Rumah Miring Pak Sahri

Pak Sahri dan keluarganya harus hidup di rumah miring miliknya yang sudah tidak layak lagi.

Simpan

Rumah Miring Pak Sahri

Target

0 0

0%
0 42 hari tersisa

Rumah Miring Pak Sahri

Update : 18 Aug, 2021


Gawai staf Admin tim ACT Metro-Lamteng bergetar dengan notifikasi khas masuknya pesan WA. Ada beberapa foto dan kalimat penjelasan mengenai rumah yang nampak memprihatinkan dari kawan-kawan Dewan Kerja Ranting (DKR) Pramuka di Anak Tuha, salah satu kecamatan di Lampung Tengah.

Kamis pagi, lima hari sebelum perayaan kemerdekaan Indonesia, tim ACT Metro-Lampung menuju Anak Tuha. Dengan dipandu oleh kawan-kawan DKR Anak Tuha, alhamdulillah kami sampai di lokasi yang dimaksud.

Kami terkejut begitu kami sampai di lokasi yang ditunjukkan oleh kawan-kawan DKR, betul adanya foto tersebut. Rumah tersebut ada di tengah kebun karet, dinding bagian depannya sudah miring dan ditopang tiga kayu agar tidak rubuh. Dindingnya terbuat dari anyaman bambu sederhana dan atap gentingnya beberapa bagian sudah rapuh.

584f7989d342b88be0f4759e6104e0e7.jpg

Seorang laki-laki paruh baya menyambut kami, Sahri namanya. Beliau ialah kepala keluarga yang menghidupi istri, anak-anak, dan cucunya sekaligus di rumah itu dari kerja serabutan. Ada yang butuh pekerjaan kuli bangunan, Pak Sahri dan Yono, anak laki-lakinya yang bahkan tidak sempat menyelesaikan SD tersebab biaya, berangkat untuk mengerjakannya. Ada yang membutuhkan untuk membersihkan pemakaman dekat rumah beliau, beliau dan anaknya tersebut berangkat mengerjakannya. Dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya. Namun meski demikian, tidak masuk di dalam kamus beliau untuk meminta-minta.

db5d4a7c22b26bfd426a98fe8cbdab22.jpg
1190e4ff79c456ef170e2579672167b8.jpg
9a489bf543dbd4904d8b2a77408f72d4.jpg
8088a5d74c7cce1c92b32b95c4d0e029.jpg

"Listrik di rumah gak ada, Pak. Kami dapet listrik nyambung dari makam (pemakaman. red), kebetulan saya yang diminta ngurus tokennya." Tutur Pak Sahri malu-malu ketika kami tanya terkait pemenuhan listrik rumah beliau.

Bu Wasirah istri beliau juga bekerja serabutan guna membantu kebutuhan rumah tangga.

Belum lagi anak beliau yang paling bungsu, Amel, saat ini sedang hamil 6 bulan dengan anak laki-laki lucu menggemaskan usia 8 bulan, Farel namanya. Suami Amel bekerja di Bandar Lampung sebagai buruh perusahaan roti yang pulang satu bulan sekali untuk menemui istri dan anak tercintanya tersebut.
ee57e7ffee40b9bbd527abfa43b07189.jpg
4c586dd3452158993b66b8931fca9954.jpg
Sahabat dermawan, masih banyak keluarga dengan kondisi yang sama dengan Pak Sahri, bahkan mungkin lebih memprihatinkan lagi. Harta yang menurut kita sedikit, namun akan sangat berharga bagi mereka.

97df844304d0980f441d13a659e4cdaa.jpgc60e2a21411b0dda58bef6b52460bf7c.jpg

Salurkan sedekah terbaikmu dengan cara:

1. Klik Sedekah Sekarang
2. Masukkan nominal sedekah
3. Masukkan informasi pelengkap dan pilih metode transfer seperti BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Sedekah
5. Dapatkan laporan sedekah dari email dan atau whatsapp yang kamu cantumkan

Jangan lupa share program sedekah ini agar semakin banyak yang ikut membantu.
Salam hangat!

*dengan bersedekah melalui laman ini, kakak telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang