Disungai Kumuh, Menggunakan Jerigen Untuk Berwudhu. Yuk, Patungan Sumur Wakaf  Masjid Al-Muhajirin

Tempat wudhu rusak, airpun tak mengalir, jamaah terpaksa mengambil air menggunakan jerigen di sungai kumuh untuk berwudhu. Mari bersama bantu Masjid Al-Muhajirin memiliki sumur wakaf

Simpan

Disungai Kumuh, Menggunakan Jerigen Untuk Berwudhu. Yuk, Patungan Sumur Wakaf Masjid Al-Muhajirin

Target

0 0

0%
0 146 hari tersisa

Disungai Kumuh, Menggunakan Jerigen Untuk Berwudhu. Yuk, Patungan Sumur Wakaf Masjid Al-Muhajirin

Update : 09 Nov, 2021


Jauh Dari Masjid, Jamaah Mengambil Air Di Sungai Kecil Menggunakan Jerigen Untuk Berwudhu Yuk, Patungan Sumur Wakaf Untuk Masjid Minoritas Di Mentawai!

“Sejak tahun 1998 MCK dan tempat Whudu Masjid satu-satunya di Dusun laggai Sibau sudah tidak bisa digunakan, padahal semua warga bergantung sama masjid ini untuk Ibadah dan mengambil air utk kebutuhan sehari-hari” ujar Yani, seorang jamaah Masjid Al-Muhajirin, Kec. Pagai Selatan, Kab. Kep Mentawai



Dusun Laggai Sibau Km 37 merupakan salah satu dusun yang berada di Kabupaten Kepulauan Mentawai, terletak di desa Malakopa Kecamatan Pagai Selatan. Sebelah barat berbatasan samudera hindia, sebelah timur berbatasan dengan desa Makalo, disini terdapat 250 jiwa.



Akses transportasi menuju Km 37 desa Malakopa yaitu 1 kali naik kapal dari pusat kota dan transit lagi dengan boat dari pelabuhan Sikakap menuju pulau Pagai Selatan, setelah naik boat lalu di lanjutkan dengan perjalanan darat hingga dua jam perjalanan dengan medan yang cukup berat. Jalan berlumpur karena masih jalan tanah liat merah



Masjid Al-Muhajirin adalah Satu2nya masjid disini, Masjid ini merupakan bangunan peninggalan jaman perusahaan minas pada tahun 90an awal. Masjid ini tidak pernah di renovasi semenjak perusahaan meninggalkan tanah pagai selatan ketika zaman moneter, sehingga tempat berwudhu tidak bisa digunakan lagi.

Pada umum masyarakat bekerja sebagai petani pisang, dan Sebagian menjadi nelayan namun harus menempuh perjalanan satu hari untuk kepinggir pantai dengan berjalan kaki. Pendapatan rata-rata masyarakat kurang dari Rp.1.000.000,- per bulan



Masyarakat menggunakan sungai kecil untuk memenuhi segala kebutuhan air, baik masak, mencuci, dan mck, karena sumber air bersih satu-satunya adalah air hujan, Ketersediaan air bersih pada musim kemarau hampir tidak ada, dan warga terpaksa membeli air dengan jeregen ke kecamatan Sikakap seharga 8 ribu/jeregen.

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, “Wahai Sahabatku, siapa saja diantara kalian yang menyumbangkan hartanya untuk dapat membebaskan sumur itu, lalu menyumbangkannya untuk umat, maka akan mendapat surga-Nya Allah Ta’ala.” (HR. Muslim)



Melihat kondisi ini, InsyaAllah tim ACT-MRI Padang Sumatera Barat berikhtiar membantu jamaah Masjid Al-Muhajirin, Kec. Pagai Selatan, Kab. Kep Mentawai supaya memiliki akses air bersih yang mudah dengan membangun sumur wakaf.

Yuk, bantu ringankan ujian mereka dan raih pahala jariyah melalui halaman ini!

Salurkan sedekah terbaikmu dengan cara:

1. Klik Wakaf Sekarang
2. Masukkan nominal sedekah
3. Masukkan informasi pelengkap dan pilih metode transfer seperti BSI/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Wakaf
5. Dapatkan laporan sedekah dari email dan atau whatsapp yang kamu cantumkan

Jangan lupa share program sedekah ini agar semakin banyak yang ikut membantu.
Salam hangat!

*dengan bersedekah melalui laman ini, kamu telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan
Wakaf Sekarang