Kuatkan Pedagang Kecil dari Sepinya Dagangan Akibat PPKM Darurat

Mari kuatkan pedagang kecil dari sepinya dagangan akibat PPKM Darurat di Surabaya, InsyaaAllah gotong-royong menjadikan kita bisa survive bersama.

Simpan

Kuatkan Pedagang Kecil dari Sepinya Dagangan Akibat PPKM Darurat

Target

0 0

0%
0 183 hari tersisa

Kuatkan Pedagang Kecil dari Sepinya Dagangan Akibat PPKM Darurat

Update : 02 Jul, 2021


Departemen Komunikasi dan Informasi Kota Surabaya membagikan data jumlah kasus harian covid-19 di Kota Surabaya. Data tersebut menyebutkan bahwa kasus harian Covid-19 di Kota Surabaya terus naik sejak awal bulan Juni 2021 ini. Kasus harian tertinggi dalam bulan ini adalah sebanyak 75 kasus baru yang tercatat pada tanggal 30 Juni 2021.

d696a7a97580c24e40e12f3d50728dde.jpg

Tertanggal 30 Juni 2021, Kecamatan dengan jumlah kasus terbanyak ada di Kecamatan Rungkut, Surabaya. Presiden Joko Widodo pada 1 Juli 2021 meresmikan PPKM Darurat Jawa Bali yang meliputi 48 kota/kabupaten dari 3-20 Juli 2021.

9b9c5e34345e270d079eb771bbefbfc1.jpg

Kabar ini tentu menjadi duka yang mendalam dan pukulan besar bagi sektor lainnya. Banyak pedagang harian yang sangat terdampak dengan kondisi ini, padahal sehari-harinya saja sudah sulit, apalagi ditambah kondisi pembatas wilayah seperti ini.

4c9bf3dd937d501a56e2104cceabc41f.jpg

Salah satunya adalah Pak Basri, seorang penjual pentol keliling. Bisanya berangkat dari pagi hingga sore hari, berhenti mangkal di sekolah-sekolah dan kantor-kantor. Tapi ketika pandemi terjadi, banyak kantor memberlakukan WFH dan sekolah daring, terpaksa beliau pulang hingga larut demi mendaoat tambahan penghasilan, meski tak jarang itu tak didapatkan.

Istri Pak Basri berada di kampung, beliau sekarang jarang pulang, kalau pun pulang, jatah uang belanja keluarga sangat jauh berkurang.

92cda8eda2d81186c9316e46e40995c5.jpg

Setali tiga uang dengan Pak Basri, Bok Bubur, biasa warga bratang memanggil beliau, juga merasakan hal yang sama. Tiap hari berkeliling jalan kaki dengan dagangan diatas kepalanya. Sudah 60 tahun beliau berjualan bubur, hampir di sepanjang usianya.

e90b41827c9c0ed3c521d2fac63c96f6.jpg

Meski usia tak lagi muda, semangatnya berjualan bubur tak pernah goyah, meski kadang pulang tak membawa apa-apa. Apalagi kondisi PPKM seperti ini tak lagi banyak warga keluar rumah, sehingga tak habis bubur yang dibawanya.

Sahabat, mari ringankan beban mereka. Kirimkan paket pangan bagi para pelaku pedagang harian, supaya dapur mereka tetap mengepul, uang hasil dagangannya bisa dialokasikan untuk kebutuhan lainnya.

InsyaaAllah gotong-royong menjadikan kita bisa survive bersama.

Salurkan sedekah terbaikmu dengan cara:

1. Klik Sedekah Sekarang
2. Masukkan nominal sedekah
3. Masukkan informasi pelengkap dan pilih metode transfer seperti BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Sedekah
5. Dapatkan laporan sedekah dari email dan atau whatsapp yang kamu cantumkan

Jangan lupa share program sedekah ini agar semakin banyak yang ikut membantu.
Salam hangat!

*dengan bersedekah melalui laman ini, kakak telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang