Asuh Anak Gangguan Mental di Gubuk, Bantu Perbaiki Rumah Bu Daeng!

Mengurus ke-5 anaknya yang mengalami gangguan mental di dalam gubuk bukanlah hal yang mudah. Dan saat ini atap dan dindingnya sudah berlubang. Tak jarang mereka kebanjiran dan kedinginan saat hujan turun. Bantu mereka dengan sedekahmu sekarang!

Simpan

Asuh Anak Gangguan Mental di Gubuk, Bantu Perbaiki Rumah Bu Daeng!

Target

0 0

0%
0 33 hari tersisa

Asuh Anak Gangguan Mental di Gubuk, Bantu Perbaiki Rumah Bu Daeng!

Update : 16 Nov, 2021


Sahabat, perkenalkan Ibu Daeng dan Pak Saleh merupakan pasangan yang berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidup keluaganya. Saat ini mereka tinggal di Desa Laikang, Kec. Mangarobombang, Kab. Takalar, Prov. Sulawesi Selata. Bersama kelima anaknya yang terkena gangguan mental karena jarang bertemu dengan banyak orang. Kondisi tersebut dipicu karena mereka memilki rumah yang terletak di tengah hutan.



"Kalau ada orang datang kerumah melihat kondisi kami ataupun hanya sekedar lewat dekat rumah, anak-anak saya langsung lari dan bersembunyi ke semak-semak hutan karena merasa ketakutan. Mungkin karena mereka sangat jarang berjumpa dengan orang banyak dan tidak punya teman selain saudara-saudaranya sendiri" ucap Ibu Daeng.



Ibu Daeng dan Pak Saleh setiap harinya bekerja sebagai buruh di kebun kacang hijau milik tetangganya. Upah yang biasa ia dapatkan berkisar Rp. 20.000/hari. Tak jarang mereka kekurangan untuk menghidupi biaya kehidupannya. Jika musim kacang hijau telah berlalu, mereka terpaksa mencari pekerjaan lainnya. Salah satunya menjadi buruh di pabrik gula tebu dekat rumahnya.



Ujian hidup terus menghampiri keluarga kecilnya. Anak pertamanya yang bersekolah di tingkat SMP memutuskan untuk keluar dari sekolah karena sering dibully oleh teman sekelasnya. Sehingga sang anakmengalami gangguan mental dan takut bertemu dengan orang lain.

Tak hanya itu, terlebih mereka saat ini harus tinggal di rumah yang tak layak bahkan tidak memiliki aliran listrik. Dinding rumah yang terbuat dari seng bekas dan anyaman bambu kini sudah lapuk dimakan usia. Tak jarang jika hujan datang, menyebabkan banjir di rumahnya. Ibu Daeng dan sang suami sangat berharap memiliki rumah yang layak huni supaya tidak kedinginan dan kebanjiran lagi saat hujan turun.



“Sesungguhnya Allah akan menolong seorang hamba-Nya selama hamba itu menolong orang lain.” (Hadits Muslim, Abu Daud Dan Tirmidzi).

Melihat kondisi ini, InsyaAllah tim ACT-MRI Sulawesi Selatan akan melakukan pembangunan rumah layak huni untuk Ibu Daeng Kammisi dan keluarga yang saat ini sering kehujanan serta kedinginan karena rumah yang sudah lapuk. Mari bersama sampaikan kepedulian dengan sedekah terbaikmu melalui halaman ini!

Salurkan sedekah terbaikmu dengan cara:

1. Klik Sedekah Sekarang
2. Masukkan nominal sedekah
3. Masukkan informasi pelengkap dan pilih metode transfer seperti BSI/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Sedekah
5. Dapatkan laporan sedekah dari email dan atau whatsapp yang kamu cantumkan

Jangan lupa share program sedekah ini agar semakin banyak yang ikut membantu.
Salam hangat!

*dengan bersedekah melalui laman ini, kamu telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang