Niat Hati Bertemu Cucu, Saat Kembali Rumah Bu Kemirah Sudah Rata dengan Tanah

Mari bantu ringankan duka Bu Ngatinah yang rumahnya terbakar habis

Simpan

Niat Hati Bertemu Cucu, Saat Kembali Rumah Bu Kemirah Sudah Rata dengan Tanah

Target

0 0

0%
0 85 hari tersisa

Niat Hati Bertemu Cucu, Saat Kembali Rumah Bu Kemirah Sudah Rata dengan Tanah

Update : 21 Nov, 2021


Bu Kemirah tinggal seorang diri di rumah peninggalan sang suami. Ia bekerja sebagai pembuat gula nira. Hampir maghrib ia menyelesaikan pekerjaannya membuat gula nira kemudian membereskan rumah. Bu Kemirah berencana untuk pergi ke rumah sang cucu yang berjarak sekitar 1 km dari rumahnya, ia sudah tak sabar untuk melepas rindu dengan cucu-cucunya.



Sekitar setelah maghrib ia sudah sampai di rumah cucunya dan berniat untuk bermalam disana. Ketika tengah malam, ia dikagetkan ketika dibangunkan dan dikabari oleh warga tetangga bahwa rumahnya kebakaran. Segera ia pulang ke rumah. Namun ketika sampai, api sudah tersebar keseluruh bagian rumah. Lokasi rumah yang berada di pelosok hutan menyebabkan pemadam kebakaran tak bisa segera menjangkaunya. Rumah Bu Ngatinah yang terbuat dari kayu pun membuat api dengan mudah menyebar. Masih belum diketahui penyebab kebakaran.

Kini Bu Kemirah hanya bisa meratapi rumahnya dengan sayu. Di sana tersimpan banyak kenangan dengannya dan sang suami, belum lagi tabungannya pun ikuthabis terkabar tak bersisa padahal niat hati ia ingin membelikan kado spesial untuk sang cucu.



Rumahnya sudah rata dengan tanah, tak bersisa. Pakaian yang dimiliki Bu Kemirah pun hanya yang melekat pada tubuhnya. Saat ini Bu Kemirah menumpang di rumah sang putra. Ia tak terbiasa tak mengerjakan apapun. Biasanya seharian ia bekerja. Bu Kemirah hanya berharap ia dapat tinggal lagi di rumahnya sesederhana apapun bangunannya dan segera membuat gula nira kembali. Putra-putranya bekerja sebagai buruh serabutan sehingga tak sampai hati jika ia meminta bantuan putra-putranya.

Dalil (Hadist atau Ayat Qur'an) terkait ajakan kebaikan
“Manusia yang paling dicintai oleh Allah adalah manusia yang paling banyak bermanfaat dan berguna bagi manusia yang lain. Sedangkan perbuatan yang paling dicintai Allah adalah memberikan kegembiraan kepada orang lain atau menghapus kesusahan orang lain, atau melunasi utang orang yang tidak mampu untuk membayarnya, atau memberi makan kepada mereka yang sedang kelaparan dan jika seseorang itu berjalan untuk menolong orang yang sedang kesusahan itu lebih aku sukai daripada beri’tikaf di masjidku ini selama satu bulan.” (HR. Thabrani).

Insya Allah, tim ACT-MRI akan berikhtiar untuk membangun kembali rumah Bu Kemirah serta memberikan bantuan modal sehingga Bu Kemirah dapat kembali bekerja sebagai pembuat gula nira.

Salurkan sedekah terbaikmu dengan cara:

1. Klik Sedekah Sekarang
2. Masukkan nominal sedekah
3. Masukkan informasi pelengkap dan pilih metode transfer seperti BSI/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Sedekah
5. Dapatkan laporan sedekah dari email dan atau whatsapp yang kamu cantumkan

Jangan lupa share program sedekah ini agar semakin banyak yang ikut membantu.
Salam hangat!

*dengan bersedekah melalui laman ini, kamu telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang