Cita anak yatim dengan seragam sekolah kusut-Nya

Hanya bermodalkan baju sehari-hari, adik Ruslan tak putus asa dalam menuntut ilmu di sekolah dekat rumahnya. Sudah tiga tahun baju seragam sekolah tidak pernah diganti, mari wujudkan mimpinya lewat sedakah jariyah-Mu.

Simpan

Cita anak yatim dengan seragam sekolah kusut-Nya

Target

0 0

0%
0 64 hari tersisa

Cita anak yatim dengan seragam sekolah kusut-Nya

Update : 13 Oct, 2021


“Nenek… saya malu pergi sekolah, baju dan celana saya sudah kecil dan sempit”. Curhat adik Ruslan, salah seorang anak yang berusia 12 tahun ini kepada neneknya di setiap hari senin hingga jumat di saat ingin berangkat ke sekolah di pagi hari.
9a3d11a2bcc12ef9076832079ae317c3.jpg Pendidikan adalah jembatan utama menuju masa depan gemilang bagi setiap anak bangsa, dan tentunya setiap anak mempunyai kesempatan yang sama untuk memperoleh ilmu pada pendidikan formal dibangku sekolah baik anak yang tinggal di perkotaan maupun yang berada di pelosok Desa.

Pendidikan harus didasari dengan keinginan yang tulus dan didukung dengan kemampuan finansial. Namun perbedaan harus dirasakan oleh salah seorang anak yang saat ini sedang menuntut ilmu.
81ca1abbe8d78981d37499e52ccc9bc7.jpgNamanya Ruslan (12 tahun), saat ini terdaftar di sekolah swasta tepatnya di SD IT Tangngaparang, ia harus terasingkan dari teman-teman sebayanya dikarenakan kemampuan finansial yang sangat terbatas.

Ruslan yang merupakan seorang anak yatim kini sudah duduk di bangku kelas 6 Sekolah Dasar (SD).

"Mereka bertanya kepadamu tentang anak yatim, katakan lah :
"Memperbaiki keadaan mereka adalah baik," (QS. Al-Baqarah [2]: 220).

Sejak Ibu Ruslan meninggal, ia diasuh oleh Kakek dan Neneknya yang saat ini pun sudah berusia senja. Namun tuntutan ekonomi mengharuskan kedua lansia tersebut tetap bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup kedua cucunya yang sudah yatim.

Ruslan yang ditinggal beberapa bulan setelah dilahirkan didunia ini, tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ibu kandung sendiri. Apatah lagi, dikabarkan ayahnya juga meninggalkannya pergi merantau jauh dan menikah lagi di saat usianya masuk genap 1 tahun, hingga membuatnya tidak pernah mendapatkan nafkah dari sang Ayah hingga saat ini.

Cita-cita besar adik Ruslan tidak pernah putus untuk terus belajar dan menuntut ilmu, di dukung oleh sang nenek dan kakeknya dengan penghasilan yang tidak menentu membuatnya optimis dalam meraih mimpi.
81abddb31910bb4295d43f51e73cd3cc.jpg“kadang saya menangis disaat cucu saya menanyakan orang tuanya, apalagi saat ini ia sangat semangat menuntut ilmu demi meraih cita-cita”. Jelas neneknya

Pekerjaan saya sebagai seorang buruh tani hanya mampu menafkahi cucu saya dengan seadanya, penghasilan yang kadang ada dan kadang tidak ada membuat anak-anak saya (Ruslan) berangkat ke sekolah dengan pakaian baju biasa saja karena baju seragam lamanya yang tidak pernah di ganti karena tidak ada biaya.

Sudah tiga tahun lamanya Ruslan tak pernah mengganti seragam sekolahnya, keterbatasan biaya hingga kadang membuat sang anak untuk berhenti melanjutkan sekolahnya. “Mau di apa nak belum ada uang yang bisa dipakai beli yang baru, berangkat saja ke sekolah-mu nanti kalau sudah ada uang saya belikan yang baru”.

Penghasilan sebagai buruh tani dan kadang kerja serabutan dengan penghasilan Rp. 100 ribu hingga Rp. 200 membuat Kakek dan Nenek Ruslan tidak bisa membelikannya seragam baru namun Ruslan tetap semangat ke sekolah dengan seragam yang sudah lusu dan tanpa sepatu.
95f9fc424a71aa365ac4369e0ac9b153.jpg“Penghasilan keluarga hanya bisa menutupi kebutuhan pokok kami, tidak jarang kami membeli yang lain seperti perabot rumah, apa lagi perlengkapan sekolah anak kami, alhamdulillah, guru di sekolahnya juga memahami kondisi keluarga kami”.

Sadar akan kehidupan ekonomi, Ruslan yang masih berusia belia yang harusnya menikmati masa anak-anak dengan bermain harus ditepiskan dengan membantu Kakek Neneknya bekerja sesaat pulang dari sekolah.

Salurkan sedekah terbaikmu dengan cara:

1. Klik Sedekah Sekarang
2. Masukkan nominal sedekah
3. Masukkan informasi pelengkap dan pilih metode transfer seperti BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Sedekah
5. Dapatkan laporan sedekah dari email dan atau whatsapp yang kamu cantumkan

Jangan lupa share program sedekah ini agar semakin banyak yang ikut membantu.
Salam hangat!

*dengan bersedekah melalui laman ini, kakak telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang