Bantu Beri Modal Usaha Pak Min Penjaga Sekolah, Agar Bisa Naik Haji

Meski dalam keterbatasan ekonomi, Pak Min dan sang istri tetap menyimpan harapan untuk dapat pergi haji. Secara rutin mereka menyisihkan sedikit rezeki untuk tabungan haji. Mari bantu berikan modal usaha untuk Pak Min dan istrinya!

Simpan

Bantu Beri Modal Usaha Pak Min Penjaga Sekolah, Agar Bisa Naik Haji

Target

0 0

0%
0 60 hari tersisa

Bantu Beri Modal Usaha Pak Min Penjaga Sekolah, Agar Bisa Naik Haji

Update : 19 Oct, 2021


“Gak tau terkumpulnya kapan, mungkin berapa puluh tahun lagi. Tapi nggak apa-apa, saya percaya Allah lihat usaha saya, Allah pasti bantu… pasti bantu,” tutur Bu Nurlaila, sembari mengusap air matanya.

Sahabat, berangkat ke tanah suci untuk ibadah haji dan umrah adalah impian umat islam. Selain bagian dari rukun islam kelima, haji merupakan kewajiban yang sangat berpahala. Namun sayangnya tidak semua umat muslim bisa berangkat melaksanakannya. Salah satunya ialah Pak Min dan sang istri. Keduanya sangat mendambakan untuk dapat pergi Baitullah Kabah, namun keterbatasan ekonomi dan tanggung jawab untuk merawat sang ibu membuat keduanya mengesampingkan impian tersebut.



Pak Min tinggal bersama ibu, istri, dua anak, dan satu menantunya di sebuah rumah semen sederhana. Untuk menyambung kehidupan, sudah sekitar 2 tahun ini Pak Min bekerja sebagai penjaga sekolah. Sebelumnya ia bekerja di Jakarta namun terkena PHK pada tahun 2005.

Akhirnya Pak Min dan sang istri memutuskan untuk kembali ke kampung halaman di Kulon Progo dan mencoba bekerja sebagai buruh serabutan kemudian ada yang menawarinya sebagai penjaga sekolah.



Anak pertamanya putus sekolah dan saat ini bekerja sebagai kuli bangunan, dan anak kedua pak Min duduk di kelas 1 SMA. Sudah bertahun-tahun ibu Pak Min sakit dan tidak bisa kemana-mana. Ibu Pak Min pernah jatuh dari kamar mandi dan tulang pinggangnya bergeser, hanya bisa posisi tiduran bahkan untuk posisi miring pun harus dibantu orang lain. Untuk membantu memenuhi nafkah terutama kebutuhan ibu mertua (popok, tissue, tissue basah dll), istri Pak Min, Bu Nurlaila bekerja sebagai pembantu rumah tangga.

Tak jarang karena kekurangan biaya membuat Pak Min terpaksa harus berhutang di koperasi pedesaan. Pernah dulu ketika anak Pak Min yang pertama sakit, ia dan istri sama sekali tidak memegang uang. Keduanya bingung bagaimana harus menyembuhkan anaknya, yang sanggup dilakukan hanyalah memberikan obat warung. Melihat keadaan anaknya tak semakin membaik, akhirnya Pak Min memutuskan untuk berhutang. Jika sudah tidak dapat berhutang dan mentok tidak ada uang, Pak Min menjual barang-barang di rumahnya. Apapun akan dijual asalkan keluarganya dapat makan, dari hewan ternak seperti ayam dan entok sampai perabotan pun dijual.



Pak Min dan istrinya mempunyai impian untuk berangkat haji bersama, namun melihat kondisi yang tak memungkinkan keduanya terpaksa menunda impian tersebut. Meski dirasa sudah jauh dari jangkauan, namun istri Pak Min tetap rutin menyisihkan sedikit rezekinya untuk naik haji.

“Sesungguhnya Allah akan menolong seorang hamba-Nya selama hamba itu menolong orang lain.” (Hadits Muslim, Abu Daud dan Tirmidzi)

InsyaAllah, tim ACT-MRI Kulon Progo akan berikhtiar membantu memberikan modal untuk Pak Min dan sang istri membuka warung sembako dan berdagang sayuran keliling sehingga dapat menjalankan usaha dan dapat terus menabung untuk haji.

Salurkan sedekah terbaikmu dengan cara:

1. Klik Sedekah Sekarang
2. Masukkan nominal sedekah
3. Masukkan informasi pelengkap dan pilih metode transfer seperti BSI/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Sedekah
5. Dapatkan laporan sedekah dari email dan atau whatsapp yang kamu cantumkan

Jangan lupa share program sedekah ini agar semakin banyak yang ikut membantu.
Salam hangat!

*dengan bersedekah melalui laman ini, kamu telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang