Darurat! Kekeringan Landa Kabupaten Semarang, Bantu dengan Sedekah Air Bersih

Darurat kekeringan telah melanda berbagai wilayah di Indonesia, tak terkecuali Kabupaten Semarang. Kerahkan sedekah terbaik untuk operasional Humanity Watertank, pancarkan air gratis bagi warga terdampak!

Simpan

Darurat! Kekeringan Landa Kabupaten Semarang, Bantu dengan Sedekah Air Bersih

Target

0 0

0%
0 74 hari tersisa

Darurat! Kekeringan Landa Kabupaten Semarang, Bantu dengan Sedekah Air Bersih


Kondisi darurat! Berdasarkan data BPBD Kabupaten Semarang, sebanyak 77 dusun dari 33 desa di wilayah Kabupaten Semarang rawan kekeringan. Puluhan dusun yang rawan kekeringan tersebut tersebar di 14 kecamatan di antaranya Dusun Kropoh Desa Gogodalem Bringin, Dusun Jagir Desa Kedungringin Suruh, dan Dusun Dombo Desa Sukorejo Suruh. Kesulitan air bersih ini mulai dirasakan memasuki akhir bulan Agustus ini.

bd4c5fae825b76866d91dc70091e3530.jpg

Dusun Kropoh yang jadi salah satu wilayah terparah kini nampak sangat gersang. Sumber-sumber air seperti sumur sudah kering kerontang. Warga pun kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari, untuk mandi, minum, dan mencuci. Dusun Kropoh ini termasuk daerah pelosok Kabupaten Semarang dekat perbatasan Kabupaten Grobogan. Dusun di sekelilingnya juga mengalami hal serupa, yaitu kesulitan air bersih ketika musim kemarau tiba. Warga dusun hanya dapat mengandalkan bantuan air bersih dari berbagai pihak. Adapun jika kebutuhan air sedang mendesak dan tak tercukupi, untuk keperluan mandi para warga menjelajah hutan dan mandi di sungai. Kondisi ini terjadi setiap tahun dan tidak terelakkan mengingat kondisi alam dan geografis Dusun Kropoh, Kabupaten Semarang.

d1b054e00d0cd65e3dc6983f4de2b91b.jpg

Berbagai cara dilakukan untuk mendapatkan air bersih.

Mbah Wagina (62) yang tinggal di RT 4 RW 5 Dusun Kropoh, Desa Gogodalem, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang harus mandi di sungai terdekat karena sumber air terdekat di mushola sudah habis.

Begitu pula di Dusun Jagir, Desa Kedungringin, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang. Dusun ini sudah dilanda kekeringan sejak bulan Agustus, diprediksi hingga beberapa bulan ke depan. Sumur galian rumahan milik warga yang hanya berkedalaman 8-10 meter mengering sehingga mereka harus mengambil air dari sawah-sawah yang jaraknya dari dusun sekitar 2-3 km. Mereka coba menggali tempat lainnya namun, airnya yang tak jernih/tak layak konsumsi dan tak cukup memadai, sehingga mau tak mau warga harus membeli air galon untuk kebutuhan konsumsi sehari-harinya.

Saat ini Mbah Wagina, Mbah Sukidi dan warga Kabupaten Semarang lainnya membutuhkan bantuan kita untuk bisa mendapatkan air bersih. Untuk itu, ACT Kabupaten Semarang berikhtiar menghadirkan program distribusi air bersih dengan Humanity Watertank sebagai bentuk tanggap darurat dari ACT untuk membantu menyediakan air bersih bagi masyarakat. Yuk kita bantu!

b5553a72c22404c60469803c3956d4aa.jpg

Salurkan sedekah terbaikmu dengan cara:

1. Klik Sedekah Sekarang
2. Masukkan nominal sedekah
3. Masukkan informasi pelengkap dan pilih metode transfer seperti BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Sedekah
5. Dapatkan laporan sedekah dari email dan atau whatsapp yang kamu cantumkan

Jangan lupa share program sedekah ini agar semakin banyak yang ikut membantu.
Salam hangat!

*dengan bersedekah melalui laman ini, kakak telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang