Minim Penghasilan di Masa PPKM Darurat, Bantu Para Porter Stasiun Pekalongan

Sebagai pekerja harian, para porter di stasiun Pekalongan sangat terpukul kondisi pandemi dan PPKM. Mereka kesulitan mencari nafkah untuk keluarga. Ayo berikan dukungan sedekah terbaik untuk mereka!

Simpan

Minim Penghasilan di Masa PPKM Darurat, Bantu Para Porter Stasiun Pekalongan

Target

0 0

0%
0 97 hari tersisa
Jadi Duta Kemanusiaan

Minim Penghasilan di Masa PPKM Darurat, Bantu Para Porter Stasiun Pekalongan

Update : 08 Jul, 2021


Sahabat yang sering berpergian ke luar kota dengan kereta api pasti akrab dengan porter. Biasanya, mereka sudah sigap saat kereta tiba di stasiun, lalu seringkali menawarkan diri membantu membawakan barang-barang berat milik para penumpang.

68170c5474a47075b7afe3647018334d.jpg

Porter merupakan pekerja harian yang pendapatannya amat bergantung dengan jumlah penumpang yang menggunakan jasa mereka. Mereka juga tak memasang tarif tetap terhadap jasa mereka ke penumpang. Banyak yang masih mengira bahwa upah para porter ini dibayarkan oleh PT KAI, karena mereka menggunakan seragam resmi dari stasiun. Kenyataannya tidak, mereka adalah pekerja lepas yang diizinkan operasinya oleh PT KAI.

431dbab73cf3b6868659336900ea10ff.jpg

Lalu, dengan adanya PPKM Darurat yang membatasi ketat perjalanan antarkota di Pulau Jawa, bagaimana nasib para porter?

Tim ACT Pekalongan menyempatkan diri mengunjungi mereka di Stasiun Pekalongan. Stasiun ini biasanya cukup ramai karena jadi tempat persinggahan kereta dari arah Jakarta dan kota-kota lain di bagian barat Jawa menuju kota-kota di wilayah Tengah dan Timur pulau Jawa. Namun, kondisi berbalik sejak pandemi melanda.

ff5d0648f758d9f11cf377c3a8080b40.jpg

Penghasilan para porter di Stasiun Pekalongan yang biasanya saja tak menentu, kini semakin minim. Paling banyak, mereka memperoleh 50ribu sehari. Namun, tak jarang mereka tidak mendapatkan penghasilan sepeser pun karena sepinya penumpang kereta saat ini. Ditambah lagi, masih banyak pengguna jasa mereka yang tidak tahu bahwa mereka semestinya mendapat upah dari penumpang.

Akibat PPKM, Stasiun Pekalongan hanya mengoperasikan 4 kereta per harinya saat ini. Penumpang pun semakin dibatasi. Hal ini tentunya membuat pendapatan para porter semakin memprihatinkan. Padahal, mereka semua merupakan tulang punggung keluarga. Anak-anak dan istri mereka tentu sangat bergantung kepada pendapatan para porter ini untuk membeli bahan makanan setiap harinya.

Oleh karena itu, Sahabat. Tim ACT Pekalongan tergerak untuk membantu para porter stasiun dengan bantuan sembako serta santunan untuk mencukupi kebutuhan mereka sebagai pencari nafkah. Ikut bantu mereka, yuk?

0b5f67ab4dd10905f0b9de89f14ec777.jpg

Mari ringankan beban saudara kita yang terdampak pandemi. Insya Allah ACT Pekalongan akan berupaya untuk membantu para porter terdampak pandemi dan kondisi PPKM. Mari bersama sampaikan kepedulian terbaik melalui laman aksi ini!

Salurkan Sedekah terbaik Sahabat Dermawan dengan cara:

1. Klik 'Sedekah Sekarang'
2. Masukan nominal Sedekah
3. Pilih Bank Transfer BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay, OVO atau Kartu Kredit
4. Klik 'Sedekah'
5. Dapatkan laporan via email

Silahkan untuk share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan sedekah yang terkumpul.

Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang