Raih Pahala Jariyah, Bantu Bebaskan Lahan Pondok Pesantren Daarus Said

Dana untuk membebaskan lahan Pondok Pesantren Daarus Said tak dapat dipenuhi karena pandemi. Akhirnya para santri terancam kehilangan tempat bernaung. Mari bantu mereka dengan memanfaatkan peluang amal jariyah ini!

Simpan

Raih Pahala Jariyah, Bantu Bebaskan Lahan Pondok Pesantren Daarus Said

Target

0 0

0%
0 72 hari tersisa

Raih Pahala Jariyah, Bantu Bebaskan Lahan Pondok Pesantren Daarus Said

Update : 20 Aug, 2021


Pondok Pesantren Daarus Said, dibangun atas rasa keprihatinan Ustadz Mahmudi ketika melihat banyaknya anak-anak yatim piatu dan prasejahtera yang tidak mendapatkan kesempatan untuk mengenyam pendidikan formal dan agama yang memadai. Akhirnya pada 2008 silam, Ustadz Mahmudi memutuskan untuk mengontrak rumah petak di Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang dan menjadikannya sebuah panti asuhan berkonsep pondok pesantren.

d4588bf290e4e8c0cb681988706fe9a1.jpg

Tak disangka, antusiasme anak-anak untuk mengaji sangat luar biasa hingga kontrakan tersebut penuh sesak dengan aktivitas para santri. Tidak hanya memberikan pendidikan agama, Ustadz Mahmudi selaku Pembina Yayasan Daarus Said juga memfasilitasi anak-anak untuk bersekolah formal tanpa dipungut biaya sepeserpun. Seluruh biaya sekolah, makan sehari-hari, dan perlengkapan belajar ditanggung oleh Yayasan Daarus Said dan para donatur.

Hingga saat ini, terdapat 25 santri yang belajar dan tinggal di Pondok Pesantren Daarus Said. Jumlah inipun sudah tidak dapat lagi ditampung di rumah kontrakan. Lalu pada Januari 2020, akhirnya Yayasan Daarus Said memutuskan untuk membeli sebidang tanah di Jalan Palir Utara, Kelurahan Podorejo, Kecamatan Ngalian, Kota Semarang.

d3c1a5deb7b6a59abda778c90b6a503f.jpg

Dengan dana terbatas, pembayaran tanah pun dilakukan dengan mencicil. Namun diluar dugaan, saat pandemi melanda, proyeksi penggalangan dana yang ditargetkan untuk melunasi sebidang tanah itupun gagal terwujud. Hingga akhirnya Ustadz Mahmudi meminta agar tenggat waktu pelunasan di perpanjang.

Meski tengah dihadapkan pada ujian, tetapi ikhtiar untuk mewujudkan ponpes tetap dilakukan. Masyarakat bergotong-royong untuk menghadirkan bangunan semi permanen, ada yang menyumbang bambu, asbes, pasir dan sebagainya. Alhamdulillah bangunan sementara pun selesai dan dapat digunakan anak-anak untuk mengaji dan bermukim para santri yatim prasejahtera di sana.

34efeb28e21fc9b0e9a5083507bf2953.jpg

Sahabat Dermawan, tidakkah kisah perjuangan Ustadz Mahmudi dan para santri Daarus Said, untuk mendapatkan tempat belajar yang layak menggerakkan hatimu?

"Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau doa anak yang sholeh” (HR. Muslim).

Insya Allah tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) Jawa Tengah akan membantu penggalangan dana untuk membebaskan lahan pondok pesantren yang sudah jatuh tempo. Semoga ikhtiar ini juga bisa membantu pembangunan infrastruktur dan memenuhi kebutuhan perlengkapan belajar para santri di Pondok Daarus Said, Amin.

209973245fc64191c191eaa132e310c6.jpg

Yuk jangan biarkan para santri kehilangan tempat belajarnya. Mari bantu mereka dengan sedekah terbaikmu, semoga ini akan menghadirkan pahala jariyah dan sumber keberkahan bagi kita semua.

Salurkan sedekah terbaikmu dengan cara:

1. Klik Sedekah Sekarang
2. Masukkan nominal sedekah
3. Masukkan informasi pelengkap dan pilih metode transfer seperti BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Sedekah
5. Dapatkan laporan sedekah dari email dan atau whatsapp yang kamu cantumkan

Jangan lupa share program sedekah ini agar semakin banyak yang ikut membantu.
Salam hangat!

*dengan bersedekah melalui laman ini, kakak telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang