Krisis Air Bersih, Dayah Babul Muta’alimin Butuh Sarana Sanitasi Segera

Santri di Dayah Darul Muta'alimin terbiasa mengirit air karena mereka sering kehabisan air, dan terpaksa menggunakan air kubangan di depan pesantren. Ayo hadirkan sarana sanitasi dan sumur untuk santri di dayah ini!

Simpan

Krisis Air Bersih, Dayah Babul Muta’alimin Butuh Sarana Sanitasi Segera

Target

0 0

0%
0 95 hari tersisa

Krisis Air Bersih, Dayah Babul Muta’alimin Butuh Sarana Sanitasi Segera

Update : 30 Sep, 2021


"Ya kalau sedikit terlambat, terpaksa kami tidak mandi dan harus menunggu air ada besok paginya," ujar Munandar, salah satu santri di Dayah Babul Muta'alimin.

Dayah Darul Muta’alimin merupakan salah satu pesantren yang terletak Desa Buket Panyang Dua, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang. Pesantren ini memiliki jumlah santri hampir 300 orang yang berasal dari berbagai daerah termasuk provinsi tetangga seperti Provinsi Sumatera Utara.

Saat ini para santri harus mengantri dan memakai air dengan cukup hemat, dan sering kehabisan air disaat melakukan aktifitas MCK. Mau tidak mau mereka terpaksa menggunakan air kolam sebagai pengganti air bersih yang habis.

5c388c1c19b5e3634b883faee57eeb49.jpg

Sudah lama pihak pesantren, orangtua dan santri sendiri memimpikan untuk memiliki sebuah sumur, tetapi ini sangatlah berat mengingat santri disini mayoritas berasal dari keluarga prasejahtera dan yatim. Untuk kebutuhan para santri yang kurang mampu saja, dipenuhi dengan cara membuka beberapa usaha seperti laundry, membuat dan menjual batako ke warga sekitar.

Tak jarang juga para santri meminta waktu beberapa hari untuk bekerja paruh waktu agar tetap bisa melanjutkan pendidikannya. Dan ada juga sebagian yang lain dicarikan orangtua asuh untuk membantu membiayai kebutuhan para santri.

c295f3886b3ad8161239b46b66dcb604.jpg

"Saat ini kami dari pihak pesantren sangat kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air para santri, karena untuk membangun sumur membutuhkan daya yang banyak, sedangkan saat ini kami dan para santri sedang bergotong royong membangun asrama untuk para santri," ujar Ustad Darwansyah, Pimpinan Dayah Babul Muata'alimin.

Kebutuhan air saat ini berasal dari sumur bor kecil yang memiliki kedalaman beberapa meter saja, dan dari kolam yang berada tepat di depan asrama santri. Dan dapat dipastikan, setiap harinya ada saja santri yang tidak kebagian air untuk pemenuhan hajatnya. Ketersediaan sumur bor sangatlah penting mengingat kebutuhan air tinggi dan dipakai setiap harinya, apalagi menjelang penerimaan murid baru 2 bulan mendatang.

0ac41433a1c5f0df87bef09b1b5ff272.jpg

"Sedekah apa yang paling engkau sukai?" Jawab beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, "Sedekah air." (HR. Abu Daud, no. 1679)

Insya Allah, Aksi Cepat Tanggap Langsa akan berikhtiar untuk mewujudkan mimpi para santri yang ingin memiliki air bersih sehingga mencukupi kebutuhan untuk MCK dan berwudhu. Dengan harapan para santri dapat belajar dengan nyaman dan semangat.

Ayo Sahabat Dermawan, wujudkan mimpi para santri miliki sumur dan MCK dengan sedekah terbaik kita karena kitalah harapan mereka!

Salurkan sedekah terbaikmu dengan cara:

1. Klik Sedekah Sekarang
2. Masukkan nominal sedekah
3. Masukkan informasi pelengkap dan pilih metode transfer seperti BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Sedekah
5. Dapatkan laporan sedekah dari email dan atau whatsapp yang kamu cantumkan

Jangan lupa share program sedekah ini agar semakin banyak yang ikut membantu.
Salam hangat!

*dengan bersedekah melalui laman ini, kakak telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang