Tidur di Tepi Jalan, Hadirkan Hunian Layak untuk Adik Andika dan Ibunya

Seluruh aktifitas dilakukan di tenda ini, mulai dari mencuci, memasak, dan tidur. Untuk mandi, biasanya mereka mencari masjid. Mari bersama hadirkan hunian layak untuk Andika dan Bu Niaisah!

Simpan

Tidur di Tepi Jalan, Hadirkan Hunian Layak untuk Adik Andika dan Ibunya

Target

0 0

0%
0 64 hari tersisa

Tidur di Tepi Jalan, Hadirkan Hunian Layak untuk Adik Andika dan Ibunya

Update : 05 Oct, 2021


Angin malam, panas terik, dan dinginnya pagi menembus tulang-tulang. Bagaimana tidak? tak ada dinding sebagai pelindung, tak ada pula bangunan rumah untuk mereka tinggali.

Sahabat, izinkan kami memperkenalkan Adik Andika yang qadarullah menjadi korban kerusuhan Papua dan sudah menjadi yatim sejak kelahirannya.

Sepuluh tahun lalu, tepatnya tahun 2011 saat terjadi kerusuhan di Manokwari, Bu Niaisah dan keluarganya lari untuk menyelamatkan diri. Naas, saat berupaya melarikan diri, suami dan anaknya terbunuh akibat kerusuhan tersebut. Tinggalah beliau seorang diri, namun tetap berupaya terus lari untuk menyelamatkan diri. Sampai akhirnya ia bertemu dan ditolong oleh anggota TNI.

f62603c9383a4622258083868ae51d7a.jpg

Dari hasil percakapan dengan anggota TNI tersebut, Bu Niaisah diketahui memiliki saudara di Jombang. Akhirnya beliau dipulangkan ke Jombang. Saat dilakukan pemeriksaan, baru diketahui beliau tengah dalam keadaan mengandung.

Awalnya beliau tinggal bersama saudaranya di Jombang. Kondisi ekonomi saudaranya pun tidak stabil. Beberapa bulan kemudian, lahir lah anak yang ada di dalam kandungan Ibu Niaisah dan diberi nama Andika.

68e3aadd45cb302ba9531d5e46651bd7.jpg

Seiring berjalannya waktu, Bu Niaisah berupaya mencari pekerjaan agar tidak menjadi beban saudaranya. Akhirnya ia memilih untuk berjualan di pinggir jalan. Sehari-hari, beliau dan putranya tinggal dalam tenda tempatnya berjualan yang berlokasi di Jl.Supriadi Kecamatan Ngoro.

Informasi yang kami terima dari warga sekitar, beliau tidak memilki rumah ataupun tanah sejengkal pun. Adik Andika dan Bu Niaisah masih harus tinggal di tenda itu sampai beliau bisa mengumpulkan uang untuk membangun rumahnya sendiri. Namun, bagaimana ingin membangun hunian yang layak, kalau penghasilannya saja selama ini hanya mampu untuk membeli bahan makanan dan keperluan sehari-hari. Ditambah lagi, harus memikirkan biaya sekolah putranya yang saat ini masih duduk di bangku sekolah dasar.

Dari Abu Hurairah ra, Nabi SAW, bersabda: “Barang siapa yang melepaskan satu kesusahan seorang mukmin, pasti Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan pada hari kiamat..."

23d1d6b4a7810b481c4bab6568b12422.jpg

5f734c009ae2232c688939689b846ebb.jpg

Melihat kondisi ini, Tim Aksi Cepat Tanggap Jombang berikhtiar untuk membantu Dik Andika dan Bu Niasiah agar memiliki hunian yang layak. InsyaAllah kami berencana untuk membelikan tanah dan kemudian membangun rumah di atasnya.

Sahabat, maukah membantu Dik Andika dan Bu Niaisah?

Mari bersama-sama hadirkan hunian layak untuk mereka dengan menunaikan sedekah terbaikmu!

Salurkan sedekah terbaikmu dengan cara:

1. Klik Wakaf Sekarang
2. Masukkan nominal sedekah
3. Masukkan informasi pelengkap dan pilih metode transfer seperti BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Wakaf
5. Dapatkan laporan sedekah dari email dan atau whatsapp yang kamu cantumkan

Jangan lupa share program sedekah ini agar semakin banyak yang ikut membantu.
Salam hangat!

*dengan bersedekah melalui laman ini, kakak telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan
Wakaf Sekarang