Hadirkan Kafalah, Kuatkan Langkah Juang Para Dai dan Guru Ngaji

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, para dai memiliki caranya sendiri. Mulai dari bertani, memelihara kambing, hingga berdagang. Mari hadirkan kesejahteraan untuk mereka!

Simpan

Hadirkan Kafalah, Kuatkan Langkah Juang Para Dai dan Guru Ngaji

Target

0 0

0%
0 95 hari tersisa

Hadirkan Kafalah, Kuatkan Langkah Juang Para Dai dan Guru Ngaji

Update : 01 Oct, 2021


"Orang hebat bisa melahirkan beberapa karya bermutu, tetapi guru yang bermutu dapat melahirkan ribuan orang-orang hebat."

Salah satu kata mutiara yang penuh makna untuk seseorang yang memiliki peran penting dalam dunia pendidikan. Pejuang pendidikan yang akan melakukan apa pun agar muridnya bisa menjadi orang hebat. Hanya menggunakan sepeda bahkan tak sedikit para dai dan guru ngaji harus berjalan kaki menuju tempat yang mereka ajar, karena tak memiliki kendaraan.

e79b49ba914d124a62b8580605c74f3e.jpg

Sering dipandang sebelah mata, kesejahteraan para dai dan guru ngaji masih menjadi soroton sampai saat ini. Tak hanya satu dua, ada banyak guru ngaji yang belum sejahtera kehidupannya. Padahal, mereka memiliki peran penting dalam menyiarkan agama Islam hingga ke pelosok negeri. Seperti salah satu kisah yang datang dari Ibu Yusma.

Seorang guru ngaji di Rumah Tahfiz Baitul Izza, yang kehidupannya jauh dari kata sejahtera. Beliau harus berjalan kaki menempuh jarak 2,5 kilometer untuk mengajar. Kegiatannya menjadi guru mengaji hanya mendapat upah Rp200 ribu per bulan.

c7063cacf95962c8bd72da4ed2e9d97a.jpg

Untuk kebutuhan hidup keluarga sehari-hari, Bu Yusma membantu suaminya yang bekerja sebagai buruh di ladang dengan penghasilan hanya Rp60 ribu per hari. Tak hanya menjadi buruh ladang, Beliau juga mencari kayu bakar demi menambah pemasukannya.

Hal serupa tidak hanya dialami oleh Bu Yusma saja. Masih banyak dai dan guru ngaji yang hidupnya belum sejahtera. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, para dai memiliki caranya sendiri. Mulai dari bertani, mengurus hewan ternak, hingga berdagang. Hasilnya jauh dari cukup untuk kehidupan harian. Namun tak sedikit pun mengurangi dedikasi mereka.

Melihat kondisi ini, Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) hadir dan siap mendampingi langkah juang para dai dan guru ngaji serta menghadirkan kesejahteraan bagi mereka. InsyaAllah santunan biaya hidup akan kami salurkan untuk para dai dan guru ngaji di pelosok negeri, sebagai bentuk dukungan tertinggi atas dedikasi dan keikhlasan mereka mengajar setiap hari.

32b42f5f8c24084991d732e43d379339.jpg

Ayo bersama hadirkan kehidupan yang layak untuk para dai dan guru ngaji dengan menunaikan sedekah terbaikmu!

Salurkan sedekah terbaikmu dengan cara:

1. Klik Sedekah Sekarang
2. Masukkan nominal sedekah
3. Masukkan informasi pelengkap dan pilih metode transfer seperti BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Sedekah
5. Dapatkan laporan sedekah dari email dan atau whatsapp yang kamu cantumkan

Jangan lupa share program sedekah ini agar semakin banyak yang ikut membantu.
Salam hangat!

*dengan bersedekah melalui laman ini, kakak telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang