Hidupi 3 Anak Yatim, Bantu Pak Dedi Penjual Cilok Bertahan

Pandemi semakin mencekik kehidupan para pekerja harian. Sahabat, mari eratkan solidaritas dengan berikan sedekah terbaikmu untuk Pak Dedi dan para pedagang kaki lima!

Simpan

Hidupi 3 Anak Yatim, Bantu Pak Dedi Penjual Cilok Bertahan

Target

0 0

0%
0 62 hari tersisa

Hidupi 3 Anak Yatim, Bantu Pak Dedi Penjual Cilok Bertahan

Update : 04 Aug, 2021


Pandemi covid-19 memberikan dampak hampir ke seluruh lapisan masyarakat, tak terkecuali para pedagang kaki lima (PKL). Pandemi semakin mencekik kehidupan para pedagang kaki lima, belum lagi dengan kebijakan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) diperpanjang.

Tak sedikit dari para pedagang kaki lima yang harus gulung tikar karena omset tak menutup modal. Belum lagi beberapa lokasi yang ditutup membuat para pedagang kaki lima mau tak mau harus berpindah tempat jualan. Jika beruntung mereka dapat berpindah berjualan ke lokasi yang strategis, namun jika tidak maka mau tak mau harus memutar otak untuk dapat memberi makan keluarga.

205a342fd5590c4ea7704d222baeb660.jpg

Pak Dedi menjadi salah satu pedagang kaki lima yang terdampak kebijakan tersebut. Selama 6 tahun ia merantau di Kulon Progo dan berjualan cilok di Alun-Alun Wates untuk membiayai 6 anggota keluarga dan 3 anak yatim.

“Saya disini merantau dari Bandung, harus biayai 6 anggota keluarga dan 3 anak yatim. Mau pulang gak ada biaya, tapi bertahan di sini ya gak bisa makan. Saya harus gimana mba?”, curhat Pak Dedi kepada tim ACT-MRI.

Saat ini omset Pak Dedi anjlok 80%, tiga anak yatim yang biasa membantunya terpaksa ia hentikan sementara karena tak sanggup membayar upah. Padahal tiga anak yatim tersebut membantu berjualan cilok agar dapat membayar sekolahnya.

ceba08aa493efa0bfbb2a027eed7ddef.jpg

“Jangankan kepikiran untuk bayar kontrakan, untuk makan sehari-hari saja saya sudah was-was ini mba. Kalo gaada uang nanti anak-anak dikasih makan apa”, tambah Pak Dedi.

Saat ini Pak Dedi hanya bisa pasrah, setiap hari ia tetap berusaha menjual cilok walaupun penghasilannya turun drastis.

ef8c293465ed1535b50ca7ab11a7cc02.jpg

“Buat orang kecil kayak saya ini ya pilihannya cuma dua, mati karena corona atau mati karena kelaparan. Saya juga pengennya ikut aturan, tapi nanti kalau saya di rumah nanti anak-anak dikasih makan apa," lanjut pak Dedi.

“Manusia yang paling dicintai oleh Allah adalah manusia yang paling banyak bermanfaat dan berguna bagi manusia yang lain. Sedangkan perbuatan yang paling dicintai Allah adalah memberikan kegembiraan kepada orang lain atau menghapus kesusahan orang lain, atau melunasi utang orang yang tidak mampu untuk membayarnya, atau memberi makan kepada mereka yang sedang kelaparan dan jika seseorang itu berjalan untuk menolong orang yang sedang kesusahan itu lebih aku sukai daripada beri’tikaf di masjidku ini selama satu bulan.” (HR. Thabrani).

a530b8cd21fe42730430191c022dc2fe.jpg

Insya Allah ACT-MRI Kulon Progo akan memberikan bantuan berupa paket pangan untuk keluarga Pak Dedi dan para pedagang kaki lima, harapannya bantuan yang diberikan dapat membantu bertahan di tengah pandemi yang terus berkepanjangan.

Sahabat, ringankan beban Pak Dedi dan para pedagang kaki lima yang terdampak pandemi dengan sedekah terbaik kita. Insya Allah ACT-MRI Kulon Progo tengah berupaya untuk mendampingi agar usahanya dapat bangkit kembali. Bantuan melalui sedekah tertulusmu amat dinantikan di masa-masa sulit ini!

Salurkan sedekah terbaikmu dengan cara:

1. Klik Sedekah Sekarang
2. Masukkan nominal sedekah
3. Masukkan informasi pelengkap dan pilih metode transfer seperti BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Sedekah
5. Dapatkan laporan sedekah dari email dan atau whatsapp yang kamu cantumkan

Jangan lupa share program sedekah ini agar semakin banyak yang ikut membantu.
Salam hangat!

*dengan bersedekah melalui laman ini, kakak telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang