Tinggal sendiri di Rumah Rapuh, Hadirkan Rumah Layak untuk Abah Kasim

Rumahnya hanya beralaskan tanah, berdinding bambu lapuk yang sudah bolong di banyak bagian. Atap yang bocor di beberapa titik, tak dapat lagi Abah akali dengan terpal dan plastik. Ayo bantu hadirkan rumah layak untuk Abah Kasim.

Simpan

Tinggal sendiri di Rumah Rapuh, Hadirkan Rumah Layak untuk Abah Kasim

Target

0 0

0%
0 85 hari tersisa

Tinggal sendiri di Rumah Rapuh, Hadirkan Rumah Layak untuk Abah Kasim

Update : 19 Nov, 2021


Sudah menjadi impian setiap orang untuk bisa memiliki hunian layak dan nyaman. Begitupun yang dirasakan Abah Kasim, seorang lansia yang hidup sendirian di sebuah gubuk di tengah hutan. Usianya yang sudah senja, membuat Abah Kasim hanya bisa mengandalkan hasil kebun untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Setiap paginya, pria berusia 77 tahun ini berkebun lalu mencoba menjual dari hasil berkebunnya ke tetangga sekitar untuk ditukar dengan listrik atau beras dan sembako.

Saat ini, anak Abah Kasim bekerja dan tinggal di luar kota, dengan kondisi yang juga tidak jauh lebih baik. Ketiga anaknya bekerja serabutan dan menjadi supir di perantauan. Dua-tiga bulan sekali, mereka bergantian mengirim beras untuk Abah Kasim. Kadang menyelipkan seratus sampai seratus lima puluh ribu rupiah, itupun tak menentu.



Untuk saat ini, keinginan Abah Kasim adalah bisa tinggal di rumah layak. Namun, jangankan membangun rumah, baginya, untuk memenuhi kebutuhan harian saja masih tertatih-tatih."

Kondisi rumah Abah Kasim tidak jauh berbeda dengan kondisi hidupnya, penuh keterbatasan. Rumahnya beralaskan tanah, berdinding bambu lapuk yang sudah bolong di banyak bagian. Atap yang bocor di beberapa titik tak dapat lagi Abah akali dengan terpal dan plastik.

Ketika musim hujan, abah hanya bisa merapat ke salah satu sisi rumah yang atapnya tidak bocor agar bisa tidur dalam keadaan kering. Jika hujan turun sangat deras, beliau terpaksa harus menumpang di rumah tetangganya untuk sementara.

Tak banyak benda di dalam rumah Abah Kasim. Hanya ada dipan yang dilapisi terpal bekas spanduk kampanye, kasur kapuk tipis tanpa seprai, selembar kain lebar yang dijadikan selimut, dan kelambu yang kotor dan bolong.



Di sisi yang berseberangan dari dipan, terdapat perapian kayu bakar yang disangga oleh tiga bongkah batu agar dapat digunakan memasak. Di sanalah dapur Abah Kasim, bersampingan dengan sebuah bale bambu untuk Abah melaksanakan shalat dan menyimpan barang pribadinya yang hanya berupa satu tas berisi pakaian dan sarung lusuh.

Abah Kasim tidak mempunyai kamar mandi di rumahnya. Sehingga, ia harus menumpang ke kamar mandi tetangganya. Itu pun hampir tidak layak disebut kamar mandi karena hanya terdiri dari sebuah sumur galian berlumut yang terletak bersebelahan dengan kandang kuda dan domba.

Kamar mandi darurat itu bahkan tidak memiliki penutup. Hanya dikelilingi oleh terpal setinggi paha orang dewasa. Untuk membersihkan diri, Abah memakai peralatan mandinya yang sudah lama rusak. Seringkali, jika sabun, sampo, dan pasta giginya sudah habis, Abah Kasim mandi hanya menggunakan air saja.



"Barang siapa melapangkan seorang mukmin dari satu kesusahan dunia, Allah akan melapangkannya dari salah satu kesusahan di hari kiamat..." (HR. Muslim)

InsyaAllah tim Aksi Cepat Tanggap Subang akan melakukan bedah rumah layak huni dengan memberikan rasa aman dan nyaman. Paling utama untuk kebutuhan mendesak akan segera menutup dinding dengan material yang awet kemudian renovasi atap yang rentan bocor ketika hujan dengan material yang kokoh.

Sahabat Dermawan, bantu Abah Kasim di usia senjanya, yuk! Kita berikan tempat yang layak untuknya menjalani kehidupan dengan sedekah kita. Mari bersama sampaikan kepedulian terbaik melalui laman di bawah ini!

Salurkan sedekah terbaikmu dengan cara:

1. Klik Sedekah Sekarang
2. Masukkan nominal sedekah
3. Masukkan informasi pelengkap dan pilih metode transfer seperti BSI/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Sedekah
5. Dapatkan laporan sedekah dari email dan atau whatsapp yang kamu cantumkan

Jangan lupa share program sedekah ini agar semakin banyak yang ikut membantu.
Salam hangat!

*dengan bersedekah melalui laman ini, kamu telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan
Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang