Tempuh Jarak 15 KM, Bangun Pipanisasi Air untuk Warga Kalilirip

Sudah puluhan tahun Desa Kalilirip mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Warga pun harus berjalan cukup jauh untuk mendapatkannya. Mari bangun pipanisasi untuk mudahkan akses air mereka!

Simpan

Tempuh Jarak 15 KM, Bangun Pipanisasi Air untuk Warga Kalilirip

Target

0 0

0%
0 66 hari tersisa

Tempuh Jarak 15 KM, Bangun Pipanisasi Air untuk Warga Kalilirip

Update : 26 Aug, 2021


Sahabat, mungkin kamu sudah tak asing lagi dengan masalah kekeringan yang dialami beberapa daerah di Indonesia. Kali ini, kisah datang dari Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang, kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Sudah berpuluh-puluh tahun, solusi ampuh untuk mengatasi kekeringan di desa ini belum ditemukan.

Di saat musim kemarau tiba, hanya ada 2 titik sumur yang menjadi tumpuan bagi warga sekitar, yang satu berada di Balai Desa (dataran rendah) dan satu lagi di dalam perkebunan warga. Setidaknya jarak yang harus ditempuh warga dari pemukiman hingga ke titik masing-masing sumur sejauh 3 km.

Saat ini, sebanyak 860 warga Desa Kalilirip bergantung pada sumur galian tersebut, mereka bahkan rela melewati jalanan yang terjal, dengan medan naik turun dan jalanan yang berupa bebatuan curam yang licin demi mendapatkan air yang bersih.

5c0f4fb727647079a6bc89d8e241523d.jpg

Perjalanan untuk mendapatkan air ini, tentu tidaklah mudah. Para warga harus mengangkat ember dan jerigen dan melalui jalanan terjal tersebut. Maka tak jarang air yang dibawa itu sudah banyak yang tumpah di jalan, hingga sampai ke rumah hanya sedikit yang tersisa.

Di lain sisi, tenaga mereka juga terkuras habis karena harus harus bolak balik 5 kali untuk mengambil air, total jarak yang mereka tempuh setiap harinya mencapai 15 km dan tak sedikit anak-anak mereka juga ikut membantu mengambil air.

Pak Toharin (42 tahun), adalah salah satu warga yang harus menjalani rutinitas tersebut. Setiap hari, sebelum berangkat kerja, ia harus menyiapkan kebutuhan air setidaknya 200 liter untuk keluarganya. "Nek madang bisa ngutang, nek Banyu utang maring sapa? (Kalau makan bisa hutang, kalo air hutang sama siapa?)" ujarnya.

e928f84a369fdd53acd235105270f29b.jpg

Beliau dan warga Dusun Kalilirip berharap masalah kekeringan air ini dapat segera diselesaikan, hingga mereka dapat mengaksesnya dengan mudah tanpa perlu memikul dan mengantri lagi. Rencana untuk membangun jalur pipanisasi pun telah dirancang, namun karena terkendala biaya pembangunan hal inipun belum dilakukan.

Beberapa ikhtiar lain pun telah warga lakukan, seperti melakukan pengeboran sumur sedalam 102 meter sebanyak 3 kali pada tahun 2011, tetapi usaha ini tak membuahkan hasil karena lapisan tanah didominasi bebatuan keras dan minim sumber air.

Melihat kondisi ini, Insya Allah tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) Purwokerto akan membangun pipanisasi untuk warga Dusun Kalilirip. Tidak hanya itu, kami juga akan melakukan pemberdayaan warga, agar bisa membantu kondisi perekonomian mereka.

bec9a3986fa9037f7dfc8e9f6ff8340b.jpg

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun bersabda: "Wahai Sahabatku, siapa saja diantara kalian yang menyumbangkan hartanya untuk dapat membebaskan sumur itu, lalu menyumbangkannya untuk umat, maka akan mendapat surga-Nya Allah Ta’ala." (HR. Muslim).

Sahabat Dermawan mari bersama-sama kita wujudkan pembangunan pipanisasi untuk warga Dusun Kalilirip. Insya Allah dari setiap tetesan air yang digunakan warga akan menjadi pahala untuk kita semua. Amin.

Salurkan sedekah terbaikmu dengan cara:

1. Klik Sedekah Sekarang
2. Masukkan nominal sedekah
3. Masukkan informasi pelengkap dan pilih metode transfer seperti BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Sedekah
5. Dapatkan laporan sedekah dari email dan atau whatsapp yang kamu cantumkan

Jangan lupa share program sedekah ini agar semakin banyak yang ikut membantu.
Salam hangat!

*dengan bersedekah melalui laman ini, kakak telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang