Meski Gagal Ginjal, Pak Jamil Terpaksa Tetap Berjualan Demi Nafkahi Keluarga

Sakit gagal ginjal yang dideritanya membuat Pak Jamil harus bekerja lebih keras untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan pengobatan cuci darahnya. Mari bantu Pak Jamil sembuh dan penuhi kebutuhan keluarganya!

Simpan

Meski Gagal Ginjal, Pak Jamil Terpaksa Tetap Berjualan Demi Nafkahi Keluarga

Target

0 0

0%
0 112 hari tersisa

Meski Gagal Ginjal, Pak Jamil Terpaksa Tetap Berjualan Demi Nafkahi Keluarga

Update : 16 Nov, 2021


Siapa sangka dibalik sosok ramahnya, ada perjuangan berat yang tengah dilalui Pak Jamil penjual es kelapa muda. Ia sedang berjuang melawan sakit gagal ginjal. Sementara cuci darah harus terus dilakukan, mencari nafkah pun tak boleh terlupakan. Sekarang tugasnya tak hanya berjuang memberikan nafkah untuk keluarganya, namun juga berjuang untuk menyembuhkan dirinya sendiri. Lebih dari 10 tahun ia menafkahi keluarganya dengan berjualan es kelapa muda, tak jarang istrinya juga ikut membantu berjualan.



Setiap hari sekitar pukul 10.00, Pak Jamil dan istri berjualan es kelapa muda di perempatan RSUD Wates, Kulon Progo, Yogyakarta. Sebelum berjualan es kelapa muda, Pak Jamil bekerja sebagai driver. Namun kemudian ia di-PHK dan banting setir menjadi penjual es kelapa muda sampai sekarang. Jika sedang musim kemarau dan anak-anak sekolah masuk, dagangan Pak Jamil bisa sampai terjual habis. Namun jika sedang musim hujan seperti ini, dagangannya sangat sepi. Bahkan pernah hanya laku satu gelas.



Beberapa tahun ini Pak Jamil berjuang melawan gagal ginjal, ia sempat berpikir bahwa bisa jadi sakit yang di deritanya ini akibat dulu ia sering menahan buang air kecil saat masih menjadi supir bus. Setiap minggu, ia harus melakukan cuci darah sebanyak 2x di hari Selasa dan Jumat. Jadwal cuci darah tersebut tak boleh terlewatkan. Pernah suatu ketika Pak Jamil melewatkan jadwal cuci darahnya karena lebih berat mencari nafkah namun tubuhnya menjadi lemas bahkan nyaris pingsan.



Keuntungan dari berjualan es kelapa muda hanya cukup untuk makan sehari-hari dan menyekolahkan sang anak. Tak jarang Pak Jamil diliputi kebimbangan. Jika ia tak berjualan 2 hari saja, anak dan istri akan kesusahan untuk makan dan membayar kebutuhan sekolah. Namun jika ia bekerja dan tak cuci darah, maka tubuhnya akan drop.

"Sesungguhnya Allah akan menolong seorang hamba-Nya selama hamba itu menolong orang lain." (Hadits Muslim, Abu Daud dan Tirmidzi).



Insya Allah, tim ACT-MRI Kulon Progo akan berikhtiar untuk meringankan beban Pak Jamil dengan memberikan bantuan berupa paket pangan dan membantu biaya pengobatannya sehingga ia dapat fokus berobat tanpa merisaukan kebutuhan pangan keluarganya.

Sahabat, Pak Jamil merupakan sosok kepala keluarga yang bertanggungjawab dan pekerja keras. Meski tak jarang harus menahan sakit, ia tetap bertahan mencari nafkah sembari menjalani pengobatannya. Mari berikan sedekah terbaikmu untuk Pak Jamil dan keluarga di laman tautan ini.

Salurkan sedekah terbaikmu dengan cara:

1. Klik Sedekah Sekarang
2. Masukkan nominal sedekah
3. Masukkan informasi pelengkap dan pilih metode transfer seperti BSI/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Sedekah
5. Dapatkan laporan sedekah dari email dan atau whatsapp yang kamu cantumkan

Jangan lupa share program sedekah ini agar semakin banyak yang ikut membantu.
Salam hangat!

*dengan bersedekah melalui laman ini, kamu telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang