Terpaksa Tinggal di Saung Kebun Orang, Emak Iin Berharap Bisa Tinggal di Rumah Layak

Demi membahagiakan Anak, Emak Iin (65 Tahun) Warga Cidolog Kabupaten Ciamis, Rela tinggal sendiri di saung reyot di kebun milik orang. Mari bantu bahagiakan Emak Iin dengan membangunkan rumah layak huni untuknya.

Simpan

Terpaksa Tinggal di Saung Kebun Orang, Emak Iin Berharap Bisa Tinggal di Rumah Layak

Target

0 0

0%
0 90 hari tersisa
Jadi Duta Kemanusiaan

Terpaksa Tinggal di Saung Kebun Orang, Emak Iin Berharap Bisa Tinggal di Rumah Layak

Update : 04 Jul, 2021


Harapan hidup layak dan hidup berkecukupan dimasa senja adalah impian bagi semua orang, duduk manis sambil menikmati indahnya pagi dan petang, bahkan sesekali bisa bercanda gurau dengan anak dan cucu. Akan tetapi pada kenyataanya diluar sana masih banyak lansia yang hidup menyedihkan tanpa perhatian dari siapapun.

Salah satu contohnya adalah Emak Iin (65 tahun) Warga Dusun Sukadana Rt 005 RW 002 Desa Hegarmanah Kecamatan Cidolog Kabupaten Ciamis. Sudah 2 tahun lebih beliau tinggal di saung kebun reyot milik Pak RT setempat.

f79432f912e84f16b5e48b6680a6ad06.jpg

Beliau tinggal seorang diri di gubuk yang sangat tidak layak huni. Gubuknya sangatlah kecil, hanya berukuran tak lebih dari 4x3 meter, yang mana berisikan tempat tidur dari kapuk yang sudah lapuk dan terlihat keras karena dimakan usia, sisa-sisa kain yang sudah lusuhpun ia gunakan untuk selimut dikala dingin, serta kondisi perabotan dapur seperti tungku, gelas, dan piring seadanya, dalam keadaan sangat kotor karena menurut keterangan Emak Iin untuk mencuci perabotan lumayan susah karena di saung yang ia tempati tidak ada WC ataupun kamar mandi, sehingga ia harus menempuh jarak 500m ke sumur milik warga setempat.

df183e7e7a89ca0ebd02d668800a2ec0.jpg

Beliau memilih hidup sendiri di gubuk tua dan memberikan rumah pertamanya kepada sang anak yang sudah berkeluarga

Awalnya ia tinggal satu rumah bersama anak semata wayangnya di rumah hasil jerih payah ia dan suaminya semasa sang suami masih hidup, namun qodarulloh suaminya dipanggil sang maha kuasa lebih dulu sehingga ia hanya tinggal berdua dengan anaknya. Singkat cerita anaknyapun menikah dan ia tinggal bertiga di ukuran rumah tidak lebih dari 5x6 meter. Karena merasa tidak enak dan terlalu sempit akhirnya Emak Iin memilih untuk tinggal sendiri dan Alhamdulillah atas kemurahan hati beberapa masyarakat disana ia dibangunkan gubuk yang ia tempati sekarang.

e1c0ae27494af029101f23aa2b2f59d9.jpg

Gubuk Emak Iin juga sangat tidak aman karena berada di tanah miring dan dikelilingi pohon besar, yang sewaktu-watu bisa tumbang mengenai gubuknya.

Kehawatiran tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ciamis pun timbul ketika kami berkunjung langsung bersama Camat setempat kesana dan kebetulan disaat itu ada angin kencang di sekitar gubuk Emak Iin, belum lagi kondisi tanahnya sangat miring dan ketika hujan datang tidak jarang rumahnya terendam oleh aliran air dari atas bukit sehingga Emak Iin pun tidak bisa menanak nasi karena kayu bakar yang ia kumpulkan dari kebun menjadi basah dan terendam aliran air tersebut.

Untuk memastikan keselamatan dan kenyamanannya, Emak Iin sangat memerlukan uluran tangan dari para dermawan agar rumah yang ia tempati bisa lebih layak dan nyaman.

Salurkan Sedekah terbaik Sahabat Dermawan dengan cara:

1. Klik 'Sedekah Sekarang'
2. Masukan nominal Sedekah
3. Pilih Bank Transfer BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay, OVO atau Kartu Kredit
4. Klik 'Sedekah'
5. Dapatkan laporan via email

Silahkan untuk share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan sedekah yang terkumpul.

Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang