Santri Belajar di Rumput, Rampungkan Pembangunan Ponpes Al-Ihsan

Santri di Pesantren Al-Ihsan sangat semangat belajar Al-Qur'an meski hanya di atas hamparan rumput tanpa bangunan yang layak. Mereka kerap kali dijemput oleh Ustadz Mustafa dengan kendaraan roda tiga. Mari wujudkan mimpi anak nelayan miliki asrama!

Simpan

Santri Belajar di Rumput, Rampungkan Pembangunan Ponpes Al-Ihsan

Target

0 0

0%
0 88 hari tersisa

Santri Belajar di Rumput, Rampungkan Pembangunan Ponpes Al-Ihsan

Update : 24 Nov, 2021


Sahabat, ini adalah gambaran santri Pesantren Al-Ihsan di Desa Sambakati, Pulau Kangean. Saat ini terdapat 33 santri yang menimba ilmu di sana.

Pesantren ini merupakan pesantren satu-satunya di Desa Sambakati. Ustadz Mustofa, pendiri Pesantren Al-Ihsan mendirikan pesantren ini sebagai tempat menimba ilmu agama dan sekaligus menyantuni anak yatim, prasejahtera bahkan anak terlantar.



33 santri usia sekolah dasar setiap hari belajar diantara rumput ilalang atau di pesisir pantai, sebab bangunan pesantren satu-satunya di desa mereka tak lagi sanggung untuk melanjutkan pembangunan. Hanya bata sederhana sebagai tembok tanpa atap, belum mampu digunakan seutuhnya.

Warga sangat bersemangat dengan adanya pesantren ini, karena akhirnya anak-anak mereka bisa mendapatkan ilmu agama dan pembentukan karakter islami. Warga mengumpulkan sedekah meski dengan penghasilan mereka yang tak seberapa. Tapi meski ditabung lama, uang mereka tak cukup untuk membangun pesantren tersebut.



Karena pembangunan pesantren beserta asramanya belum sepenuhnya jadi, maka para santri terpaksa harus kembali ke rumah masing-masing setiap hari. Namun, jauhnya akses menuju pesantren menjadi kendala bagi para santri, kurang lebih 2km dengan jalan yang kurang bagus, tidak memungkinkan untuk berjalan kaki. Secara rutin Ustadz Mustofa menjemput setiap santri di rumah mereka masing-masing untuk berangkat menuju pesantren.

Hal tersebut tidak menurunkan semangat mereka memperdalam ilmu Agama. Ustadz Mustofa berharap agar para santri dapat memiliki pesantren dan asrama yang layak.



InsyaaAllah, tim Aksi Cepat Tanggap Surabaya berikhtiar membantu membangun Pesantren Al-Ihsan yang akan menjadi tempat para santri menimba ilmu Al-Qur'an dan menjadi syiar dakwah di Desa Pabian, Pulau Kangean, Madura.

"Perumpamaan infak yang dikeluarkan oleh orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan ganjaran bagi siapa yang dia kehendaki. Dan Allah maha luas karuniaNya lagi maha mengetahui" (QS. Al-Baqarah: 261)



Mari bantu wujudkan mimpi warga Desa Sambakati miliki Pesantren Al-Qur'an bagi yatim prasejatera di Pulau Kangean. Bismillah, semoga ikhtiar ini menjadi hujjah di sisi Allah bahwa kita mempersiapkan estafet yang melanjutkan generasi Islami.

Salurkan sedekah terbaikmu dengan cara:

1. Klik Sedekah Sekarang
2. Masukkan nominal sedekah
3. Masukkan informasi pelengkap dan pilih metode transfer seperti BSI/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay atau OVO
4. Selesaikan dengan klik Sedekah
5. Dapatkan laporan sedekah dari email dan atau whatsapp yang kamu cantumkan

Jangan lupa share program sedekah ini agar semakin banyak yang ikut membantu.
Salam hangat!

*dengan bersedekah melalui laman ini, kamu telah menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku 

Tidak ada hasil ditemukan
Sedekah Sekarang