Masih Dagang Keliling di Usia 91 Tahun, Bantu Kakek Sani Punya Kios Sederhana

Kakek berusia nyaris seabad ini masih terus berjuang di bawah terik mentari demi menafkahi diri dan istri. Yuk, bantu hadirkan kios sederhana, agar ia bisa nyaman bekerja

Simpan

Masih Dagang Keliling di Usia 91 Tahun, Bantu Kakek Sani Punya Kios Sederhana

Target

0 0

0%
0 64 hari tersisa

Masih Dagang Keliling di Usia 91 Tahun, Bantu Kakek Sani Punya Kios Sederhana

Update : 01 Sep, 2021


"Bukan golongan kami orang yang tidak menyayangi yang lebih muda atau tidak menghormati yang lebih tua." (HR. Tirmidzi)

---
Ini kisah tentang Kakek yang usianya nyaris satu abad. Kakek Abdul Sani, namanya, berusia 91 tahun. Lelaki tua dengan tubuh yang tampak mungil ini sehari-hari berjualan di pertigaan Tugu Bongki Tambang, kadang juga di Halte Bus sekolah SMP 1 di Desa Belegen Mulia, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Aceh.

2b2c93930da8af56c7844498925327db.jpg

Kondisi yang sudah renta tak membuatnya berputus asa serta berpangku tangan pada keadaan. Semangatnya demi meneruskan hidup dan menafkahi istri tercinta tampak tak pernah hilang. Walau tenaganya tak sekuat anak muda, namun tekadnya kuat untuk mencari pundi-pundi rezeki di bawah sengatan matahari.

7208496f0fbe57ce74d9fb4d5beb66fb.jpg

Dengan gerobaknya yang unik dan dipenuhi beberapa jenis buah-buahan, seperti pisang, rambutan, jeruk dan manggis, Beliau setia menanti pembeli. Buah-buahan itu ia beli dari pasar, lalu dijual dengan keuntungan begitu kecil; hanya dua ribuan hingga lima ribuan saja. Selain itu, Kakek Abdul Sani menaruh beberapa jenis permainan anak-anak yang jadi daya tarik gerobaknya. Permainan yang Beliau simpan di gerobaknya cukup klasik seperti kelereng dan lembaran kertas yang berisikan gambar-gambar yang digemari anak-anak.

db8b140029a9b51928c0974a7468c479.jpg

Terbersit dalam benak Kakek Abdul Sani untuk "pensiun" sebagai pedagang keliling. Beliau ingin mengistirahatkan tubuhnya dan bekerja dari rumah saja bersama sang istri yang selalu mendampinginya dalam segala kondisi. Tentu, kemampuan fisiknya telah menurun seiring waktu, seperti gerobaknya yang juga mulai melapuk. Beliau ingin membuka kios kecil-kecilan, namun ketiadaan modal membatasinya.

Tim ACT Subulussalam tergerak memberikan bantuan terbaik untuk Kakek Abdul Sani, yang bisa mendukung Beliau bekerja dengan nyaman tanpa harus mendorong gerobak yang berat. Namun ikhtiar ini bisa terwujud atas bantuan Sahabat Dermawan. Maukah Sahabat membantu menghadirkan modal usaha untuknya?

Yuk Sahabat, ringankan beban kakek dan sang istri di usia senja dengan modal usaha lewat sedekah terbaik kita. InsyaAllah MRI ACT subulussalam tengah berupaya maksimal untuk mendampingi Kakek Abdul Sani. Partisipasimu lewat laman aksi ini akan sangat membahagiakan Beliau dan istri.

Salurkan sedekah terbaikmu dengan cara:

1. Klik Sedekah Sekarang
2. Masukkan nominal sedekah
3. Masukkan informasi pelengkap dan pilih metode transfer seperti BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Sedekah
5. Dapatkan laporan sedekah dari email dan atau whatsapp yang kamu cantumkan

Jangan lupa share program sedekah ini agar semakin banyak yang ikut membantu.
Salam hangat!

*dengan bersedekah melalui laman ini, kakak telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang