Tumor Usus Besar Tak Menyurutkan Semangatnya, Bantu Pak Ali Nafkahi Keluarganya!

Mengidap tumor usus besar sejak 4 tahun lalu. Selepas operasi kebutuhan medis harus dipenuhi setiap hari untuk perawatan. Fisiknya tak mungkin bekerja terlalu berat. Beliau ingin memilki ternak bebek untuk menafkahi keluarga, mari bantu Pak Ali!

Simpan

Tumor Usus Besar Tak Menyurutkan Semangatnya, Bantu Pak Ali Nafkahi Keluarganya!

Target

0 0

0%
0 71 hari tersisa

Tumor Usus Besar Tak Menyurutkan Semangatnya, Bantu Pak Ali Nafkahi Keluarganya!

Update : 25 Nov, 2021


Sahabat, apakah kalian mengeluh dengan hidup kalian saat ini?

Sebelum mengeluh kita kenalan sama Bapak yang hebat yuk!


Pak Ali Mahrus nama lengkapnya. Senyumnya yang khas membuat orang selalu senang melihatnya. Usia beliau saat ini 54 tahun, orang tua tangguh dari kecamatan Diwek, Jombang. Ditengah sakit tumor usus besar yang dialaminya beliau pantang menyerah untuk melanjutkan hidupnya. Sehari-hari beliau bekerja sosial yaitu membantu penggalangan dana untuk pembanngunan masjid di dekat rumahnya. Sore hingga malam harinya beliau bekerja mencari barang bekas untuk dijual kembali. Penghasilannya hanya cukup untuk makan sehari- hari. Beliau memiliki seorang anak yang masih duduk dibangku kelas 3 SMA.


Berawal dari 4 tahun lalu saat beliau pulang dari merantau, perutnya terus membesar dan terkadang teras sakit. Bu Samiah istri beliau khawatir dan membawanya periksa, saat itulah diketahui Pak Ali menderita tumor usus besar dan harus segera dioperasi. Selepas operasi tumor usus besar Pak Ali tidak lagi bisa buang hajat besar seperti biasanya, melainkan melalui usus besar dengan bantuan alat khusus yang terpasang di perutnya. Untuk mandi beliau dibantu istrinya, khususnya membersihkan bagian usus besarnya, karena harus dibersihkan dengan cairan khusus.



Kadangkala terasa sakit saat hendak buang air kecil, sehingga beliau harus minum obat yang direkomendasikan dokter. Tak berhenti sampai disitu, akibat dari tumornya banyak keperluan medis yang harus dipenuhi setiap harinya. Air infus, perban, juga kantong untuk digunakan setiap harinya. Semua kebutuhan tersebut harus dipenuhi dengan keuangan sendiri. Seharusnya pengobatan harus tetap berjalan agar beliau bisa kembali seperti sedia kala. Untuk melanjutkan pengobatannya beeliau harus melalui kemoterapi, tetapi tubuhnya tidak kuat menerima reaksi kemoterapi. Selain itu keterbatasan dana menjadikan pengobatan beliau terhenti, kini dilanjutkan dengan pengobatan alternatif lidah buaya sebagai gantinya.

Di tengah keadaanya ini beliau tidak mengeluh sekalipun. Beliau justru terus ikhtiar untuk melanjutkan hidup khususnya menafkahi keluarga. Beliau tidak mau meminta-minta dan hanya berharap belas kasih orang lain. Sekalipun beliau tidak diperkenankan dokter untuk melakukan aktivitas yang berat, tidak sekalipun beliau berpangku tangan. Beliau bekerja sesuai dengan kemampuannya, bagi beliau yang terpenting keluarganya bisa makan setiap hari. Keinginan beliau sederhana yaitu memiliki beternak bebek di rumahnya agar beliau tidak lagi berjalan keliling dan tetap bisa mencari nafkah. Mengingat kondisi beliau yang sudah tidak lagi stabil. “Pingin e gadah ternak bebek ten ngajeng griyo, terus diramut yen iso ngasilke duit”, tutur Pak Ali. Sebegitu besar semangat hidup beliau.



Melihat kondisi ini tim ACT-MRI Jombang berikhtiar untuk membantu mewujudkan keinginan beliau membuat peternakan bebek di depan rumahnya. Akan dilakukan pendampingan pada Pak Ali dan keluarga agar peternakan bebek nantinya dapat berkembang dan dapat menghasilkan untuk biaya hidup sehari- harinya.

Dari Abu Hurairah dia berkata, Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang membantu seorang muslim (dalam) suatu kesusahan di dunia maka Allah akan menolongnya dalam kesusahan pada hari kiamat, dan barangsiapa yang meringankan (beban) seorang muslim yang sedang kesulitan maka Allah akan meringankan (bebannya) di dunia dan akhirat” (HR Muslim no. 2699).

Sahabat, yuk bantu Pak Ali mewujudkan keinginannya memiliki peternakan bebek. Agar beliau dapat melanjtkan pengobatannya dan tidak lagi bekerja terlalu berat untuk menjaga kondisi kesehatannya.

Salurkan sedekah terbaikmu dengan cara:

1. Klik Wakaf Sekarang
2. Masukkan nominal sedekah
3. Masukkan informasi pelengkap dan pilih metode transfer seperti BSI/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Wakaf
5. Dapatkan laporan sedekah dari email dan atau whatsapp yang kamu cantumkan

Jangan lupa share program sedekah ini agar semakin banyak yang ikut membantu.
Salam hangat!

*dengan bersedekah melalui laman ini, kamu telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan
Wakaf Sekarang