Gigih Bekerja Walau Dihina, Bantu Agus Membahagiakan Sang Bunda

Agus sangat ingin membahagiakan ibundanya, yang masih berjuang cari nafkah di usia senja. Dengan segala keterbatasan, ia berjualan keliling. Ia berharap bisa punya usaha yang memudahkan mobilitasnya. Yuk kita bantu!

Simpan

Gigih Bekerja Walau Dihina, Bantu Agus Membahagiakan Sang Bunda

Target

0 0

0%
0 29 hari tersisa

Gigih Bekerja Walau Dihina, Bantu Agus Membahagiakan Sang Bunda

Update : 19 Nov, 2021


"Aku ingin ibuk istirahat, ibuk sudah sabar merawatku 30 tahun dengan kesabaran. Aku tidak boleh menyerah!"

Ini kisah tentang Agus, lelaki asal Buleleng, Bali yang dengan segala keterbatasannya tak henti berjuang demi ibunda tercinta.

f11b6874856444a973e141e5b5065d58.jpg

Ibunda Agus telah berusia mendekati 85 tahun. Namun, Beliau masih harus bekerja keras setiap hari menjual jamu berjalan kaki keliling kota. Sejak pagi buta Beliau menyiapkan bahan-bahan yang digunakan untuk membuat jamu, lalu mengemasnya, agar bisa digendong dengan mapan di punggung rentanya. Melihat perjuangan ibunda di masa senja, Agus amat berharap bisa meringankan beban Beliau.

7c059a50a294fc6942afaacae542a9a9.jpg

f228217c09a4d39ed285c681960f7802.jpg

Agus sendiri merupakan penyandang disabilitas. Ia tak bisa berjalan normal, dan bicaranya kurang jelas didengarkan orang lain. Tak sedikit orang yang mengolok-oloknya, bahkan memberikan ia nama Agus Jeyeng karena jalannya yang miring. Tetapi ia tidak berkecil hati dan berputus asa. Tak mau menyulitkan siapapun, ia berjualan gorengan keliling meski dengan tertatih-tatih.

Ia juga tak pernah meninggalkan shalat lima waktu. Bahkan, shalat sunnah pun rutin ditunaikannya. Terkadang ia menepi untuk shalat di mushola ketika sedang berjualan. Sungguh besar keinginan Agus menjadi anak yang berbakti kepada orang tua.

bb541985901315efeb6491757c9864b2.jpg

Agus sangat ingin menggantikan posisi ibu tercintanya sebagai tulang punggung keluarga. Ia bercita-cita mengajak sang ibunda pulang ke kampung halaman di Klaten, Jawa Tengah dan punya usaha cuci motor agar tak perlu berkeliling lagi dengan langkahnya yang terbatas. Dengan demikian, sang ibu pun bisa beristirahat dari rutinitas mencai nafkah.

Namun apalah dayanya. Tabungan dari hasil usaha tak kunjung mencukupi. Maklum saja pendapatan Agus hanya cukup untuk makan sehari-hari, membayar sewa kos, dan modal jualan hari berikutnya. Terlebih masa pandemi membuat dagangannya makin sepi pembeli, beberapa kali dagangannya tak laku terjual.

ec6109003974997066f5bf5bdf8e0a10.jpg

Sahabat, yuk berikhtiar bersama tim ACT Bali mendukung Agus agar bisa pulang kampung dan punya usaha sendiri yang memudahkan mobilitasnya. InsyaAllah, ACT Bali akan memberikan bantuan modal usaha untuk Agus agar ia bisa mewujudkan harapannya membahagiakan sang ibunda di masa tua. Bismillah, ayo berpartisipasi lewat sedekahmu!

Salurkan sedekah terbaikmu dengan cara:

1. Klik Sedekah Sekarang
2. Masukkan nominal sedekah
3. Masukkan informasi pelengkap dan pilih metode transfer seperti BSI/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Sedekah
5. Dapatkan laporan sedekah dari email dan atau whatsapp yang kamu cantumkan

Jangan lupa share program sedekah ini agar semakin banyak yang ikut membantu.
Salam hangat!

*dengan bersedekah melalui laman ini, kamu telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang