MCK layak untuk warga pesisir Kampung Buttue

Sudah 30 tahun lamanya, sekitar 178 jiwa dari 55 KK masih menggunakan MCK tidak layak dan bersih

Simpan

MCK layak untuk warga pesisir Kampung Buttue

Target

0 0

0%
0 102 hari tersisa

MCK layak untuk warga pesisir Kampung Buttue

Update : 14 Sep, 2021


Tidak memiliki MCK layak, warga menggunakan MCK umum di tepi sungai untuk membuang kotoran.
Assalamualaikum Sahabat,
kali ini kabar datang dari saudara kita yang tinggal di daerah kepulauan Pangkep, Sulawesi Selatan. Kehidupan masyarakat pra sejahtera yang tinggal disana membutuhkan uluran tangan terbaikmu. 5362ca04a5461eacefcb0c09c7f2558c.jpg“Sebanyak 53 Kepala Keluarga (KK) menghuni Kampung Nelayan Buttue, mayoritas dari mereka bekerja sebagai nelayan dan petani rumput laut dengan penghasilan dibawah rata-rata”.

Tergolong masyarakat pra sejahtera dengan penghasilan dibawah rata-rata, warga di Kampung Nelayan Buttue, Desa Kanaungan, Kec. Labakang, Kab. Pangkep, Prov. Sulawesi Selatan, bangun jamban (MCK) dari sedekah gotong royong masyarakat setempat.

Sebanyak 3 Jamban (MCK) yang dibangun di tepi sungai, kini sudah tidak layak lagi digunakan karena sudah hampir roboh.
64ef82b4860589312ca6254d56c0e261.jpg
Sejak berdirinya Kampung tersebut, fasilitas berupa MCK dibangun dari sedekah patungan warga sejak dulu. Kondisi jambang yang dibangun dengan seadanya dari papan dan seng bekas warga, kini sudah tidak memungkinkan lagi layak pakai.

“Kampung pesisir yang berada di Kabupaten Pangkep tersebut, dimana warga setiap harinya membuang limbah kotoran (manusia) ke aliran sungai karena tidak memiliki jambang yang layak seperti daerah perkotaan pada umumnya”.4fda3ebc6f5dbd817cf4962a96ee660a.jpg
Meski sudah tidak layak pakai, warga yang tinggal disana tetap nekat menggunakannya karena tidak ada jamban lain.

Ironisnya…!!! “Air yang digunakan untuk membersihkan kotoran mereka menggunakan air sungai yang berada di bawah jamban tersebut, karena berpikir air sungai yang mengalir. Warga tetap menggunakan air itu saja karena tidak ada air yang lain”. Jelas Ilwanti dari Tim Relawan Aksi Cepat Tanggap saat setelah melakukan assesment di Kampung Buttue, Pangkep.

Krisis air bersih juga sangat berdampak pada pemenuhan air layak konsumsi bagi masyarakat Kampung Buttue yang tingga disana.

“Tak hanya penghasilan yang sangat minim untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kampung Nelayan Buttue, permasalah kebutuhan air bersih untuk keperluan beribadah dan konsumsi pun menjadi salah satunya”, tambah Ilwanti. dd34bb0f6e1bf365b2c025ca7cb95ac0.jpg Tinggal di kampung terisolir, tentunya pemenuhan kebutuhan yang layak menjadi harapan masyarakat kampung Nelayan Buttue.

“Jika memungkinkan dibangun sumur disini kami sangat bersyukur, karena kami sangat kekurangan air bersih yang layak konsumsi, terlebih lagi jika musim kemarau tiba”, Ungkap Saripuddin, Ketua RT saat berjumpa dengan tim relawan Aksi Cepat Tanggap.

Warga biasanya menggunakan air hujan untuk kebutuhan sehari – hari, namun jika musim kemarau mereka harus membeli air di luar perkampungan dengan menggunakan perahu kurang lebih selama satu jam dalam perjalanan. Air bersih yang dibelinya diberikan harga Rp. 1.000 ribu per jergen oleh penjual.

Ayo berikan sedekah terbaikmu, bantu pra sejahtera Kampung Pesisir Nelayan Buttue dirikan MCK layak pakai dan Sumur untuk air bersih yang layak konsumsi.

Salurkan sedekah terbaikmu dengan cara:

1. Klik Sedekah Sekarang
2. Masukkan nominal sedekah
3. Masukkan informasi pelengkap dan pilih metode transfer seperti BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Sedekah
5. Dapatkan laporan sedekah dari email dan atau whatsapp yang kamu cantumkan

Jangan lupa share program sedekah ini agar semakin banyak yang ikut membantu.
Salam hangat!

*dengan bersedekah melalui laman ini, kakak telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang