Tolong! Anak Pengemudi Ojek Terancam Putus Sekolah

Jangan biarkan putus sekolah, bantu sekolahkan anak seorang ibu Tukang Ojek.

Simpan

Tolong! Anak Pengemudi Ojek Terancam Putus Sekolah

Target

0 0

0%
0 93 hari tersisa

Tolong! Anak Pengemudi Ojek Terancam Putus Sekolah

Update : 06 Sep, 2021


Besarkan anak sendirian tanpa seorang suami, ibu Tati rela jadi tukang ojek dan buruh serabutan agar kelima anaknya dapat bersekolah.

Assalamualaikum sahabat, sebuah kisah datang dari seorang ibu tukang ojek yang ingin sekolahkan anaknya yang rela jadi tukang ojek. Kali ini sosok ibu yang berasal dari kota Makassar Sulawesi Selatan.

363d9e1a91523fbd7267736d3a5f3344.jpg
Menjadi ibu sekaligus ayah, ibu Tati (49 tahun) jadi tulang punggung keluarga tanpa seorang suami demi wujudkan cita-cita anaknya yaitu dapat melanjutkan sekolahnya.

“Semenjak suami meninggalkan saya, di saat itu juga saya harus membesarkan kelima anak saya sendirian tanpa bantuan siapapun. Bekerja serabutan termasuk menjadi tukang ojek adalah pilihan satu-satunya untuk saya lakukan, apapun itu selama masih halal”

Ibu yang berprofesi sebagai buruh lepas ini, terus berusaha dan bekerja keras mengumpulkan rupiah demi rupiah agar anaknya bisa bersekolah seperti anak-anak yang lainnya.

Kondisi ekonomi tidak mumpuni, ibu Tati punya cita-cita besar di masa tuanya ingin melanjutkan pendidikan anaknya.

Putus sekolah karena tidak memiliki biaya, anak pertama dan kedua ibu Tati hanya bisa tinggal di rumah membantu sang ibu menjadi pekerja serabutan seperti tukang cuci baju. Cita-cita Fadel Muhammad (26 tahun) dan Novita (23 tahun) harus terhenti di bangku sekolah jenjang SMA dan tidak bisa masuk perguruan tinggi karena biaya kuliah terlalu mahal dan kondisi ekonomi keluarganya tidak mendukung.

Hasil jeri payah ibu Tati sebagai pekerja tukang ojek dengan upah 50.000 – 200.000 ribu rupiah setiap kali kerja, hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Walau kadang kelaparan.

Tak hanya kondisi ekonomi yang buruk, kesehatan ibu Tati pun mulai terganggu.

Walau sering sakit karena kelelahan dalam bekerja, ibu Tati pantang menyerah untuk terus mencari nafkah. “Terkadang sakit badanku dan tidak bisa berbuat apa-apa, kalau sudah sakit begini kadang saya dan anakku tidak makan karena tidak ada pemasukan untuk membeli kebutuhan pokok keluarga”, jelas ibu Faridah saat ditemui oleh tim Aksi Cepat Tanggap di rumahnya.

1c0e9204618287ef7421d1bbeebacc12.jpg Memiliki cita-cita besar, ibu Tati tetap berikhtiar menekuni pekerjaannya itu sebagai pekerja tukang ojek demi sekolah anaknya.

Tidak ingin anak-anaknya kembali putus sekolah, walau kadang sakit ibu Tati tetap memaksakan diri untuk tetap bekerja. Reski dan Soraya (15 tahun) yang merupakan anak kembar ibu Tati, dan kini tengah menempuh pendidikannya di bangku SMP kadang ikut membantu ibunya dengan berjualan Nasi kuning hanya untuk memenuhi keperluan makan sehari-harinya dan kebutuhan sekolahnya seperti kebutuhan perlengkapan sekolah mereka.

Pendidikan sangatlah berharga bagi keluarga mereka, pekerjaan apapun mereka lakukan selama itu halal demi bersekolah.

Anak kelima ibu Tati, Andi Hamida (14 tahun) si bungsu. Berharap cita-citanya tidak direnggut lagi oleh kemiskinan. Harapan terbesar ingin bersekolah ketiga anak terakhirnya berharap ada keajaiban yang dapat mengubah nasib keluarganya.

Sahabat Dermawan, melalui penggalangan dana ini, Aksi Cepat Tanggap ingin mengajak para dermawan, mari wujudkan mimpi besar anak Ibu Tati untuk menyekolahkan anak mereka. Kedermawan kita adalah kesuksesan mereka.

Salurkan sedekah terbaikmu dengan cara:

1. Klik Sedekah Sekarang
2. Masukkan nominal sedekah
3. Masukkan informasi pelengkap dan pilih metode transfer seperti BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Sedekah
5. Dapatkan laporan sedekah dari email dan atau whatsapp yang kamu cantumkan

Jangan lupa share program sedekah ini agar semakin banyak yang ikut membantu.
Salam hangat!

*dengan bersedekah melalui laman ini, kakak telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang