Sumur Kering Saat Kemarau, Ayo Bangun Sumur untuk Warga Dusun Nabin

Warga Dusun Nabin Kulon Progo terpaksa mencuci, mandi, dan konsumsi air dari sungai karena tak ada air di sumur mereka. Ayo bangun sumur untuk warga Dusun Nabin!

Simpan

Sumur Kering Saat Kemarau, Ayo Bangun Sumur untuk Warga Dusun Nabin

Target

0 0

0%
0 95 hari tersisa

Sumur Kering Saat Kemarau, Ayo Bangun Sumur untuk Warga Dusun Nabin


Pernahkah kamu mencuci, mandi dan mengonsumsi air sungai di kehidupan sehari-hari?

Dusun Nabin terletak sekitar 10 kilometer dari Kota Wates, Kulon Progo. Sebagian besar warganya bekerja sebagai petani dan buruh serabutan dengan penghasilan tidak sampai 1 juta rupiah per bulan. Sudah puluhan tahun Dusun Nabin mengalami kesulitan air. Rata-rata di setiap rumah warga memiliki sumur galian yang dalamnya berkisar 10-15 meter, namun sumur tersebut kering (tak ada air).

21962fdd806b69b8af1a569a1c742614.jpg

Sumur tersebut hanya digunakan untuk menampung air hujan. Namun jika tak ada hujan dan musim kemarau tiba seperti saat ini, sumur tersebut kering. Warga terpaksa mengambil air di sungai yang jaraknya 2 kilometer menggunakan jeriken. Kebersihan air tak menjadi hal penting bagi warga Dusun Nabin, yang mereka tahu kerongkongan tak kering dan baju dapat dicuci.

Pagi setelah subuh para ibu pergi ke sungai untuk mandi dan mencuci pakaian, kemudian lanjut bekerja di sawah. Siang hari warga mandi di sungai kemudian setelah shalat dan makan siang lanjut bekerja di sawah. Sore hari, setelah seharian bekerja warga mandi di sungai sekaligus membawa jeriken air untuk konsumsi di rumah.

899559b50247a47a2755ffdff05d08ac.jpg

Sebelum pandemi, jangan kaget jika di pagi hari melihat segerombolan anak SD menenteng buntalan seragam sekolah dan tas menuju ke sungai. Mereka terbiasa mandi di sungai kemudian lanjut untuk berangkat sekolah. Di rumah mereka tak ada cukup air untuk mandi, mau tak mau mandi di sungai menjadi solusi.

Terdapat satu masjid di Dusun Nabin selalu ramai dengan jamaah, namun seringkali tak ada air untuk berwudhu sehingga warga terpaksa untuk tayamum. Harga tangki air berkisar Rp400.000 per tangki, dan warga tak sanggup membelinya. Bahkan untuk makan sehari-hari pun hanya nasi dan sayur, telur adalah lauk mewah bagi mereka.

bcf1cbe9b15536b5b00f1ade83ad6fc1.jpg

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Ada tujuh hal yang pahalanya akan tetap mengalir bagi seorang hamba padahal dia sudah terbaring dalam kuburnya setelah ia meninggal dunia (salah satunya) orang yang menggali sumur."

Insya Allah, tim ACT-MRI Kulon Progo akan membantu membangun sumur wakaf di area masjid Dusun Nabin beserta pompa air, tempat wudhu, dan kamar mandi sehingga masyarakat menjadi mudah mendapatkan air dan tak perlu memanggul jerigen dari sungai. Insya Allah, setiap tetes air yang mengalir akan mengalir pula pahalanya untuk para pemberi wakaf.

Salurkan sedekah terbaikmu dengan cara:

1. Klik Sedekah Sekarang
2. Masukkan nominal sedekah
3. Masukkan informasi pelengkap dan pilih metode transfer seperti BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Sedekah
5. Dapatkan laporan sedekah dari email dan atau whatsapp yang kamu cantumkan

Jangan lupa share program sedekah ini agar semakin banyak yang ikut membantu.
Salam hangat!

*dengan bersedekah melalui laman ini, kakak telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang