Bangkrut Ditipu Pegawai Sendiri, Mari Bantu Usaha Ibu Rini Bangkit

Ibu Rini (50 tahun) harus merasakan pahitnya kebangkrutan usaha, karena ditipu oleh pegawainya sendiri. Kini ia tengah berupaya untuk kembali membangkitkan usahanya. Yuk bantu ibu Rini bangkit dengan sedekah terbaikmu!

Simpan

Bangkrut Ditipu Pegawai Sendiri, Mari Bantu Usaha Ibu Rini Bangkit

Target

0 0

0%
0 62 hari tersisa

Bangkrut Ditipu Pegawai Sendiri, Mari Bantu Usaha Ibu Rini Bangkit


Assalamualaikum Sahabat Dermawan, pada kesempatan yang baik ini, izinkan kami memperkenalkan seorang ibu tangguh asal Klaten.

Namanya adalah ibu Rini. Dahulu beliau adalah seorang pengusaha kerupuk sukses di Semarang. Usahanya ini dirintis sejak tahun 2010, awalnya semua pekerjaan dilakukannya sendiri mulai dari menggoreng, hingga mensistribusikan dagangannya.

Tak memerlukan waktu lama, usaha ini pun mulai berkembang. Pengerjaan yang tadinya dilakukan sendirian, akhirnya dibagi tugas pada 10 karyawan. Belum lama mengecap manisnya hasil usaha, di tahun 2018 ibu Rini dihadapkan pada sebuah ujian. Usahanya bangkrut karena ditipu oleh karyawannya sendiri, tak terhitung berapa banyak kerugian yang ia alami. Bahkan semua aset dan pabriknya harus dijual demi menutupi kerugian tersebut.

40660fa8e97bf3c5facddc0354bb921c.jpg

Tak ingin berlarut-larut dalam bayang-bayang kebangkrutan, perempuan berusia 50 tahun ini memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya, Klaten untuk memulai usahanya lagi dari nol. Keputusan ini memang tak mudah, sebab beliau tak memiliki rumah di sana.

Setibanya di Klaten, keluarga ibu Rini bersama beberapa kerabatnya yang berjumlah 8 orang, harus tinggal berdesakan menumpang di halaman belakang rumah orang. Mereka pun membangun rumah bedeng yang atapnya terbuat dari seng bekas dan mengandalkan bambu sebagai tiang penyangga.

478d90725d6fea5ae4661d03b036c367.jpg

Dengan segala keterbatasan yang dimiliki, ibu Rini mencoba untuk bangkit dan memulai kembali usahaknya. Walau dengan modal yang sangat terbatas, beliau mencoba memulai berdagang kerupuk kembali. Tak hanya kerupuk kali ini, ia cuma membukan usaha warung angkringan dari pukul 6 pagi hingga 1 dini hari.

"Alhamdulillah sedikit-sedikit hasilnya bisa digunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari," ungkap ibu Rini.

Saat ini hanya usaha inilah yang menjadi ladang rezeki bagi keluarga ibu Rini dan kerabatnya, sebab anak-anak beliau masih kesulitan mendapatkan pekerjaan tetap di masa pandemi ini. Warungnya pun kerap kali sepi pembeli, karena kondisi ini ia berencana untuk membuka warung sayur matang agar dapat menghadirkan banyak pilihan bagi para pembeli.

e39b9cffd1107ea946676868ff5358c2.jpg

Namun karena kekurangan modal, ibu Rini bisa membuka warung ini. Melihat kondisi ini, Insya Allah tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) berikhtiar untuk membantu modal usaha beliau, agar dapat memperbaiki kondisi ekonominya dan keluarga, serta bisa mendapatkan tempat tinggal yang lebih baik.

Sesungguhnya Allah akan menolong seorang hamba-Nya selama hamba itu menolong orang lain.” (Hadits Muslim, Abu Daud Dan Tirmidzi).

Yuk Sahabat, kita saling menguatkan di masa serba tidak menentu ini!

Salurkan sedekah terbaikmu dengan cara:

1. Klik Sedekah Sekarang
2. Masukkan nominal sedekah
3. Masukkan informasi pelengkap dan pilih metode transfer seperti BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Sedekah
5. Dapatkan laporan sedekah dari email dan atau whatsapp yang kamu cantumkan

Jangan lupa share program sedekah ini agar semakin banyak yang ikut membantu.
Salam hangat!

*dengan bersedekah melalui laman ini, kakak telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang