Teguhkan Aqidah Bu Sutari, Mualaf Pejuang Nafkah Keluarga

Kondisi perekonomiannya yang jauh dari garis layak membuat Ibu Sutari bekerja lebih keras lagi, bahkan anaknya tidak sekolah lagi karena keterbatasan biaya. Mari bantu Ibu Sutari dalam mensejahterakan usahanya!

Simpan

Teguhkan Aqidah Bu Sutari, Mualaf Pejuang Nafkah Keluarga

Target

0 0

0%
0 64 hari tersisa

Teguhkan Aqidah Bu Sutari, Mualaf Pejuang Nafkah Keluarga

Update : 24 Sep, 2021


Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah menjelaskan, "Termasuk golongan muallafatu qulubuhum adalah orang yang diharapkan ketika diberikan zakat imannya akan semakin kuat." (Syarh Al-Mumthi’, 6: 227, dikutip dari Rumaysho)

---

Ibu Sutari, pejuang nafkah yang tangguh merupakan seorang Mualaf, atau sebutan bagi mereka yang baru menjadi seorang Muslim. Ia memutuskan memeluk Islam sejak 14 tahun lalu. Tidak mudah jalan yang ditempuh Ibu Sutari demi menjaga dan istiqomah menjadi Muslim yang taat. Banyak cobaan datang menerpa, mulai dari harus kehilangan hangatnya dukungan saudara kandung, hingga tinggal dalam bayang-bayang kemiskinan.

Kini ia tinggal di rumah sederhananya dengan suami dan kedua anaknya, yang semestinya masih duduk di bangku sekolah. Namun anak tertuanya kini harus menjadi buruh selepas lulus SMP demi membantu orangtuanya mencari nafkah.

90feca710625025ee98d289aa3fc1715.jpg

Ibu Sutari sendiri bekerja sebagai buruh cuci dengan upah 250.000 per bulan, sedangkan suaminya bekerja sebagai buruh harian lepas dan beternak bebek, walau hanya 25 ekor. Awal-awal menjadi Mualaf, keluarga Ibu Sutari masih dibantu oleh saudara-saudaranya. Namun, karena terus menerus mendapat penentangan keras dari keluarganya, Beliau memilih tidak dibantu lagi demi mempertahankan aqidahnya. MasyaAllah.

e5b550bc935d8f5118b6f97563650061.jpg

9a4db52112b2f68fb78b12fa458b0792.jpg

Tak jarang, demi bisa memenuhi kebutuhan gizinya untuk keluarganya, ia menukar telur bebek menjadi bahan pangan lainnya seperti beras dan sayuran kepada tetangganya, supaya bisa tetap memenuhi kebutuhan gizi keluarga.

Bu Sutari sangat berharap bisa mendapatkan penghasilan lebih dengan mengembangkan usahanya. Beliau berencana ingin menambah lagi pelanggan cuciannya agar bisa mendapatkan pemasukan lebih besar, yakni dengan membuka usaha laundry bulanan. Apa daya, Beliau belum memiliki cukup modal untuk membeli mesin cuci dan perlengkapan lainnya. Angan-angan ini harus ditunda terlebih dahulu, pasalnya, jelas tidak memungkinkan menambah pelanggan selama masih harus mencuci dan menyetrika secara manual.


69f55e18032662dd18601ff95f9fa69b.jpg

Sesungguhnya, Bu Sutari ini merupakan orang yang sangat beruntung karena sempat diberi hidayah sebelum akhir hayatnya. Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam: "Tidakkah engkau tahu bahwa (masuk) Islam menggugurkan (dosa-dosa) sebelumnya, dan bahwa hijrah menggugurkan (dosa-dosa) sebelumnya, dan bahwa haji menggugurkan (dosa-dosa) sebelumnya” (HR. Muslim no. 121).

Namun, Beliau tetap perlu mendapatkan pendampingan kita selaku saudara. Untuk itu, tim Aksi Cepat Tanggap Klaten mengajakmu ikut serta dalam upaya pemberian bantuan kebutuhan pokok agar Bu Sutari istiqomah dalam aqidahnya, serta mewujudkan impian Ibu Suratmi memiliki usaha laundry agar bisa mandiri secara finansial. Bismillah yuk lancarkan ikhtiar ini!

Salurkan sedekah terbaikmu dengan cara:

1. Klik Sedekah Sekarang
2. Masukkan nominal sedekah
3. Masukkan informasi pelengkap dan pilih metode transfer seperti BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Sedekah
5. Dapatkan laporan sedekah dari email dan atau whatsapp yang kamu cantumkan

Jangan lupa share program sedekah ini agar semakin banyak yang ikut membantu.
Salam hangat!

*dengan bersedekah melalui laman ini, kakak telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang