Darurat Minyak Tanah Untuk Kampung Adat Dukuh Garut

Kebutuhan akan bahan bakar minyak tanah menjadi sangat urgent untuk kebutuhan sehari-hari bagi warga di Kampung Adat Dukuh Desa Ciroyom Kecamatan Cikelet Garut. Minyak Tanah digunakan untuk bahan bakar penerangan aktivitas sehari-hari seperti Mengaji

Simpan

Darurat Minyak Tanah Untuk Kampung Adat Dukuh Garut

Target

0 0

0%
0 102 hari tersisa

Darurat Minyak Tanah Untuk Kampung Adat Dukuh Garut

Update : 14 Sep, 2021


“Yang Sangat Urgent saat ini dibutuhkan oleh warga Kampung Adat Dukuh sekarang adalah minyak Tanah,karena dibutuhkan ketika malam, anak0anak mengaji di madrasah, sholat magrib,isya & subuh serta penerangan saat malam. Tapi tidak dibarengi dengan harganya yang murah, sedangkan ekonomi warga Kampung adat rendah” ungkap salah satu tokoh masyarakat Adat Dukuh Saefudin.
fec1e395c3aba5def42ebcd3c24398f2.jpg

Warga kampung adat dukuh dalam sehari menghabiskan sebanyak 2 liter minyak tanah , dan harga jual dari minyak tanah ini adalah sebesar Rp 12.000. Bukan hal yang mudah untuk mendapatklan minyak tanah, warga harus membeli jauh kepedagang yang biasa berjualan. Tentu dengan harga yang tidak disubisdi oleh pemerintah membuat warga harus mengeluarkan uang lebih untuk membeli minyak tanah. Warga sebenarnya Menginginkan harga minyak tanah disubsidi oleh Pemerintah, tapi hal ini belum juga terwujud.
dfbf39b9db9152820d8a7c657aa48f6e.jpg

Bukan tanpa Alasan warga Kampung adat masih menggunakan Minyak Tanah sebagai bahan bakar utama untuk penerangan dimalam hari. Sebagai warga yang menjungjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal dan budaya leluhur, warga Kampung adat memilih tidak menggunakan listrik ataupun barang elektronik lainnya dikawasan Kampung Adat Dukuh.

c631c7ca1c5294fcbd376fb7010cba66.jpg

Warga Kampung adat dukuh mayoritas adalah lansia yang bekerja diladang sebagai petani, sedangkan anak-anak muda yang sudah berkeluarga memilih untuk keluar dari kampung adat dukuh dalam dan mendirikan rumah diluar batas kampung adat dukuh yaitu di Kampung Adat Dukuh Luar. Berbeda dengan warga Kampung Adat Dukuh dalam yang melarang masuknya listrik,penggunaan alat eketronik dan banyak sekali pantangan untuk penduduk asli ataupun pendatang, warga di Kampung Adat Dukuh Luar hidup normal seperti masyarakat pada umumnya.

Hal inilah yang membuat warga kampung adat dukuh dalam ,dari segi ekonomi lebih susah karena anak-anak mereka banyak sekali yang merantau keluar kota.

Sahabat Dermawan, maukah kamu menjadi bagian dalam membantu warga Kampung Adat Dukuh dimasa pandemi ini untuk memiliki Minyak Tanah yang cukup? Jika kamu mau, kamu bisa melakukannya cukup dengan cara:

Salurkan sedekah terbaikmu dengan cara:

1. Klik Sedekah Sekarang
2. Masukkan nominal sedekah
3. Masukkan informasi pelengkap dan pilih metode transfer seperti BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Sedekah
5. Dapatkan laporan sedekah dari email dan atau whatsapp yang kamu cantumkan

Jangan lupa share program sedekah ini agar semakin banyak yang ikut membantu.
Salam hangat!

*dengan bersedekah melalui laman ini, kakak telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang