mulai bungkuk. Kondisi inilah yang menggambarkan keadaan nenek Oyoh, nenek yang tinggal seorang diri disebuah gubuk reyot di daerah Ciganlontang, Kabupaten Tasikmalaya.

Gubuk yang dibangun oleh swadaya masyarakat ini kondisinya sudah rapuh, dinding yang sekelilingnya terbuat dari papan GRC ini pun tidak bisa menahan angin dan juga hujan. Terutama bagian atap yang sudah rapuh, seringkali iapun harus berjibaku membereskan barang-barang dirumahnya akibat atap yang seringkali bocor saat hujan, bahkan saat malam hari, seringkali ia tidak bisa tidur karena atap rumahnya bocor dan khawatir rumahnya rubuh.

f00e4dc305c7b595ae8b49bedbf9f7f0.jpg

Selain rapuh, keberadaan MCK pun tidak ada, sehingga memanfaatkan aliran air milik tetangganya sekitarnya. Keterbatasan ekonomilah yang membuat ia bertahan di gubuk ini, bukan tidak ingin membetulkan rumahnya tapi untuk makan seahari-hari saja masih sangat sulit. Suami nenek Oyoh sudah meninggal beberapa tahun lalu, Diusianya yang semakin hari semakin tua, Nenek Oyoh berjuang untuk melanjutkan hidupnya di tengah keterbatasan ekonomi dan fisiknya yang lemah. untuk memenuhi kebutuhan harian ia bekerja sebagi buruh serabutan di ladang milik orang lain dengan upah 20-30 ribu, namun pekerjaan itu tidak setiap hari sehingga ia perlu usaha lain untuk tetap bisa makan.

1b933d8045cfa412cb934bd6b455c6ea.jpg

Meskipun begitu ia tetap memiliki semangat hidup yang luarbiasa dan tidak ingin menjadi beban bagi orang lain, hal ini terlihat dari perjuangannya, meskipun sudah tua ia tetap mencari nafkah dengan kemampuan yang ia bisa. Ia selalu menguatkan diri untuk terus bertawakal kepada Allah, ia selalu berdoa semoga Allah memberikan keselamatan saat kekhawatiran tertimpa rumah saat runtuh datang. Harapannya ia hanya satu, ia ingin dimasa tuanya menempati rumah yang layak tanpa harus dihantui banyak kekhwatiran seperti yang selama ini ia alami.

5b6bb3ac74bbff693387853c356b548a.jpg

"Manusia yang paling dicintai oleh Allah adalah manusia yang paling banyak bermanfaat dan berguna bagi manusia yang lain. Sedangkan perbuatan yang paling dicintai Allah adalah memberikan kegembiraan kepada orang lain atau menghapus kesusahan orang lain, atau melunasi utang orang yang tidak mampu untuk membayarnya, atau memberi makan kepada mereka yang sedang kelaparan dan jika seseorang itu berjalan untuk menolong orang yang sedang kesusahan itu lebih aku sukai daripada beri’tikaf di masjidku ini selama satu bulan." (HR. Thabrani).

Melihat kondisi dan perjuangan Nenek Oyoh, insyaAllah Tim ACT Tasikmalaya berikhtiar untuk melakukan renovasi rumah Nenek Oyoh menjadi lebih layak dan memberikan bantuan pangan untuk memenuhi kebutuhan hariannya. Sahabat, mari bersama ringankan beban Nenek Oyoh dengan sedekah terbaik kita.

Salurkan Sedekah terbaik Sahabat Dermawan dengan cara:

1. Klik 'Sedekah Sekarang'
2. Masukan nominal Sedekah
3. Pilih Bank Transfer BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay, OVO atau Kartu Kredit
4. Klik 'Sedekah'
5. Dapatkan laporan via email

Silahkan untuk share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan sedekah yang terkumpul.

Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang