Jauh Dari Sumber Air, Para Santri Terpaksa Tayamum dan Mandi Sehari Sekali

Para santri di Ponpes Bumi Aswaja harus rela tayamum dan tidak mandi karena air habis dan jauhnya sumber air. Mari bangun sumur bor untuk mereka dengan sedekah tebaikmu!

Simpan

Jauh Dari Sumber Air, Para Santri Terpaksa Tayamum dan Mandi Sehari Sekali

Target

0 0

0%
0 85 hari tersisa

Jauh Dari Sumber Air, Para Santri Terpaksa Tayamum dan Mandi Sehari Sekali

Update : 18 Nov, 2021


“Ya harus hemat-hemat air, sebab jika tidak di hemat air sumur bor hanya cukup digunakan sekali pakai. Sore, malam, atau besoknya bisa di pastikan tidak ada air untuk keperluan sehari-hari atau wudhu santri.” Ujar Kyai Irsyadul Ibad, salah satu pembina Pondok Pesantren Bumi Aswaja.

Pondok Pesantren Bumi Aswaja yang didirikan oleh Ahmad Irsyadul Ibad Zarachim tahun 2004 merupakan Pondok Pesantren yang berada ini di Desa Wonokerto, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. Pondok Pesantren ini memiliki jumlah santri ±655 santri yang sebagian besar santrinya berasal dari lingkungan sekitar pondok.
Di Pondok ini, selain mengajarkan ilmu pengetahuan umum juga mengajarkan berbagai macam ilmu pendidikan agama Islam seperti belajar kitab kuning, tahsin, tahfidz, mukhadloroh, khotibah, dll.

Santri di sini pada umumnya berasal dari keluarga prasejahtera dengan harapan anaknya dapat belajar agama dengan baik dan menjadi seorang dai walaupun dengan segala keterbatasan pihak keluarga yang ada. Sehingga pihak pesantren tidak ingin membebankan biaya belajar seperti pesantren pada umumnya. Untuk biaya operasional, pesantren ini sepenuhnya mengandalkan bantuan para dermawan.

Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari, pondok ini hanya mengandalkan satu sumber air dari sumur bor. Itupun sumber air akan langsung habis sekali pakai, karena terbatasnya air yang keluar dari sumur bor. Sehingga jika ingin menggunakan air dari sumur bor harus menunggu keesokan harinya, barulah air sumur bor bisa digunakan lagi. Namun jika ada kebutuhan mendesak untuk keperluan air, tak jarang pondok membeli air water tank dengan harga yang sangat mahal untuk memenuhi kebutuhan air sehari-harinya.

"Saat ini kami dari pihak pesantren sangat kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air para santri, karena untuk membangun sumur membutuhkan biaya yang tidak sedikit, sedangkan pondok sendiri tidak pernah membebankan biaya apapun kepada wali santri untuk kebutuhan sehari-harinya" Ujar Kyai Irsyadul Ibad

Dari Saad bin Ubadah RA bertanya kepada Rasulullah SAW, “Wahai Rasulullah, sedekah apa yang paling utama?” Beliau menjawab, “Memberi air.” (Shahih Abu Daud).
InsyaAllah, Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) Gresik akan membangun sumur bor di dua titik lokasi sumur bor sehingga para santri tidak perlu khawatir lagi dengan kebutuhan air sehari-harinya.

Sahabat Dermawan, sudah lama para santri Pondok Pesantren Bumi Aswaja memimpikan untuk memiliki sebuah sumur untuk kelancaran sarana ibadah dan sehari-harinya. Namun mengingat para santri yang ada di pondok ini berasal dari keluarga prasejahtera sangatlah sulit terpenuhi impian itu tanpa bantuan para Dermawan sekalian.

Maka dari itu, ACT Gresik mengajak para Dermawan bersama-sama membangun sumur bor untuk para santri Pondok Pesantren Bumi Aswaja dengan sedekah terbaik.

Salurkan sedekah terbaikmu dengan cara:

1. Klik Wakaf Sekarang
2. Masukkan nominal sedekah
3. Masukkan informasi pelengkap dan pilih metode transfer seperti BSI/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Wakaf
5. Dapatkan laporan sedekah dari email dan atau whatsapp yang kamu cantumkan

Jangan lupa share program sedekah ini agar semakin banyak yang ikut membantu.
Salam hangat!

*dengan bersedekah melalui laman ini, kamu telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan
Wakaf Sekarang