Urgent, Bantu Redakan Sakit Para Pasien Hidrosefalus di Pelosok Jombang

Hidrosefalus merupakan penumpukan cairan di rongga otak. Jumlah pasien hidrosefalus di Jombang cukup banyak, tercatat di beberapa kecamatan lebih dari satu pasien. Banyak dari mereka yang pengobatannya terhenti karena kendala financial.

Simpan

Urgent, Bantu Redakan Sakit Para Pasien Hidrosefalus di Pelosok Jombang

Target

0 0

0%
0 53 hari tersisa

Urgent, Bantu Redakan Sakit Para Pasien Hidrosefalus di Pelosok Jombang

Update : 21 Sep, 2021


Sahabat kenalan yuk sama saudara kita yang spesial ini.

Adik Ilul namanya, balita berusia 19 bulan yang mengidap hidrosefalus. Dik Ilul mengidap hidrosefalus sejak dalam kandungan tepatnya usia 9 bulan. Selain Adik Ilul, ada juga Adik Novan. Kini usianya sudah 10 tahun. Dik Novan mengidap hidrosefalus tidak berkembang sejak lahir. Dik Novan sampai saat ini tak bisa bicara, ketika tubuhnya mulai merasa sakit dia akan menangis untuk memberi tahu orang di sekitarnya. Ada juga Kak Slamet usianya 19 tahun, mengidap hidrosefalus sejak lahir. Penderitaannya bertambah lagi ketika diusia 6 tahun ia mengalami kecelakaan dan mengakibatkan kelumpuhan.

Selain ketiga pasien ini, masih banyak sekali pasien hidrosefalus di Jombang yang membutuhkan bantuan kita semua. Dari data yang kami dapatkan di beberapa kecamatan ada lebih dari 1 orang. e2e06ecbc369a597a4fea74463863f6a.jpg
"Memang dua minggu sebelum lahir, dokter sudah memvonis kalau anak kedua saya ini mengalami Hidrosefalus. Begitu dilahirkan kepalanya sudah membesar dan sekarang semakin membesar. Kemarin tiba-tiba menangis dan telinganya mengeluarkan darah. Sedih melihat dia menangis ingin ikut bermain dengan orang sekelilingnya tapi tidak bisa, untuk duduk saja tidak kuat harus digendong dan disangga kepalanyaā€¯ Jelas Ibu Ilul.
716ea1d85b7d63c78856667ddbc6fa7b.jpg
Kedua orang tuanya sudah mengupayakan pengobatan agar putranya sembuh. Namun pengobatan harus terkendala karena tidak adanya biaya. Sehari hari Ayah Dik Ilul berprofesi sebagai buruh di kelapa sawit dan orang tua Dik Novan berprofesi sebagai buruh tani.

"Saya berharap Novan bisa sembuh dan tumbuh seperti anak-anak seusianya," tutur sang Ibu.
e39352bd9289b57b95765009a894c193.jpg
Upaya pengobatan sudah dilakukan untuk mengeluarkan cairan dari kepalanya, tetapi belum ada perubahan signifikan dari tindakan tersebut. Kondisi ini membuat Keduanya seringkali merintih kesakitan karena hidrosefalus yang dideritanya.

Setiap harinya pendapatan orang tua Dik Ilul, Dik Novan, dan Kak Slamet tidak menentu, hanya cukup untuk makan keluarga setiap harinya. Hal ini lah yang menjadi kendala pengobatan dan pengecekan kesehatan mereka.
0e79720163413ebec241ae10a47a2226.jpg
Melihat kondisi ini Insya Allah Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) Jombang berikhtiar membantu poses pengobatan para pasien hidrosefalus, seperti untuk operasi dan terapi, serta memberikan bantuan biaya hidup untuk keperluan keduanya. Maukah kamu turut meringankan ujian keluarga ini?

"Barang siapa melapangkan seorang mukmin dari satu kesusahan dunia, Allah akan melapangkannya dari salah satu kesusahan di hari kiamat. Barang siapa meringankan penderitaan seseorang, Allah akan meringankan penderitaannya di dunia dan akhirat. Barang siapa menutupi (aib) seorang muslim, Allah akan menutupi (aib)nya di dunia dan akhirat. Allah akan menolong seorang hamba selama hamba itu mau menolong saudaranya." (HR. Muslim).

Salurkan sedekah terbaikmu dengan cara:

1. Klik Sedekah Sekarang
2. Masukkan nominal sedekah
3. Masukkan informasi pelengkap dan pilih metode transfer seperti BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Sedekah
5. Dapatkan laporan sedekah dari email dan atau whatsapp yang kamu cantumkan

Jangan lupa share program sedekah ini agar semakin banyak yang ikut membantu.
Salam hangat!

*dengan bersedekah melalui laman ini, kakak telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang