Santri dipeolsok Garut,Was-was mengaji di Madrasah pinggir jurang

Miris! Puluhan Santri di Garut Selatan harus belajar mengaji di Mushola Tepi jurang yang bahaya jika terjadi longsor

Simpan

Santri dipeolsok Garut,Was-was mengaji di Madrasah pinggir jurang

Target

0 0

0%
0 102 hari tersisa

Santri dipeolsok Garut,Was-was mengaji di Madrasah pinggir jurang

Update : 30 Aug, 2021


07233786c703ec5045ee32f9ed749a9c.jpg
Puluhsan santri di Langgar (Mushola) Al-Ikhlas Kampung Cijayana RT 04 RW 01 Desa Jagabaya Kecamatan Mekarmukti Kabupaten Garut harus mengaji dengan perasaan was-was karena Mushola tempat mereka belajar berada dipinggir jurang.

Mushola Al-ikhlas sudah berdiri sejak tahun 2002 dengan fungsi awal sebagai tempat sholat lima waktu, menginjak tahun 2004 mushola dijadikan tempat mengaji dengan jumlah santri yang terus bertambah setiap tahunnya. Pengajian dilakukan ba’da ashar dan ba’da magrib dengan rentan usia dari SD-SMA. Tapi pertumbuhan jumlah santri ini tidak dibarengi dengan fasilitas Mushola yang memadai, seperti dari sisi kapasitas hanya bisa menampung 20-30 santri saja. Ukuran Bangunan Mushola memiliki luas tanah 10 M² dan luas bangunan 7 x 8 M². Sungguh ini membuat para santri harus berdesakan ketika belajar.
a6f77bd50d58bb67eb374cd2a9f0526b.jpg

Selain ukuran Muhola yang overloud, Muhsola ini juga berdiri dipinggir jurang yang membuat santri, orang tua serta pengajar harus was-was apalagi dimusim hujan. Longsor mungkin bisa saja terjadi, melihat bangunan yang berada dibibir jurang yang langsung menghadap ke sungai.

Salah-seorang orangtua santri yang merupakan alumni santri disini juga yaitu Ibu Ita irawan mengaku was-was kalau ketika musim hujan, takut bangunan terbawa longsor dan juga atap suka bocor dan dinding rembes terkena air.

fa86747f673c63fb3cd5c53b1d814223.jpg

Selain bangunan yang membahayakan, Mushola ini juga hanya memiliki tempat wudu seadanya,dengan 1 tempat wudu dan 1 tempat BAB yang terbuka tidak ada penutup atap dan juga pintu.

Warga Sekitar dan orang tua santri bukan tak ingin melakukan swadaya untuk merenovasi,tapi mayoritas warga yang merupakan buruh tani dan nelayan, membuat mereka susah untuk mensisihkan uangnya karena hanay cukup untuk makan sehari-hari.

Pengajar disini tidak membebankan biaya yang mahal kepada orang tua santri, mereka hanya menerima uang untuk operasional listrik serta alat tulis menulis.

Santri,orang tua dan pengajar kini berharap Bangunan bisa direnovasi atau dibangun lebih layak lagi, tidak dipinggir jurang seperti sekarang.

Salurkan sedekah terbaikmu dengan cara:

1. Klik Sedekah Sekarang
2. Masukkan nominal sedekah
3. Masukkan informasi pelengkap dan pilih metode transfer seperti BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Sedekah
5. Dapatkan laporan sedekah dari email dan atau whatsapp yang kamu cantumkan

Jangan lupa share program sedekah ini agar semakin banyak yang ikut membantu.
Salam hangat!

*dengan bersedekah melalui laman ini, kakak telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang