Ardiansyah, Bayi Satu Tahun Anak Buruh Jahit Kulit Harus Hidup Tanpa Anus

Bertahan hidup tanpa anus, bayi Ardiansyah harus pakai plastik di perutnya untuk BAB. Ayo, beramal jariyah dengan tunaikan sedekah terbaikmu untuk operasi Ardiansyah dan bantuan hidup untuk keluarganya yang saat ini sedang kesulitan!

Simpan

Ardiansyah, Bayi Satu Tahun Anak Buruh Jahit Kulit Harus Hidup Tanpa Anus

Target

0 0

0%
0 33 hari tersisa

Ardiansyah, Bayi Satu Tahun Anak Buruh Jahit Kulit Harus Hidup Tanpa Anus


Ardiansyah (1 tahun), bayi dari orang tua yang bekerja sebagai buruh jahit bahan kulit di Garut, sejak lahir harus hidup tanpa lubang anus. Kini Ardy hanya BAB dengan lubang di perutnya yang dilubangi beberapa bulan lalu dengan uang yang seadanya. Meskipun sudah ada lubang dan bisa BAB, tapi Ardy ingin punya lubang anus agar sama seperti manusia normal lainnya.

Bayi aktif dan ganteng ini namanya Ardiansyah, kini ia berusia 1 tahun lebih 1 bulan. Satu tahun lalu ia dilahirkan dengan normal di salah satu bidan di Garut. Orang tua Ardi tidak mengetahui bahwa anaknya mengalami kelainan organ tubuh, begitupun bidan yang menangani Ardi lahir pun tidak melihat ada kelainan.

d45c9b7c3c7697d87f4005cb259950ec.jpg

Ketika berusia satu minggu, Ardiansyah mengalami kembung di perutnya, lalu diperiksa ke bidan dan bidan hanya mengatakan kembung biasa. Setelah diperiksa Ardiansyah bukan membaik tapi malah muntah kotoran, orang tua Ardi pun panik, langsung memeriksakan ke Rumah sakit untuk penanganan medis yang lebih lengkap. Dokter pun mendiagnosa bahwa Ardiansyah hidup tanpa anus sehingga harus dioperasi dengan membuatkan lubang di perut sisi kirinya. Alhamdulillah, kini Ardiansyah bisa BAB meskipun harus mengeluarkan kotoran melalui lubang buatan.

Operasi pertama dilakukan di Rumah Sakit di Bandung setelah mendapatkan rujukan dari dokter di Rumah Sakit di Garut dengan biaya seadanya, meminjam sana-sini. Operasi saat itu berjalan dengan lancar, tapi ada insiden kalau selang infus yang dipakai tertinggal di kaki kirinya sampai sekarang, orang tua ardiansyah mengatakan antara keteledoran pihak RS atau Ardi yang terlalu aktif ketika proses pengobatan.

5dc2d5579084f9e4ba12916919629757.jpg

Orangtua Ardiansyah yaitu pak komar hanya berprofesi sebagai tukang jahit bahan kulit yang penghasilannya tidak bisa diprediksi, apalagi di masa pandemi seperti ini. Orderan semakin sepi, sedangkan kebutuhan sehari-hari harus tetap ada, ditambah harus membiayai anaknya Ardiansyah yang hidup tanpa anus.

Akhirnya, kini Ardiansyah hidup masih tanpa anus karena belum ada uang untuk melakukan operasi. Setiap pekannya pak Komar harus membeli lem ke RS di Bandung untuk menutupi bagian ususnya yang sering keluar kalau ia sakit panas.

Ketika sakit panas, Ardiansyah mengeluarkan seluruh ususnya melalui lubang tersebut dan memenuhi kantong keresek. Saat panas sudah reda, usus yang keluar masuk dengan sendirinya ke dalam perutnya. Selain itu, Ardiansyah juga harus tetap terpasang kantung plastik untuk menampung kotoran yang keluar, ukurannya seperti infus yang harus terpasang setiap saat.

aa5284803a6ffa8945c7f1522e4c47c7.jpg

"Barangsiapa membantu kebutuhan saudaranya, maka Allâh Azza wa Jalla senantiasa akan menolongnya. Barangsiapa melapangkan kesulitan orang Muslim, maka Allâh akan melapangkan baginya dari salah satu kesempitan di hari Kiamat," (HR. Bukhâri).

Insya Allah tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) Garut akan memberikan biaya operasi lubang anus untuk ardy agar bisa hidup normal seperti anak yang lainnya. Serta memberikan santunan untuk keluarga Ardiansyah.

Jangan sampai keceriaan ini berubah dengan tangisan Ardiansyah yang terus bertahan hidup tanpa anus. Mari bantu berikan biaya untuk operasi anus Ardiansyah agar bisa normal seperti anak yang lainnya!

Salurkan sedekah terbaikmu dengan cara:

1. Klik Sedekah Sekarang
2. Masukkan nominal sedekah
3. Masukkan informasi pelengkap dan pilih metode transfer seperti BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Sedekah
5. Dapatkan laporan sedekah dari email dan atau whatsapp yang kamu cantumkan

Jangan lupa share program sedekah ini agar semakin banyak yang ikut membantu.
Salam hangat!

*dengan bersedekah melalui laman ini, kakak telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang