Pilu, Diusia Senjanya Penarik Becak Membiayai Istri yang Divonis Kanker Ganas!

Bu Katipah menderita kanker payudara stadium empat, lukanya sudah menganga dan bernanah. Keterbatasan ekonomi menjadikan pengobatannya terhenti total.

Simpan

Pilu, Diusia Senjanya Penarik Becak Membiayai Istri yang Divonis Kanker Ganas!

Target

0 0

0%
0 Tidak ada waktu lagi

Pilu, Diusia Senjanya Penarik Becak Membiayai Istri yang Divonis Kanker Ganas!

Update : 12 Nov, 2021


Pilu, Diusia Senjanya Penarik Becak Membiayai Istri yang Divonis Kanker Ganas!

Nyeri luar biasa dirasakan setiap hari. Luka menganga dan bernanah!



Adalah ibu katipah 67 tahun, seorang lansia kurang beruntung yang menjalani masa tuanya dengan menahan derita akibat sakit yang di deritanya. Berawal dari 4 tahun lalu Bu Katipah merasakan nyeri di bagian payudaranya akibat adanya benjolan. Karena merasakan sakit yang sangat dan tak kunjung sembuh sembuh, Akhirnya suami dan anak beliau memutuskan untuk memeriksakan dan betapa kagetnya mereka bahwa Bu Katipah menderita kanker payudara stadium empat. Berbagai upaya sudah dilakukan mulai dari pengobatan tradisional sampai berobat ke rumah sakit. Terhitung sudah 10 kali bu katipah kemoterapi dan 1 kali menjalani operasi. Namun apalah daya kesembuhan pun tak kunjung di dapat. Kini bu katipah beserta keluarganya hanya bisa pasrah menghadapi ujian ini.



Kamis 4 November 2021 tim ACT – MRI jombang berkunjung ke rumah ibu Katipah yang terletak di Desa Jogomerto Kecamatan Tanjung Anom Kabupaten Nganjuk. Rumah yang sangat sederhana berukuran 3x4 beratapkan seng dan berdinding tembok yang sudah rapuh, disanalah ibu katipah dirawat dan menghabiskan kesehariannya di atas dipan. “Sakit kabeh nak awak e mbah iki, mboten saget gerak nopo-nopo. Aku pengen gendong putuku”, Tutur Bu Katipah. Kondisi ibu katipah memang sudah sangat parah. Ada 3 luka yang yang menganga besar di sekitar payudara sebalah kiri dan bernanah yang mengakibatkan munculnya bau tak sedap. Serta terlihat bengkak di seluruh tubuh mulai tangan sampai kaki. Setiap hari ibu katipah hanya bisa tidur antara 2 sampai 3 jam saja karena rasa nyeri yang ditimbulkan dari bengkak di sekujur tubuhnya. Dan hampir setahun belakangan ini kondisi ibu Katipah semakin parah. Di karenakan keterbatasan biaya untuk berobat. Apalagi saat ini sedang dalam masa pandemi.




Rumah kecil nan sederhanan itu dihuni oleh 7 orang, yaitu ibu katipah, suaminya, anaknya, menantunya serta 3 cucunya. dulu suami ibu katipah bekerja sebagai penarik becak, akan tetapi seiring perkembangan zaman, becak sudah mulai ditinggalkan. “Sakniki pun sepi mbak, jarang wonten penumpang” ucap suami bu katipah. Kini tinggal putra semata wayangnya yang menjadi tumpuan bagi keluarga tersebut. putra bu Katipah bekerja sebagai Buruh di usaha rumahan dan penghasilannya hanya mampu untuk mencukupi kebutuhan hariannya. Sehingga tidak ada biaya untuk berobat ibu katipah.



Melihat kondisi ini tim ACT-MRI Jombang berikhtiar untuk membantu biaya pengobatan dan operasional selama masa perawatan hingga beliau dinyatakan sembuh dari kanker payudara stadium 4.

Dari Abu Hurairah dia berkata, Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang membantu seorang muslim (dalam) suatu kesusahan di dunia maka Allah akan menolongnya dalam kesusahan pada hari kiamat, dan barangsiapa yang meringankan (beban) seorang muslim yang sedang kesulitan maka Allah akan meringankan (bebannya) di dunia dan akhirat.

Sahabat, mau kah kalian membantu mereingankan beban Bu Katipah? Mari bantu Bu Katipah sembuh dari kanker payudara ganas!

Salurkan sedekah terbaikmu dengan cara:

1. Klik Sedekah Sekarang
2. Masukkan nominal sedekah
3. Masukkan informasi pelengkap dan pilih metode transfer seperti BSI/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Sedekah
5. Dapatkan laporan sedekah dari email dan atau whatsapp yang kamu cantumkan

Jangan lupa share program sedekah ini agar semakin banyak yang ikut membantu.
Salam hangat!

*dengan bersedekah melalui laman ini, kamu telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan